PASAR MODAL DI BERBAGAI NEGARA

PASAR MODAL DI BERBAGAI NEGARA


Negara maju akan semakin maju karena kebanjiran dana investor internasional. Hal ini terbukti karena sebagian besar dana investor nasional sampai akhir tahun 1998, 93% berada di Negara-negara maju, 7% dialokasikan ke Negara berkembang. Padahal dari jumlah penduduk, Negara maju berpenduduk sedikit tetapi menerima dana investasi yang besar, sedang Negara berkembang menerima dana investor sedikit dengan jumlah penduduk yang besar.
Negara yang rakyatnya memiliki pendapatan perkapita tinggi berarti warganya potensial menjadi investor. Hongkong, jepang, Singapura merupakan 3 negara Asia yang tergolong sebagai Negara maju dalam bidang ekonomi. Negara-negara yang tidak mempunyai utang LN seperti AS, Australia, Denmark, Belgia, Inggris dan lain-lain mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dengan cara menggerakkan perekonomian melalui pasar modal.
A. PASAR MODAL DAN PASAR BERJANGKA AS
AS mempunyai penduduk sejumlah 280 juta jiwa mempunyai pendapatan dunia (GNP) sebesar US$ 7783 milliar atau menguasai pendapatan dunia yaitu sebesar 26% (ranking 1). Masyarakatnya banyak berinvestasi di pasar modal sekitar 60% yang menginvestasikan dananya di pasar modal DN sebesar 70% dan sisanya 30% investasi di Negara lain.
AS merupakan Negara federasi yang terdiri dari 50 negara bagian yang memiliki hokum sendiri dan otonomi seluas-luasnya di bidang ekonomi, tetapi dengan satu presiden dan satu angkatan bersenjata. Setiap Negara dipimpin oleh gubernur yang dipilih langsung rakyat setempat dan memiliki kekuasaan untuk membangun ekonomi daerahnya, sehingga memungkinkan semua Negara bagian memiliki kegiatan pasar modal. AS memiliki bursa efek dengan system order driven market dan 1 bursa efek yang menggunakan system dealer drive market.
Bursa efek terbesar di dunia berada di AS, yaitu New York Stock Exchange (NYSE) dan national Association of securities dealers automated quotation (NasdaQ) peringkat berikutnya. Bursa efek terbesar berikutnya Tokyo Stock exchange di jepang dan London Stock exchange di Inggris. Tolok ukur bursa efek terbesar dilihat dari nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) yaitu jumlah agregat nilai kapitalisasi pasar dari seluruh emiten yang tercatat di BE.
Bursa efek terbesar di dunia dan didirikan tahun 1970. emiten yang tercatat hanya perusahaan berskala besar. Nilai kapitalisasi pasar pada tahun 1995 adalah US$ 6 trilliun dengan jumlah emiten 3581 perusahaan sudah termasuk saham asing dari 292 perusahaan, sementara perdagangan dilaksanakan dalam ruangan lantai perdagangan (floor trading).
System perdagangan dengan system lelang (auction market), dimana harga terbentuk langsung dari investor yang ditawarkan melalui anggota bursa dan proses tawaran harga yang berasal dari para investor disebut order driven. Harga terbaik adalah tawaran harga jual terendah dan tawaran harga beli tertinggi. Setiap broker dapat melakukan transaksi jual beli semua saham yang tercatat di bursa, tetapi ada broker yang hanya memperdagangkan sebagian kecil jenis saham yang dikuasainya atau disebut specialist.
·        Nasdaq
Di AS, satu emiten bias tercatat di dua bursa (dual listing) atau lebih dari dua bursa (multiple listing). Nasdaq menampung perusahaan skala kecil, menengah, besar. Ansdaq didirikan tahun 1939 di Washington dan tahun 1970 menerapkan system perdagangan secara elektronik (screen based trading), yang dilaksanakan langsung dari kantor masing-masing broker melalui computer perdagangan yang sudah terjalin dalam satu jaringan perdagangan dengan computer perdagangan yang ada di bursa efek (floorless trading atau remote trading).
Nasdaq membuka kantor cabang di 14 district offices di AS, dan beroperasi dengan menggunakan 189000 terminal computer di 50 negara bagian, termasuk Negara asing. Anggota bursa disebut market-makers ada 415 perusahaan efek. Harga pasar saham dibentuk oleh para market-maker, sementara proses pembentukan harga saham oleh multi-market makers disebut dealer driven. Tawaran harga jual dan beli dating dari market-maker. Satu jenis saham dapat dipegang beberapa market-maker, sementara jumlah market maker untuk setiap jenis saham tidak sama tergantung besar kecil perusahaan.
Tahun 1986, 400 jenis sekuritas yang tercatat di nasdaq dapat diperdagangkan di LSE, dan 350 jenis yang tercatat di LSE dapat diperdagangkan di nasdaq. Hubungan dalam satu jaringan perdagangan efek dilaksanakan setelah jam perdagangan domestic selesai. Jadi perdagangan efek 24 jam, yang oleh nasdaq dibagi 2 periode yaitu nasdaq jam 09.30 sampai 16.00 dan nasdaq international jam 03.30 sampai 09.00. tahun 1988, Stock Excahange of Singapore mengikuti jejak LSE , yaitu memperdagangkan 33 jenis sekuritas yang tercacat di nasdaq.
·        Pasar Berjangka
Memperdagangkan produk yang ada di pasar uang, pasar modal, dan pasar komoditas dengan syarat penyerahan barang dan penyelesaian pembayaran dilakukan di masa datang. Harga terbentuk pada saat transaksi terjadi tetapi penyelesaian (settlement) dilakukan 1 bulan lagi, 3 bulan lagi, 6 bulan dst.
Produk yang berasal dari pasar uang yang dapat dijualbelikan di bursa berjangka mencakup berbagai valas dan berbagai tingkat bunga; produk pasar modal adalah opsi saham, opsi obligasi, dan indeks harga saham; produk pasar komoditi mencakup kacang, kedelai, gula, minyak goreng, emas dst. Bagi produsen yang masuk dalam bursa berjangka berarti ada jaminan bahan baku tetap tersedia sehingga kelangsungan produksinya terjaga. Bagi debitur yang memiliki utang valas ada jaminan kurs valas yang harus dibayar bersifat tetap (fixed rate), dan kreditur yang memiliki piutang valas ada jaminan bahwa kurs yang berlaku adalah fixed rate sepanjang valas tsb diperdagangkan di bursa.

B. PASAR MODAL DI JEPANG

Jepang sebagai Negara kepulauan dan Negara maju memiliki 3 bursa efek dari sebelum perang dunia kedua (1940-1945) yaitu di Tokyo, Osaka dan Nagoya.  Setelah perang usai bermunculan bursa efek baru menajdi 9 bursa efek. Jepang dengan kondisi hancur lebur setelah perang dunia kedua, cepat pulih dengan mobilisasi dana masyarakat melalui bursa efek di Fukuoka, Hirosima, Niigata, Kyoto dan Sapporo. Jepang juga mendirikan pasar ketiga atau over the counter di Tokyo tahun 1941 yang diberi nama Japan Securities Dealers Association (JSDA).
Sistem perdagangan bursa efek di kota tersebut mengikuti system perdagangan di Tokyo Stock Exchange yaitu investor jual dan investor beli melakukan order kepada broker efek, kemudian broker efek meneruskan order kepada saitori, yaitu petugas bursa yang bertugas mempertemukan order jual dan order beli. Perdagangan efek dilakukan di trading floor bursa efek oleh para broker dan saitori. Selain itu, investor juga dapat memesan melalui kantor-kantor broker efek yang terletak di luar gedung bursa yang akan meneruskan order investor tersebut kepada floor tradernya yang ada di trading floor bursa efek.
C. PASAR MODAL DI NEGARA EKS KOMUNIS
Negara yang dulu mneganut system ekonomi komunis telah berubah dan beralih ke system kapitalis atau sering disebut system ekonomi pasar. Negara-negara tsb ramai-ramai membangun pasar modal dan mengundang investor internasional, meskipun system politiknya masih komunis.
Di belakang nama bursa efek yang ada di Negara eks komunis terdapat tulisan ex tahun xxxx berarti bursa tsb pernah ada pada jaman kapitalis kemudian berubah menjadi komunis, pada decade 1990-an kembali menjadi kapitalis.

D.   PASAR MODAL DI NEGARA BERKEMBANG

1.      Singapura
Salah satu Negara di Asia yang paling siap menghadapi era globalisasi. Dengan jumlah penduduk 3 juta orang dan pendapatan perkapita US$ 30.170 (1998), telah diklasifikasikan sebagai Negara maju, dan Negara nomor satu yang tingkat korupsinya paling kecil (skor 0,5) menurut versi PERC (Political and Economis Risk Consultancy) yang berpusat di Hongkong (Jawa Pos, 9 Maret 2005). Singapura juga satu-satunya Negara yang masyarakatnya memahami dan menggunakan multi currency, sehingga memudahkan wisatawan asing melakukan transaksi langsung dengan masyarakat di Singapura dan menguasai 4 bahasa yaitu Melayu, China, Inggris dan India.
Indikasi system ekonomi ekonomi yang kuat dari suatu Negara tercermin oleh 4 institusi pasar yang telah berjalan baik dan sehat, yaitu:
·        Pasar uang dengan indicator system perbankan yang tangguh.
·        Pasar modal, yang tercermin pada stock exchange of Singapore yang modern (SES).
·        Pasar berjangka bidang keuangan, yang tercermin pada Singapore International Monetary exchange (SIMEX) yang terkenal.
·        Singapore Commodity Exchange (SICOM).
Stock exchange of Singapore
Perdagangan efek di SIngapura sejak pemerintahan Raffles (1819). Tahun 1960 dilakukan kerjasama perdagangan bersama Kualalumpur Stock Exchange (KLSE) dan SES, namun tahun 1973 berakhir. 24 Mei 1973 SES berdiri sendiri dan 18 Februari 1987 membuka kesempatan perusahaan berskala kecil dan mengah untuk masuk ke bursa efek, dimana papan disebut SESDAQ. Jadi SES mainboard yang menampung perusahaan besar, dan SESDAQ menampung perusahaan kecil dan menengah.
2 Januari 1990, SES membuka OTC market untuk memperdagangkan saham asing yang tercatat di bursa efek LN. Saham yang terkenal di hongkong, china, Malaysia, Indonesia, dan lainnya dijual di OTC market atau disebut CLOB International. SES dimiliki 33 pemegang saham dan memiliki 123 anggota bursa, 823 dealer dan 2.055 remisier per Juni 1995. perdagangan dilakukan tanpa penyerahan fisik saham dan tidak dilakukan di lantai perdagangan, tetapi di kantor masing-maisng anggota bursa yang sudah terjalin dalam satu jaringan perdagangan dengan bursa efek (remote trading).
Pencatatan pemilikan saham dilakukan oleh Central Depository dan pembayaran dilakukan melalui central clearing house. Remisier adalah kepanjangan tangan dari anggota bursa untuk menjangkau para investor. Remisier berhubungan langsung dengan para investor, yang kemudian menyalurkan order investor kepada anggota bursa. Dalam hal ini ada perjanjian pembagian transaction fee antara anggota bursa dan remisier.
SIMEX
Merupakan bursa berjangka di bidang keuangan dan non keuangan yang didirikan tahun 1984. tahun 1986 dimulai perdagangan indeks Nikkei 225 futures, 1988 mulai diperdagangkan Eurodollar futures. Tahun 1990 dimulai Euroyen futures dan 1989 di bidang energi mulai diperdagangkan fuel-oil futures.
9 Juni 1995, SIMEX bekerjasama dengan International petroleum Exchange (IPE) untuk saling memperdagangkan (mutual offset system) ‘brent crude futures’ selama 18 jam per hari. 17 maret 1994, SIMEX melakukan kerjasama perdagangan (mutual offset trading link) dengan CME selama jam perdagangan berlangsung.
SICOM
Didirikan tahun 1992 untuk memperdagangkan komoditas karet secara berjangka. Jenis produknya meliputi one ribbed smoked sheet (RSS 1), Contract, Three Ribbed smoked Sheet (RSS 3) contract Technically Specified Rubber 20 (TSR 20) Contract, dan RCS Index Contract. Perdagangan ini berbentuk futures contract.
2.China
Negara berkembang nomor 2 yang megalami kemajuan luar biasa di  bidang pasar modal. Hanya dalam tempo kurang dari 5 tahun Cina berhasil mendirikan 4 bursa efek dan 7 bursa berjangka. Pertumbuhan ekonomi china tahun 1998 sebesar 9,6% telah mengangkat GNP perkapita menjadi US$ 1.055. pada saat Negara-negara Asia krisis, China luput dari krisis. Pemerintahan yang menggunakan system satu partai yaitu komunis telah berhasil menstabilkan politik DN dan terjaminnya rasa ama di amsyarakat. System ekonomi yang berubah dari system tertutup (komunis) menjadi system ekonomi terbuka (pasar bebas) telah membawanya menuju kemakmuran.
·          Bursa efek
STAQ (securities trading automated quotation system)  merupakan bursa efek ansional yang beroperasi di kota-kota besar di china, mulai kota propinsi, kotamadya, dan kabupaten dalam satu jaringan system perdagangan. Hanya dalam waktu 6 tahun dari 1988 ke 1994, jumlah seluruh anggota bursa mencapai 350 perusahaan. Juni 1994, sudah mendapat sambungan jaringan dengan Shanghai Stock Exchange dan Shenzhen Stock Exchange dan terjadi Intermarket trading system. STAQ menggunakan system dealer driven, dimana pembentukan harga saham dilakukan para marketmaker, yaitu tawaran harga beli dan tawaran harga jual suatu saham dating dari para anggota bursa yang menjadi market maker untuk jenis saham tertentu.
Shanghai stock exchange dan Shenzhen stock exchange menggunakan order driven, dimana proses pembnetukan harga saham dilakukan oleh para investor dengan harga terbaik atau price priority. Price priority adalah tawaran harga beli tertinggi lebih diutamakan untuk dilakukan transaksi terlebih dahulu, sedangkan tawaran harga jual terendah akan mendapatkan prioritas untuk dilakukan traksaksi terlebih dahulu, dan tawaran harga tsb berasal dari para investor secara lelang (berebut dan bersaing).
Shanghai stock exchange memiliki 554 anggota perusahaan dari semua propinsi, kotamadya dan daerah otonom di seluruh China. Di samping itu, masih ada 25 broker asing sebagai pemegang seat. Jumlah total seat mencapai 3700 seat  yang menempati 8 trading floor.selain itu membuka 23 lokasi pusat-pusat perdagangan (exchange center) yang tersebar di berbagai propinsi. Produk yang diperdagangkan saham, obligasi perusahaan, dan obligasi pemerintah.
·          Bursa berjangka
Bagi investor efek, bursa berjangka sangat penting sebagai tempat untuk melakukan hedging saham yaitu tindakan melindungi asset yang dimiliki dengan cara menutup kontrak jual atau kontrak beli di pasar berjangka untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang akan diderita.

Mengenal HAMKA ;>>>> Baca

Mengenal Umar bin Khattab;>>>> Baca

Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan;>>>> Baca

CONTOH SURAT LAMARAN CPNS UMUM;>>>> Baca

Hakikat dan Teknik Bertanya dalam Mengajar;>>>>>>>>> Baca buka semua

Cara Menulis Laporan Kegiatan

Cara Menulis Laporan Kegiatan

Laporan adalah suatu tulisan yang berisi uraian suatu kegiatan atau peristiwa. Laporan ada beberapa macam yaitu: laporan keuangan koperasi guru, laporan masa akhir jabatan, laporan perkembangan belajar siswa, laporan praktikum, laporan praktik, laporan buku, dll.

Laporan bisa disampaikan secara lisan maupun tertulis. Laporan lisan sesungguhnya bisa dilakukan oleh setiap orang baik terpelajar maupun bukan. Seperti misalnya, Anda meminta seorang pembantu melaporkan kegiatan berbelanja ke pasar atau melaporkan pekerjaan rumah tangga yang telah diselesaikannya, atau laporan setelah seseorang selesai melakukan kerja bakti di lingkungan tempat tinggal. Laporan seperti contoh di atas disampaikan menggunakan bahasa lisan. Tentu sudah dapat Anda bayangkan bagaimana kualitas bahasa laporan yang disampaikan dengan bahasa lisan tersebut. Kecenderungan tidak sistematis dan melanggar kaidah akan banyak terjadi pada laporan yang menggunakan bahasa lisan. Berbeda halnya jika laporan itu dilakukan secara tertulis. Meskipun berpotensi tidak sistematis juga, tetapi kecenderungannya tidak sebesar pada bahasa lisan. Jika pembuatan laporan lisan lebih menunjukkan kekurang- intelekan, maka laporan secara tertulis justru sebaliknya. Laporan tertulis lebih banyak dilakukan oleh kaum terpelajar. Contohnya laporan yang ditulis seorang guru setelah melaksanakan tugas menjadi wali kelas, atau sepulang mengikuti penataran, atau setelah menyelesaikan tugas kepanitiaan, dan lain sebagainya.

Pernahkah Anda menuliskan laporan setiap Anda selesai mengerjakan tugas Anda? Jawaban Anda mungkin sangat bervariasi. Bagi Anda yang jarang membuat laporan atau bahkan tidak pernah sekali pun, sebenarnya Anda belum mengerti bahwa sesungguhnya Anda sudah membuat laporan. Bahkan laporan tersebut sudah Anda sampaikan pada saat di ruang istirahat kepada sesama guru. Kadang pada lain kesempatan diulangi kembali kepada orang berbeda. Oleh karena laporan yang Anda sampaikan secara lisan dan tidak diformat dengan baik, maka keilmiahan laporan tersebut diragukan. Terlebih lagi bahasa lisan yang Anda pergunakan pun tidak sesuai kaidah. Bagaimana mungkin penyampaian laporan yang demikian tidak sistematis dapat dikatakan laporan yang baik? Perhatikan dialog berikut:
Guru A : ”Wah wajah Pak Dodi terlihat murung ada peristiwa apa di kelas?”
Pak Dodi : ”Saya kesal pada kelas 10.1
Guru B :” Memang ada apa?
Pak Dodi : “ Saya kecewa pada kelas 10.1. Saya memberikan tugas menulis ringkasan kepada mereka. Hasilnya hanya 10% siswa yang
mengerjakan dengan benar.
Guru A : ”Maksud Bapak, siswa yang lain tidak mengerjakan begitu?”

Pak Dodi : ”Semua siswa mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Namun, kebanyakan mereka mengerjakannya dengan cara mengutip seluruh isi wacana, bukan ringkasan yang saya maksudkan.. Artinya saya gagal mengajar materi itu. Dengan begitu saya harus mengulang materi itu lagi. Itu berarti saya bekerja dua kali. Dan perencanaan pembelajaran yang saya sudah buat menjadi kacau.”

Saudara, tentu Anda pun sering berdialog seperti dialog di atas sekitar permasalahan siswa. Masalah pembelajaran memang seperti tidak pernah kering dari pembicaraan guru. Hampir di semua kesempatan berkumpul antarguru selalu terjadi dialog seperti itu. Bahan pembelajaran tentang siswa dan kasus-kasus pembelajaran lainnya selalu mendominasi pembicaraan santai guru. Tentu saja dialog seperti itu jika dikemas dengan baik dan disempurnakan dengan bahasa dan sistematika yang baik serta dilengkapi dengan data/fakta yang akurat akan menjadi laporan yang baik.

Data yang selalu harus ada dalam format laporan misalnya seperti berikut: identitas sekolah: yaitu nama sekolah, alamat sekolah , jumlah siswa, jam, hari, bulan, dan tahun kejadian, serta apa saja solusi yang dilakukan guru setelah kejadian tersebut. Lebih praktis lagi jika kita mempunyai format yang baku seperti salah satu contoh berikut ini:

Format laporan kegiatan

Alasan /landasan diadakannya kegiatan……………
Nama kegiatan:………………………………………………
Tempat kegiatan:……………………………………………
Waktu kegiatan:………………………………………………
Siapa yang terlibat dalam kegiatan:……………………
Sebagai apa orang-orang itu dilibatkan/apa tugas mereka yang dilibatkan
Ketua:……………………………………………………………
Wakil:……………………………………………………………
Sekertaris:………………………………………………………
Bendahara:……………………………………………………..
Seksi acara: …………………………………………………….
Seksi-seksi:
Acara:…………………………………………………………….
Humas:……………………………………………………………
Konsumsi:……………………………………………………….
Dokumentasi:…………………………………………………….
Dana:…………………………………………………………………
Lainnya…………………………………………………………….

Jika ada biaya, rincilah biaya itu untuk keperluan apa saja. Seperti misalnya biaya persiapan, ATK, konsunsi, dokumentasi, acara, dan lain sebagainya.

Laporan kegiatan boleh dilakukan seperti proposal yang telah Anda buat ketika mengajukan anggaran. Jika pada proposal pengajuan hasil kegiatan dan keperluan dana masih berupa perencanaan, pada laporan hasil kegiatan dana dan hasil sudah merupakan data ril yang sesuai kenyataan saat pelaksanaan.

Macam-macam Laporan

Ada beberapa macam laporan yaitu: laporan administrasi, laporan berkala, laporan cuaca, laporan keuangan, laporan khusus , laporan penelitian, laporan statistik, laporan tahunan, laporan pendidikan, laporan kegiatan, laporan buku, surat, memo, agenda, dan risalah

Hak Asasi Manusia dan Demokrasi;>>>> Baca

Produksi, Konsumsi, Distribusi, dan Ekonomi Kerakyatan;>>>> Baca

Target Pembaca dalam Tulisan Karya Ilmiah;>>>> Baca

Karakteristik Anak Luar Biasa;>>>> Baca

Prinsip Pengorganisasian Pembelajaran IPS yang Berorientasi pada Disiplin Ilmu;>>>>>>>>> Baca buka semua

Pembelajaran Menulis Berita

Pembelajaran Menulis Berita

Pengertian berita sampai saat ini masih belum ada kebulatan. Masih terdapat perbedaan pendapat antara seorang ahli dengan yang lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berita adalah laporan mengenai kejadian atau peristiwa hangat. Yang lain berpendapat bahwa berita bukan hanya sekedar laporan peristiwa tetapi juga merupakan pempublikasiannya. Sebagus dan sepenting apapun sebuah berita , jika tidak dipublikasikan tidak akan menjadi berita. Bukankah adanya berita karena adanya hasil publikasi terhadap suatu kegiatan atau peristiwa?. Adapun cara mempublikasiannya bisa melalui media maupun dari mulut ke mulut. Wujud berita adalah laporan yang disampaikan sehingga diketahui oleh khalayak. Jadi berita adalah laporan kejadian yang dipublikasikan untuk diketahui khalayak ramai. Kata kuncinya adalah kejadian dan pempublikasian.

Ciri-ciri Berita

Suatu tulisan akan dikelompokkan menjadi berita jika mengandung 4 ciri yaitu:
Aktual, faktual, penting, dan menarik.

Aktual artinya hangat, terbaru, terkini atau tidak ketinggalan zaman (up to date) atau masih aktual, masih baru dan masih sesuai untuk dibicarakan. Faktual artinya ada faktanya, benar-benar terjadi, objektif, sumbernya jelas dan dapat dibuktikan. Penting berarti dapat dijelaskan dari dua sisi. Pertama dianggap penting karena sifatnya yang sangat berdampak besar bagi masyarakat atau pemerintah, seperti: kebijakan pemerintah, peristiwa yang sedang melanda negara, atau hal lain yang perlu diketahui semua lapisan masyarakat. Kedua penting dari sisi asal atau sumber berita. Biasanya menyangkut tokoh atau orang yang memberitakan. Menarik artinya memicu rasa ingin tahu pembaca. Rasa ingin tahu pembaca itu dapat dilihat dari sifatnya yang dapat memenuhi keinginan kuat pembaca untuk mengetahuinya. Salah satunya dilihat dari sisi penyajian, kemasan atau penyampaian isi berita itu sendiri.

Struktur (Anatomi Berita)

Di samping memiliki ciri-ciri di atas, berita juga memiliki anatomi seperti layaknya tubuh manusia . Anatomi berita terdiri atas:1) kepala berita (Headline), 2) Waktu (Date line), 3) Teras (Lead) , 4) Tubuh (Body), 5) Kaki (Leg).

Jika diibaratkan manusia, berita adalah keseluruhan organ yang membentuk tubuh. Bagian tubuh manusia paling atas adalah kepala, sedangkan bagian kepala pada berita, diberi nama judul. Bagian tubuh berita masih terbagi lagi dalam tiga bagian, yaitu bagian paling penting diletakkan paling atas di bawah judul namanya teras berita (lead). Hal tersebut biasa dinamakan pembukaan. Di bawah lead ada perangkai. Perangkai adalah bagian berita yang tingkat kepentingannya di bawah lead, disebut bridge. Di bawah bridge disebut body atau tubuh berita. Body atau tubuh berita adalah bagian yang tingkat kepentingannya cukup letaknya di bawah bridge. Terakhir adalah kaki berita atau Leg yang berfungsi sebagai penutup berita. Di antara semua anatomi yang disebutkan, leg adalah bagian yang tingkat kepentingan paling kecil. Oleh sebab sifatnya hanya mengakhiri berita maka disebut penutup. Adapun dateline berada pada keseluruhan berita. Dateline menyangkut waktu dan tempat. Semua unsur berita tidak bisa terlepas dari unsur waktu dan tempat. Bahkan itulah inti suatu berita. Perhatikan gambar anatomi berikut!


Tahapan Menulis Berita

Kegiatan menulis berita dilakukan dalam empat tahap yaitu; menentukan sudut pandang, menulis judul berita, menulis teras berita, dan menulis tubuh berita. Uraian keempat tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

Hal pertama yang harus dilakukan penulis adalah menentukan sudut pandang (angle) terhadap peristiwa yang akan dilaporkan. Angle atau sudut pandang adalah kegiatan menentukan butir-butir dari hal yang paling penting sampai yang kurang penting lalu diurutkan. Tidak ada pola standar dalam menentukan bagian mana yang akan dituliskan sebagai lead, bridge, body atau headline. Semuanya hal tersebut akan terjadi sesuai hasil angle di atas. Bisa saja teras berita dimulai dengan jawaban mengapa, atau siapa, atau bagaimana, atau di mana, atak apa, atau mengapa. Jika lead sudah ada, maka penulis sudah diarahkan dalam menentukan judul dan teras berita. Selanjutnya judul dibuat dengan ketentuan tidak dalam bentuk kalimat. Judul sebaiknya berupa frasa atau kata. Hal yang harus Anda pikirkan adalah bagaimana membuat judul itu menarik minat pembaca untuk mengetahui isi di balik judul. Langkah berikutnya menulis teras berita. Jadikan bagian paling penting dari 5W + 1H itu pada awal paragraf. Isinya berupa pokok pokok-pokok penting berita. Keakuratan fakta tertuang pada teras ini. Terakhir adalah penulisan tubuh berita. Bagian ini akan lebih mudah karena hanya merupakan rincian dan penjelasan dari teras berita. Hal yang perlu Anda ingat adalah jangan sekali-kali Anda memasukkan pendapat sendiri atau menambah penjelasan yang tidak akurat. Penggunaan bahasa dan kekonsistenan dalam menggunakan kaidah bahasa adalah bagian yang tidak boleh diabaikan. Perhatikan contoh berita berikut!

Moskwa
Seratus warga sebuah desa di Rusia menolak menukar paspor lama dengan paspor baru. Pasalnya mereka percaya bahwa kode yang ada di paspor baru mengandung simbol-simbol setan. Demikian dilaporkan televisi negara, Rabu (22/3). ”Kami percaya bahwa paspor baru penuh dengan dosa” kata Valentina Yepifanova, warga Desa Bogolyubovo kepada stasiun televisi Russiya. Dia bertekad tetap mempertahankan paspor lamanya. ”Paspor baru dilengkapi dengan kode (baru) dan orang-orang bilang kode itu mengandung tiga angka enam. Kami menentang hal itu”, ujarnya. Beberapa warga Bogolyubovo yang berarti ”Cinta Tuhan” dalam bahasa Rusia ” juga tidak bersedia mengambil uang pensiun di kantor pos setempat sebab slip pembayaran uang pensiun juga dianggap mengandung simbol-simbol setan. (Kilasan kawat sedunia Kompas, Sabtu, 24 maret 2007).

Cobalah Anda analisis wacana di atas kemudian Anda simpulkan apakah tulisan tersebut sudah layak disebut berita ?

Untuk mengetahui dan menilai kelayakan sebuah wacana dikategorikan berita ada 3 hal yaitu: head, dateline, lead, body, dan leg

Telitilah wacana tersebut adakah headnya? Ya, Anda benar! Headnya terdapat pada tulisan Moskwa yang terletak di paling atas sebagai judul wacana. Jadi wacana ini mengandung head.

Pertanyaan kedua adalah adakah datelinenya? Ya Anda benar lagi! Pada kalimat ketiga tertera bahwa keterangan ini diambil dari televisi negara bernama Russiya pada Hari Rabu tanggal 22 Maret. Meskipun tahun berita ini dibuat tidak tertera secara jelas pada wacana ini, Namun dapat kita tentukan berdasarkan tahun terbitnya surat kabar ini, yaitu Tahun 2007. Jadi datelineberita itu Rabu, 22 Maret 2007. Artinya unsur kedua sudah memenuhi persyaratan berita. Selanjutnya kita akan mengamati unsur ketiga yang terdiri atas tiga penggal yaitu teras, tubuh, dan kaki.

Berdasarkaan hasil pengamatan Anda, adakah Anda melihat salah satu jawaban dari pertanyaan 5W + 1 H itu? Apakah jawaban itu diletakkan pada awal paragraf? Jika Ya, jawaban Anda benar. Kalimat awal pada paragraf pertamanya berbunyi:” Seratus warga sebuah desa di Rusia menolak menukar paspor lama dengan paspor baru.” Pada kalimat pertama ini memuat sekaligus tiga jawaban pertanyaan yaitu 1. Siapa (Who) yang diberitakan? Jawabannya seratus warga sebuah desa. 2. Kejadian apa yang diberitakan(What)? Yaitu warga Rusia secara beramai-ramai menolak menukarkan paspor lama dengan paspor yang baru. 3. Di mana kejadian yang diberitakan itu berlangsung (Where)? Jawabannya di Desa Bogolyubovo-Rusia. Masih ada tiga pertanyaan lagi yang belum ditelusuri yaitu pertanyaan: bilamana (When)?, mengapa (Why)?, dan bagaimana (How)? Hal tersebut dapat dijelaskan bahwa pernyataan itu adalah : 1. Jawaban pertanyaan bilamana tidak tertera secara tegas di dalam wacana ini kapan waktunya. Jika dihubungkan dengan saat pemuatan berita ini di televisi Russiya akan dapat diketahui yaitu saat pertama kali diberitakan di televisi Rusia. Adapun untuk jawaban kapan diterbitkannya, kita dapat menjawab dengan berpatokan pada kejadian kegiatan penukaran paspor sebagai kegiatan yang memerlukan waktu relatif lama bisa membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Jawaban W kelima yang berkenaan dengan jawaban pertanyaan mengapa (Why), kita dapat merujuk pada pernyataan kalimat berikut: ”Pasalnya mereka percaya bahwa kode yang ada di paspor baru mengandung simbol-simbol setan”. Jadi jawabannya ”Penduduk tidak mau menukarkan paspor lamanya karena paspor baru dianggap mengandung simbol-simbol setan. Untuk menjawab pertanyaan bagaimana (How) dapat dilihat pada pernyataan: ”masyarakat Rusia itu masih tetap tidak mau menukarkan paspor barunya dengan paspor lama yang dimiliki mereka karena alasan keyakinan yang dipercayai tentang simbol setan yang dilambangkan dengan tiga angka enam karena dianggap bertentangan dengan nama desa mereka yang berarti ”Cinta Tuhan.” Jadi wacana berjudul ” Moskwa” ini termasuk jenis berita karena memenuhi persyaratan tahapan berita.

Analisis Kesalahan Diksi pada Karangan Siswa Bab 1;>>>> Baca

Produksi, Konsumsi, Distribusi, dan Ekonomi Kerakyatan;>>>> Baca

Target Pembaca dalam Tulisan Karya Ilmiah;>>>> Baca

Karakteristik Anak Luar Biasa;>>>> Baca

Teknologi Informasi Dan Dampak Sosial;>>>>>>>>> Baca buka semua

Tahapan Menulis Fiksi

Tahapan Menulis Fiksi

Untuk mengetahui sejauh mana tahapan menulis fiksi yang perlu Anda ketahui, berikut ini Akhadiah (2007:7.25) menjelaskan strategi menulis karangan fiksi sebagai berikut:

a. Menentukan tema dan amanat: mau menulis tentang apa? Apakah pesan yang akan disampaikan melalui tulisan itu?
b. Menetapkan sasaran: Siapakah yang akan membaca tulisan itu? Anak-anak, remaja, atau orang dewasa?
c. Merancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur: Kejadian-kejadian apa saja yang akan dimunculkan? Apakah kejadian-kejadian yang akan dimunculkan itu penting? Adakah kejadian penting yang belum tertampilkan?
d. Membagi peristiwa utama itu ke dalam bagian pendahuluan, perkembangan, dan penutup cerita: Peristiwa-peristiwa apa saja yang cocok untuk setiap bagian cerita? Adakah cerita-cerita itu telah tersusun secara logis dan memiliki hubungan sebab akibat yang wajar?
e. Merinci peristiwa-peristiwa utama ke dalam peristiwa-peristiwa pendukung: Kejadian-kejadian penting dan menarik apa saja yang berkaitan dan mendukung peristiwa utama?
f. Menyusun tokoh dan perwatakan, latar, dan pusat pengisahan atau sudut pandang.

Dari keenam strategi yang dikemukakan tersebut dapat kita sederhanakan menjdi tiga tahapan yaitu:

1. Tahapan Pertama
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari topik atau tema. Hal tersebut dilakukan dengan cara pikirkanlah masalah apa yang akan Anda tulis. Kemungkinan Anda akan menemukan topik agak banyak. Hal ini wajar saja. Menemukan ide memang tidak mudah tetapi tidak sesulit yang Anda bayangkan. Tuliskan semua hal yang banyak dan berserakan yang Anda alami dan yang menjadi bahan pikiran Anda di atas kertas.

1. Urutkanlah semua yang telah Anda tuliskan tersebut berdasarkan tingkat kepentingan dan Anda tahu pemecahannya. Letakkanlah urutan tertinggi bagi yang paling memenuhi kriteria penting tadi.
2. Jika itu suatu masalah, pikirkan pula apa solusinya
3. Tuliskan kata kunci dari butir–butir yang telah Anda pilih di atas. Usahakan kata kunci yang Anda pilih adalah yang menurut Anda memiliki kesan positif

Kata kunci yang sudah Anda tuliskan itu merupakan ide, gagasan atau bahan Anda menulis.

Topik yang sudah Anda tulis itu di dalam karya fiksi, lebih sering disebut dengan istilah tema. Adakalanya tema disejajarkan dengan amanat meskipun pada dasarnya tema dan amanat itu berbeda. Untuk memudahkan berlatih, Anda boleh menuangkan kedua-duanya sekaligus atau salah satu saja dari tema atau amanat tersebut.

Misalnya Anda melihat banyak orang yang menyia-nyiakan waktu, tidak mau bekerja keras, dan tidak tekun dalam menghadapi persoalan hidup. Tuliskanlah hal tersebut menjadi kata kunci yang akan Anda jadikan bahan tulisan
1. Hidup mandiri /tidak tergantung pada orang lain
2. Mencari ilmu sepanjang hidup
3. Manfaatkan waktu

2. Tahapan Kedua
Langkah selanjutnya cobalah dari kata kunci yang sudah Anda temukan dari topik itu disusun dan ditambahkan pada setiap butirnya dengan beberapa kalimat penjelas. Kalimat-kalimat penjelas itu bisa terdiri dari beberapa kalimat lain lagi yang fokus pembicaraannya sama. Makin banyak kalimat penjelas yang Anda buat, akan semakin rinci cerita yang akan Anda tulis. Oleh karena itu upayakan dalam menambah kalimat penjelas ini lebih rinci sehingga semua kejadian yang akan Anda tulis tidak terlewatkan. Penulisan kalimat-kalimat penjelas itu merupakan langkah pembuatan kerangka karangan.

Perhatikan contoh berikut!

Keadaan di Negri Orang
– Musim semi sudah tiba.
– Kesibukan
– Lamaran ditolak

Membangun kesadaran
– Menetapkan niat
– Membuat Tempe
– Bekerja keras

Surat dari Kampung
– Berita membahagiakan
– Kejadian Tidak Terduga

3. Tahapan Ketiga
Langkah terakhir, cobalah mencari tokoh, yaitu kira-kira pantas berperan sebagai tokoh yang kita pikirkan itu. Hal ini tidak sulit, Anda dapat menggunakan sejumlah nama orang yang Anda kagumi yang Anda kenal. Atau dapat dapat menjadikan nama Anda atau keluarga Anda sendiri. Usahakan ketika Anda memilih tokoh harus yang sesuai dengan karakter yang Anda ingin tonjolkan agar amanat yang diinginkan tercapai. Misalnya nama tokoh ini ”Chairul Azam.” Jangan lupa bahwa calon tokoh bayangan itu harus memerankan karakter yang kita inginkan yaitu : pekerja keras, gigih, tekun, cekatan, dan sabar. Hal lain yang perlu Anda ingat ketika Anda menemukan nama calon tokoh, Anda juga sudah memikirkan apakah tokoh ini memerankan cerita untuk konsumsi anak-anak, remaja, atau orang dewasa. Tentukan pula profesi sang tokoh tersebut, apakah pendidik, pedagang, pegawai, ustad, petani, atau profesi lainnya. Dalam menentukan profesi sebaiknya bidang yang sangat Anda ketahui, karena Anda akan selalu berkisah dengan dunia yang akrab dengan Anda. Demikian pula ketika Anda akan menentukan latar cerita (waktu dan tempat kejadian) Anda usahakan yang Anda kenal dengan baik. Menentukan latar yang logis juga tidak kalah pentingnya dengan urutan yang lain. Agar cerita yang Anda kembangkan dapat menarik pembaca diperlukan kecermatan Anda dalam memilih sudut pandang yang menarik. Sudut pandang di sini sangat menentukan menariktidaknya cerita karena berhubungan dengan cara penyajian. Di sinilah Anda akan dapat melibatkan pembaca dengan penuh atau hanya akan menjadi pencerita yang didengarkan oleh pembaca. Saran penulis usahakan Anda masuk terlibat ke dalam cerita tersebut sehingga kesannya seolah-olah Andalah yang menjadi tokoh tersebut.

Selanjutnya Anda pilih mana kejadian-kejadian yang Anda anggap penting, setengah penting dan kurang penting. Pengelompokan tingkat kepentingan ini berguna agar Anda dapat langsung menentukan mana yang akan dijadikan pendahuluan, perkembangan, dan penutup. Agar setiap bagian cerita itu menarik, dukunglah semua kejadian penting dan setengah penting itu dengan berbagai peristiwa disertai detail-detail yang lengkap. Carilah detil-detil peristiwa yang mendukung peristiwa yang akan Anda ungkapkan sesuai dengan tingkat kepentingannya Yang harus Anda cermati adalah jangan sampai peristiwa yang Anda ceritakan itu tidak masuk di akal pembaca atau tidak logis. Untuk mempertahankan kelogisan peristiwa panduan yang digunakan harus memenuhi hubungan sebab-akibat yang logis. Ingat jangan membuat peristiwa itu aneh, ajaib atau tidak jelas penyebabnya, karena hal tersebut akan menjadikan tulisan Anda tidak logis. Meskipun cerita fiksi bukanlah kebenaran sejarah tetapi kelogisan tahapan peristiwa sangat utama.

Contoh Judul Skripsi bagian 3;>>>> Baca

Aliran Sastra;>>>> Baca

Mengusir Rasa Malas;>>>> Baca

CONTOH SURAT LAMARAN CPNS UMUM;>>>> Baca

Matematika Alam Semesta;>>>>>>>>> Baca buka semua

Menulis Cerita Pendek bag 1

Menulis Cerita Pendek bag 1

Istilah menulis sering dipertukarkan dengan istilah mengarang. Menurut The Liang Gie (1992 : 17 ) istilah menulis dan mengarang memang bersinonim yaitu dua kata yang mengandung pengertian sama. Pemakaian sinonim dimaksudkan untuk mencegah kesenadaan sehingga baik penulis maupun pembaca akan terhindar dari kebosanan yang berakibat kurang menariknya sebuah tulisan. Oleh karena kesamaan arti inilah untuk selanjutnya penulis menggunakan istilah menulis.

Menulis merupakan suatu perbuatan atau kegiatan komunikatif antara penulis dan pembaca (Ahmadi 1990 :9). Sebuah tulisan sebagaimanapun bagusnya tidak akan dapat diketahui jika tidak dibaca orang lain. Menulis dan membaca seperti sekeping mata uang yang mempunyai dua sisi, yang antara sisi yang satu dengan sisi lainnya saling mendukung dan menyempurnakan. Sebuah gagasan seseorang tidak akan dapat diketahui orang lain jika tidak dituangkan dalam bentuk tulisan.

Menurut Tarigan (1986:8) menulis adalah kegiatan pelukisan lambang-lambang grafis yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang sehingga dapat membaca lambang-lambang tersebut. Penguasaan menulis itu dimulai dari seseorang mencontoh lambang-lambang yang mengarahkankan orang tersebut menemukan kegunaan bahasa. Orang akan semakin menyadari betapa pentingnya bahasa setelah ia dapat menggunakannya dalam berbagai kesempatan, karena menurut Tom Bello, kebiasaan mengubah wujud dari bahasa lisan menjadi tulisan merupakan proses menemukan bahasa yang efektif untuk mengkomunikasikan pikiran dan perasaan seseorang. Dengan kata lain menulis merupakan kegiatan penyampaian pesan dengan mengoptimalkan penggunaan bahasa tulis. Bahasa tulis yang menjadi media untuk mengupayakan pembaca memahami apa yang disampaikan. Jika pesan secara tertulis itu sampai tepat sasaran, inilah yang disebut komunikatif.

Cerita pendek adalah karangan berbentuk kisahan yang bersifat naratif dan imajinatif, hanya berisi satu ide, satu situasi atau kejadian, berpusat pada satu tokoh dominan sehingga terkesan tunggal yang jumlah katanya antara 500 sampai dengan 10.000. Jadi cerpen itu dari sisi lembaran berkisar antara 3 sampai 20 halaman. Dari sisi penokohan hanya satu tokoh yang dominan. Tokoh yang lain hanyalah memperjelas tokoh sentral sehingga semakin memperdominan tokoh sentral.

Tujuan penulisan cerpen

Semua kegiatan penulisan didasari tujuan yang ingin disampaikan penulisnya. Untuk karangan berbentuk cerpen, tujuan penulisannya adalah menyalurkan persoalan hidup manusia yang seringkali membebani pikiran baik orang lain ataupun penulisnya sendiri..

Begitu banyaknya persoalan manusia yang dihadapi dalam hidupnya, maka cerpen akan memberikan peluang sebanyak persoalan yang ada. Persoalan yang dianggap membebani hampir semua manusia dalam kehidupannya seperti: cinta yang selalu melekat pada manusia sepanjang usianya, maut, tragedi, harapan, kekuasaan, loyalitas, tujuan, makna hidup, serta hal-hal yang transendental di dalam kehidupan manusia.

Langkah menulis cerpen

Temukan ide dari sejumlah persoalan yang Anda pikirkan. Menemukan ide memang tidak mudah tetapi tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda dapat menemukan ide itu melalui cara berikut:

1. Tuliskan semua hal, yang Anda alami dan yang menjadi bahan pikiran Anda yang banyak dan berserakan di atas kertas.
Urutkanlah semua yang telah Anda tuliskan tersebut berdasarkan tingkat kepentingan dan Anda tahu pemecahannya. Letakkanlah urutan tertinggi bagi yang paling memenuhi kriteria penting tadi.
Jika itu suatu masalah, pikirkan pula apa solusinya
Tuliskan kata kunci dari butir–butir yang telah Anda pilih di atas untuk dijadikan bahan tulisan
Usahakan kata kunci yang Anda pilih adalah yang menurut Anda memiliki kesan positif

Contoh:

1. Misalnya Anda terkesan pada seseorang disebabkan ketekunannya. Ia hanya ingin menjadi seorang yang mandiri, bekerja keras, dan mampu mengembangkan usaha dengan berbagai masalah yang dihadapi.

2. Mengisi waktu dengan berbagai aktivitas

3. Senang menuntut ilmu meskipun untuk itu banyak rintangan yang menghadangnya.

Dari ketiga pengalaman berkesan itu kita tarik kata kuncinya yaitu:
Hidup mandiri /tidak tergantung pada orang lain
Mencari ilmu sepanjang hidup
Manfaatkan waktu

Kita coba mencari tokoh siapa yang akan kita jadikan tokoh ini. Misalnya kita beri nama tokoh ini Chairul Azam. Beri karakter sesuai kesan Anda pada ketiga kata kunci tadi misalnya: pekerja keras, cekatan, dan mudah empati. Tentukan tema cerpen yang akan Anda tulis itu apakah remaja, dewasa, anak-anak, atau manula. Tentukan profesi tokoh tersebut, apakah pendidik, pedagang, pegawai, ustad, petani, atau profesi lainnya. Dalam menentukan profesi sebaiknya bidang yang sangat Anda ketahui, karena Anda akan selalu berkisah dengan dunia yang akrab dengan Anda. Demikian pula dengan ketentuan latar

1. Susunlah ide tersebut dengan meramunya berdasarkan bahan-bahan yang seharusnya telah kita miliki sebagai layaknya sebuah bangunan yaitu:

• pengalaman
• imajinasi
• nilai, dan
• tokoh

2. Ramulah semua yang telah Anda dapatkan pada butir 1 dengan jalinan cerita yang diuraikan dengan kata-kata memikat dengan menempatkan latar yang sesuai dan berteima. Hal tersebut bertujuan agar latar membantu tokoh dalam menjelasgambarkan kepada pembaca.
Perhatikan contoh kutipan cerita berikut.

Chairul Azzam

Musim semi sudah tiba. Banyak orang memanfaatkan musim itu dengan sebaik-baiknya. Ada juga yang bahkan tidak pernah merasakan datangnya musim semi. Semua itu lantaran kerasnya kehidupan yang harus mereka hadapi. Lantaran mereka harus terus memeras otak dan menghadapi hidup dengan kucuran keringat dan bekerja tiada henti. Di antaranya Chairul Azzam dan beberapa orang mahasiswa yang bekerja dengannya.

Malam itu di saat banyak mahluk yang mendendangkan lagu cinta, ia masih juga belum istirahat dari pekerjaanya. Sementara teman-temannya satu rumah sudah lama larut bermesraan dengan mimpi indahnya masing-masing.

Azzam masih sibuk berkutat dengan kacang kedelainya yang telah ia beri ragi. Dengan penuh kesabaran ia harus membungkusnya agar menjadi tempe……. Sejak lamarannya pada Anna Althafunnisa telah didahului oleh sahabatnya sendiri. Azzam memutuskan untuk total bekerja. Sejak Ustadz Mujab menyarankan agar ia mengukur dirinya, ia memutuskan untuk total membaktikan diri pada ibu dan adik-adiknya di Indonesia. Ia niatkan itu semua sebagai ibadah dan rahmah yang tiada duanya. Ia juga meniatkannya sebagai tempaan dan pelajaran hidup yang harus ia tempuh di Universitas Kehidupan. Ia yakin semua itu tidak akan sia-sia. Bukankah Allah tak pernah menciptakan sesuatu dengan kesia-siaan.

Ia tidak lagi memiliki mimpi yang melangit tentang calon istri. Ia sudah bisa mengaca diri. Ia yakin jodohnya telah ada, telah disiapkan oleh Allah Swt. Maka ia tidak perlu kuatir. Jodoh adalah bagian dari rizki. RIzki seseorang sudah ada jatahnya. Dan jatah rezeki seseorang tidak akan diambil oleh orang lain. Begitulah yang tergores dalam pikirannya. Maka ia merasa tenang dan tentEram. Tetapi tempaan hidup dan ilmu hidup harus diusahakan. Allah tidak akan menambah ilmu seseorang kecuali seseorang itu berusaha menambah ilmunya. Ia merasa bekerja serius adalah bagian dari upaya menambah ilmu dan bagian dari usaha mengubah nasib.

Sejak peristiwa itu ia merasa harus lebih serius menghadapi hidup. Ia mulai membangun diri untuk berproses tidak hanya sukses secara bisnis, tapi juga sukses secara akademis. Ia mulai menata diri untuk menyelesaikan S1 tahun ini juga, setelah itu ia tetap akan belajar.

Wajahnya tampak lelah. Kedua matanya telah merah. Namun sepertinya ia tak mau menyerah. Dalam kondisi sangat letih, ia harus tetap bekerja. Ia tak mau kalah oleh keadaan. Ia tak mau semangatnya luntur begitu saja oleh rasa kantuk yang terus menderanya. Bila sudah begitu ia selalu ingat perkataan Al Barudi yang selalu melecut jiwanya.
Orang yang memiliki semangat.
Ia akan mencintai semua yang dihadapinya.

Ia melihat jam yang tergantung di dinding kamarnya. Ia menghela nafas dalam-dalam. Sudah masuk ujung malam. Dua jam lagi pagi datang. Ia harus menyelesaikan pekerjaannya dengan segera. Ia harus punya waktu untuk istirahat, meskipun cuma satu jam memejam mata.

Lalu ia berdiri dan menggerak-gerakkan tubuhnya untuk menghilangkan rasa linu dan pegal yang begitu terasa. Dua menit ia melakukan gerakan senam ringan, lalu kembali jongkok, dan kembali membungkus kedelai calon tempe dengan penuh ketelitian dan kesabaran.

Tepat pukul tiga kurang lima menit ia berdiri dan bernafas lega. Pekerjaannya telah usai . Masih ada sedikit waktu untuk istirahat sebelum subuh tiba. Alat-alat kerjanya ia rapikan. Ia letakkan pada tempatnya. Segera ia membersihkan tangannya dan mengambil air wudhu. Sebelum tidur ia sempatkan solat tahajjud dua rakaat dan ditutup witir. Ia mengatur jam bekernya lalu perlahan tidur.

Matanya terpejam, tapi pikirannya masih sadar. Telinganya menangkap suara seseorang mengetuk pintunya. Ia tak jadi tidur. Kenyamanannya buyar. Hatinya sedikit marah karena tidurnya diganggu.

”Ada apa?” ucapnya setengah berteriak. ”Maaf Kang, ini ada surat buat Sampean dari Indonesia.”
Mendengar itu rasa marahnya hilang seketika, berganti rasa bahagia yang luar biasa. Ia langsung bangkit dari tempat tidurnya.

”Surat dari Indonesia?” tanyanya seolah tak percaya.
”Iya Kang dari Indonesia.”
”Dari siapa?”
”Biasa, dari adik sampeyan, dari Husna.”
Azzam langsung melompat dan membuka pintu. Di depan pintu kamarnya Ali berdiri sambil menyodorkan sepucuk surat beramplop coklat muda.

”Siapa yang bawa?” tanya Azzam.
”Seperti biasa, surat tadi jatuh ke rumah Miftah di Abdul Rasul, dan yang membawa ke sini si Miftah sendiri. Ia langsung pergi. Katanya sedang punya janji, ”jawab Ali tenang.

Azzam menerima surat itu dengan hati luar biasa bahagia. Azzam membaca surat itu dengan segenap perasaan rindu dan cintanya.
………………………………
Kak Azzam tercinta!
Aku juga masih ingat surat kakak pertama yang menceritakan kepada ayah bahwa kakak adalah satu-satunya mahasiswa dari Indonesia tingkat pertama yang meraih predikat jayyid jiddan. Sebulan setelah menerima surat kakak ayah tabrakan dengan surat itu masih di dalam sakunya. Sejak itu kau datang tiap bulan dengan kirimanmu yang kau transfer lewat bank ke rekening ibu. Tak lama setelah itu aku tahu dengan detail apa yang kakak lakukan di Mesir untuk kami. Kakak kerja keras membuat tempe, berjualan tempe, dan membuat bakso demi kami. Kakak rela mengorbankan studi kakak demi kami. Kami tahu itu pasti sangat berat bagi kaka. sebab kami tahu mental kakak sejatinya adalah mental berkompetisi dan berprestasi. Sejak SD sampai Madrasah Aliyah kakak selalu rangking satu.

Kak Azzam tercinta,
kami tahu sebentar lagi kakak akan menghadapi ujian. Sudah saatnya kakak menatap masa depan kakak. Kami berharap saat ini kakak kembali konsentrasi ke studi kakak. Kakak harus selesai dan segera pulang. Sementara jangan pikirkan kami dulu. Insyaallah kami kini berkecukupan. Aku kini sudah dua bulan menjadi pengisi rubrik psikologi remaja di radio JPMI Solo, juga diminta sebagai asisten dosen di UNS. Dik Lia sudah menjadi pengajar tetap di SDIT. Gaji kami berdua Insyaallah cukup untuk hidup layak.
………………..
Selamat menempuh ujian. Semoga lulus dan segera pulang ke tanah air. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan taufik-Nya kepada Kakak . Amin

Wassalam,
Dengan sepenuh cinta,
Adikmu

Ayatul Husna.

Azzam membaca surat dari adiknya dengan air mata berderai-derai. Ia langsung tersungkur sujud syukur. Ia merasakan keagungan kasih sayang Allah Swt. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Ia berdoa agar diberi tambahan kekuatan untuk belajar dan diberi tambahan ilmu yang bermanfaat. Ia menguatkan tekad untuk lulus tahun ini juga. Tinggal satu mata kuliah lagi Tafsir halili. Ia harus lebih konsentrasi. Setelah itu baru ia memikirkan biaya untuk pulang.

Pengumuman ujian biasanya keluar bulan Juli. Targetnya awal Agustus ia pulang. Masih ada kira-kira waktu satu bulan. Ia harus memanfaatkannya sebaik-baiknya. Ia ingin menghatamkan belajar Al-Qurannya setiap subuh pada Imam Masjid di dekat apartemennya.. Untuk itu , bisnis tempenya sementara ia percayakan pada Rio. Ia hanya mengontrol dan mengarahkan saja. Namun, ia tetap memerlukan dana untuk pulang. Maka bisnis tempe dan bakso tetap harus jalan sampai hari H ia pulang..

Jam beker Azzam terus berdering. Azzam masih pula pulas. Tiba-tiba ….

Dar…dar…dar..!

Ada suara pintu diketuk dengan keras dan berteriak. Tiga orang polisi menggedor rumahnya mencari pelarian yang diduga bersembunyi dengan salah seorang mahasiswa Indonesia di rumah ini. Kejadian itu membuat Fadhil mahasiswa Aceh yang mengalami trauma berat setelah menyaksikan pembunuhan ayahnya oleh Gam itu pingsan. Ia terus mengalami sakit parah dan menghabiskan uang Azzam hasil jerih payahnya.
(Dikutip dengan perubahan dari Ketika Cinta Bertasbih, Habiburrahman El Shirazy, Republika 2007).

Nah Saudara, sajian tadi hanyalah contoh kecil dari tahapan menulis yang perlu Anda pelajari. Berlatih dan mencoba menulis setiap saat adalah kunci sukses menulis. Tidak ada keterampilan yang tidak memerlukan latihan dan praktik. Demikian pula keterampilan menulis.

Semoga Anda mampu menulis dan mengajarkan siswa Anda menulis dengan baik.

Contoh Judul Skripsi bagian 3;>>>> Baca

Pengetahuan Dasar dan Keterampilan Musik untuk TK;>>>> Baca

Merancang dan Menerapkan Model Pembelajaran IPS Terpadu dengan Menggunakan Pendekatan Humanistik;>>>> Baca

CONTOH SURAT LAMARAN CPNS UMUM;>>>> Baca

Matematika Alam Semesta;>>>>>>>>> Baca buka semua

Pengertian Menulis Wacana Fiksi

Pengertian Menulis Wacana Fiksi

Menulis yang dianggap paling tinggi adalah menulis kreatif. Karya fiksi adalah karangan imajinatif yang memberikan kesempatan kepada Anda untuk belajar menuangkan seluruh ide, khususnya imajinasi Anda, yang banyak dan berserakan di benak setiap orang. Jadi menulis wacana fiksi adalah kegiatan menciptakan bentuk tulisan yang disusun menggunakan kalimat dengan makna lengkap dan utuh diolah dari hasil pemikiran penulisnya.

Wacana dimaknai oleh beberapa kalangan sebagai gagasan awal yang belum matang dan dengan sengaja dilontarkan untuk memperoleh tanggapan (Dadang, dalam Pudji Santosa 2007 ; 8.21). Pengertian wacana tersebut berhubungan dengan istilah wacana yang sekarang sedang muncul ke permukaan, seperti ” Wah, itu kan baru wacana saja. ”Sementara itu Hasan Alwi (2000 : 41) mengemukakan pengertian wacana dari sisi bahasa adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga terbentuklah makna yang serasi antar- kalmat-kalimat itu. Pengertian wacana tersebut dapat disimpulkan sebagai kumpulan kalimat yang memiliki satu makna utuh baik dalam susunan kalimatnya maupun dalam kandungan makna yang menyertainya.

Dalam kegiatan bahasa tulis biasanya wacana dikenal dengan berbagai ragam yaitu wacana pemaparan (eksposisi), wacana pemerian (deskripsi), wacana penceritaan (narasi), wacana pembuktian (argumentasi), dan wacana peyakinan (persuasi),

Wacana yang kini disajikan adalah bagian dari wacana penceritaan (narasi).

Pengertian Fiksi

Kata fiksi diturunkan dari bahasa Latin ficti, fictum, yang berarti ”membuat, membentuk, mengadakan, dan menciptakan”. Dengan demikian dapat dianalogikan bahwa kata benda fiksi dalam bahasa Indonesia secara singkat berarti ” sesuatu yang dibentuk, sesuatu yang dibuat, sesuatu yang diciptakan , sesuatu yang diimajinasikan (Tarigan dalam Sayuti :2007, hal 1.3)

Istilah fiksi mengandung pengertian cerita rekaan atau cerita khayalan. Karya fiksi disebut cerita rekaan karena sebagai karya naratif, isi yang terkandung di dalamnya tidak mengacu pada kebenaran sejarah (Abrams dalam Sayuti: 2007, hal 1.3). Karya fiksi menceritakan sesuatu yang bersifat rekaan, khayalan, sesuatu yang tidak ada dan tidak terjadi sungguh-sungguh sehingga tidak perlu dicari kebenarannya pada dunia nyata. Fiksi adalah sesuatu yang tidak ada dan tidak terjadi di dunia nyata (Nurgiantoro, 2000:2). Dengan demikian kebenaran yang terdapat di dalam karya fiksi tidak harus sama dan memang tidak perlu disamakan dengan kebenaran yang berlaku di dunia nyata. Kebenaran dalam dunia fiksi adalah kebenaran yang sesuai dengan keyakinan pengarang, kebenaran yang diyakini ”keabsahannya” sesuai dengan pandangan pengarang terhadap masalah hidup dan kehidupan.

Pada sisi yang lain, aspek kebenaran itu juga digunakan sebagai salah satu ukuran untuk menentukan kualitas suatu karya sastra. Karya sastra akan dinilai baik jika di dalamnya terkandung unsur kebenaran, yakni mampu membayangkan atau merefleksikan kehidupan atau peristiwa kehidupan yang (pernah dan akan atau dimungkinkan) terjadi. Artinya, apa yang diungkapkan dalam dan lewat karya sastra bukan merupakan hasil lamunan atau khayalan belaka. Bahkan istilah fiksi bertolak belakang dengan istilah realitas.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa karya fiksi merupakan istilah lain untuk menyebut cerita rekaan. Bahkan istilah prosa dalam pengertian kesastraan sering juga disebut dengan istilah fiksi (fiction).

Jadi wacana fiksi adalah wacana yang mengemukakan dunia imajinasi hasil kreativitas pengarang. Sebagai sebuah karya imajiner, fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia hidup, dan kehidupan. Wacana fiksi pada dasarnya merupakan hasil pengungkapan kembali berbagai permasalahan yang dialami dan dihayati oleh pengarang. Oleh karena itulah, wacana fiksi dapat diartikan sebagai rangkaian kalimat mengenai kisahan atau cerita yang diemban oleh pelaku-pelaku tertentu dengan pemeranan, latar, serta tahapan, dan rangkaian cerita yang bertolak dari hasil imajinasi pengarang.

Tema yang diusung mengenai berbagai masalah kehidupan manusia dalam interaksinya dengan lingkungan dan sesama, interaksi dengan dirinya sendiri, serta interaksinya dengan Tuhan. Bahan yang dijadikan sumber fiksi adalah hasil dialog, kontemplasi, dan reaksi pengarang terhadap lingkungan dan kehidupan. Dengan kata lain, penciptaan wacana fiksi memang bertolak dari kehidupan keseharian. Walaupun untuk ukuran kita sebagai calon penulis pemula, tidak mudah mengungkapkannya, tetapi bagi

para sastrawan hal itu bukan kendala, karena sastrawan adalah manusia-manusia bijak yang mampu menjelajahi sisi-sisi wilayah yang paling dalam dari aspek kehidupan. Seringkali wilayah-wilayah itu tidak dapat digapai oleh masyarakat awam pada umumnya. Meskipun tulisan ini tidak bermaksud mencetak Anda menjadi sastrawan tetapi pengalaman berlatih yang disajikan diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya minat pembaca dalam menulis fiksi sederhana.

Lingkup wacana fiksi sederhana yang akan disajikan mengingat tujuan mata kuliah ini memberikan pelatihan bagi kita semua terutama mereka yang ingin belajar menulis yang sampai saat ini belum berani mencoba. Sebagai latihan kiranya sangat baik jika dimulai dari tingkat yang sederhana.

Di samping itu, wacana fiksi sering sarat muatan moral, sosial, dan psikologi. Dengan memahami wacana seperti itu ada kemungkinan orang lebih cepat mencapai kematangan sikap. Pada wacana fiksi pembaca sering diajak memasuki segala macam situasi sehingga setidaknya akan ada orang yang dapat menempatkan diri pada kehidupan yang lebih luas dari pada situasi dirinya yang nyata.

Jadi menulis wacana fiksi adalah kegiatan menciptakan karya tulis berdasarkan hasil pemikiran penulis dengan menggunakan kalimat-kalimat yang susunan serta maknan yang utuh. Kegiatan menulis fiksi ini sering juga disebut kegiatan kreatif, karena tulisan yang dihasilkan adalah utuh hasil pemikiran yang luas dan teliti mengenai sisi kehidupan manusia.

Bentuk Wacana Fiksi

Berdasarkan bentuknya, secara sederhana jenis wacana fiksi dikelompokkan dalam tiga jenis, yaitu

(1) novel yaitu suatu cerita prosa yang fiktif dengan panjang tertentu, yang melukiskan para tokoh, gerak, serta adegan kehidupan yang representatif dalam suatu alur atau keadaan.

(2) novelette yaitu berasal dari kata novelette yang diturunkan dari kata novel dengan penambahan sufiks – ette, yang berarti kecil. Dengan singkat dapat dinyatakan bahwa novelet mengandung pengertian novel kecil.

(3) cerita pendek (short story) yaitu penyajian suatu keadaan tersendiri atau suatu kelompok keadaan yang memberikan kesan tunggal pada jiwa pembaca.

Struktur Pasar Oligopoli;>>>> Baca

Istilah Populer Pasar Modal;>>>> Baca

Disonansi Moral Anak Jaman Sekarang;>>>> Baca

Convention The Rights of The Child;>>>> Baca

Apresiasi Prosa Indonesia;>>>>>>>>> Baca buka semua

Pemda sebagai Organisasi Publik


Pemda sebagai Organisasi Publik

Masalah publik yang dihadapi oleh sebagian besar daerah di Indonesia sampai dengan saat
ini adalah menyangkut kemiskinan, kesenjangan sosial, SARA, tingkat pendidikan yang rendah,
fasilitas umum yang belum memadai, sarana transportasi yang masih terbatas, ketidakpastian hukum
sampai kasus korupsi yang tidak pernah terselesaikan dengan tuntas. Masalah publik tersebut dapat
dikelompokkan menjadi masalah pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik pada
dasarnya mudah dilaksanakan asalkan tersedia dana yang memadai. Di Indonesia, kemiskinan
dianggap lingkaran setan, tidak diketahui dari mana untuk memulai memberantasnya dan bagaimana
mengakhiri bentuk kemiskinan di masyarakat. Pemda selalu kesulitan dalam mengatasi
pengangguran karena masalah pengangguran menyangkut berbagai aspek yang harus diatasi,
seperti lapangan kerja, jumlah penganggur, atau tingkat pendidikan.
Organisasi pemda sebagai sub-sistem dari organisasi negara Republik Indonesia adalah
suatu organisasi publik. Kebanyakan orang menganggap organisasi pemerintah sebagai organisasi
yang besar tapi lamban. Ciri yang melekat pada organisasi publik tersebut menyebabkan apapun
bentuk usaha yang dilakukan pemda untuk memperbaiki kinerja organisasi publik menemui kesulitan.
Hal ini terjadi karena kompleksnya permasalahan yang dihadapi, misalnya bagaimana sistem
penerimaan pegawai baru dapat dilaksanakan secara “fair”, sistem penggajian yang tidak adil, dan
ketidak tepatan penempatan orang sesuai dengan keahliannya.
Sebagian dari kegiatan di sektor organisasi publik tidak dapat dikontrol dengan baik karena
karakter permasalahannya yang rumit atau kompleks dan luas. Selain itu untuk mengikuti perubahan
lingkungan yang sangat cepat, organisasi publik sering kesulitan dibanding organisasi swasta
sehingga organisasi publik akan selalu tertinggal. Walaupun demikian dengan kondisi seperti itu tidak
berarti pemda sebagai organisasi publik tidak perlu berusaha untuk memperbaiki dan
mengembangkan organisasi publik untuk melayani kebutuhan masyarakat. Organisasi pemda tetap
perlu melakukan usaha agar tetap eksis dan dapat melayani masyarakat dengan baik. Hal yang perlu
diperhatikan adalah administrator publik harus tetap memiliki kemauan belajar serta disiplin kerja
yang tinggi dan dilakukan upaya perbaikan secara terus menerus sehingga mampu menyesuaikan
diri dengan perubahan lingkungan.
Organisasi pemda dalam menjalankan kegiatannya tidak terlepas dari budaya birokratis
seperti yang tercermin dari ungkapan “Ikuti prosedur yang berlaku, jangan berbuat macam-macam
supaya Saudara tidak mendapat kesulitan”, “ Saya tidak berwenang menangani perkara itu karena ini
bukan bagian saya”, “ Coba Bapak menghubungi bagian Administrasi terlebih dahulu”, dan “ Untuk
apa kerja lembur, toh gajinya juga sama saja”. Mengapa budaya semacam ini muncul dalam
organisasi pemerintah? Jawabannya adalah karena sebagian besar organisasi pemerintah hidup
dalam budaya birokratis.
Berikut ini lima karakteristik organisasi pemerintah yang birokratis:
1. Pemerintahan diorganisasi secara birokratis
Kegiatan yang menyangkut perencanaan dan pemikiran dipisahkan dari aspek pelaksanaan
dimana fungsi pelaksanaan dibagi serta dikelompokkan menurut fungsi, yang dibagi lagi ke
dalam unit yang lebih kecil. Unit dipisahkan ke dalam pekerjaan yang dirinci dalam tugas yang
lebih khusus. Model kegiatan atau pekerjaan seperti ini sudah menjadi sesuatu yang rutin dan
diterima secara meluas serta dianggap sebagai suatu keharusan, bukan lagi sekedar tanggapan
terhadap suatu permasalahan yang muncul harus diselesaikan. Dampak dari fungsi pelaksanaan
tersebut menyebabkan para pegawai terikat dalam mesin birokratis yang monoton, kaku, serta
menjadi tidak kreatif dan tidak responsif.
2. Sistem penggajian organisasi pemerintah yang tidak memadai
Selain jumlah PNS yang sangat besar, sistem penggajian PNS juga tersentralisasi sehingga
beban Negara untuk membayar seluruh PNS sangat besar dan berat. Sampai sekarang negara
kesulitan untuk menerapkan sistem gaji berdasarkan prestasi sehingga pegawai kurang
tertantang dan tidak termotivasi untuk meningkatkan kinerja. Dengan adanya otonomi daerah
maka pemda sebenarnya dapat menerapkan sistem penggajian berdasarkan prestasi.
3. Organisasi pemerintah memiliki monopoli
Pemerintah memiliki kekuasaan atas rakyatnya sehingga pemerintah juga mempunyai hak
memonopoli sebagian atau semua bidang aktivitas yang ada di wilayahnya. Dengan monopoli
tersebut maka pemerintah hanya mendapat tekanan pengaruh yang kecil dari masyarakat,
pelanggan, atau pesaingnya. Monopoli biasanya bersifat negatif di mana hal tersebut dapat menyebabkan hampir tidak adanya konsekuensi apapun terhadap kinerja yang dilakukansehingga mereka lebih memfokuskan perhatian ke dalam, pada diri mereka sendiri (inward looking).
4. Organisasi pemerintah bersifat non profit.
Kegiatan pelayanan umumnya tidak dilakukan oleh organisasi swasta. Pegawai pemerintah lebih
memperhatikan status birokratis, jabatan, kepangkatan, dan anggaran yang tersedia daripada harus memikirkan misi organisasi serta pencapaian hasil kerjanya. Pegawai negeri memperoleh gaji bukan karena prestasi kerja tapi karena lebih sekedar kepantasan yang diberikan pemerintah
sebagai suatu kewajiban untuk membayar pegawai. Jika pemerintah membayar kurang pantas disebabkan karena anggaran yang tidak mencukupi.
5. Organisasi pemerintah diorganisasi dalam hirarki berlapis
Dalam bidang kepegawaian maka aturan kepangkatan akan menentukan wewenang, jabatan, gaji, dan peluang karir. Pada bidang tersebut terdapat kelompok orang yang memberi perintah dan yang melaksanakan perintah. Semakin tinggi jabatan seseorang akan diikuti dengan
semakin tingginya kewenangan memberi perintah. Pegawai pemerintah cenderung takut
melakukan pekerjaannya dan takut berbuat salah. Mereka terbiasa dalam lingkungan kerja yang
menunggu perintah dari pimpinan. Jika mereka ingin mengubah sesuatu atau memiliki inisiatif dalam bekerja maka mereka harus meminta ijin terlebih dahulu kepada atasannya. Dalam birokrasi pemerintah, seorang atasan pada umumnya kurang menginginkan bawahannya memiliki kreatifitas tinggi yang melebihi dirinya karena takut tersaingi. Dalam organisasi pemerintah, orang yang kurang pandai memungkinkan menduduki suatu jabatan dimana dia
dapat memerintah bawahan yang mungkin lebih pandai karena faktor kedekatan dengan pimpinan.
Faktor (politik, hirarki, dan monopoli) tersebut menumbuhkan budaya organisasi yang kurang menguntungkan organisasi pemda. Para pegawai cenderung saling menyalahkan satu sama lain, saling melempar tanggung jawab, kurang berinisiatif, kurang bertanggung jawab, tidak bertindak untuk menyelesaikan permasalahan. Situasi dan kondisi kerja tersebut membuat pegawai takut salah sehingga menghambat kreatifitas dan inovasi kerja. Padahal perubahan yang terjadi di luar sangat dan kompleks serta berlangsung dengan cepat.
Dalam rangka pembenahan kelembagaan birokrasi organisasi pemda, enam hal yang perlu
mendapat perhatian adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan kualitas SDM pemda melalui program pendidikan dan pelatihan dengan rencana
pengembangan dan pola karir yang jelas bagi para pegawai. Organisasi yang memiliki SDM
berkualitas akan mudah melakukan perencanaan dan pengembangan organisasi.
2. Menyederhanakan struktur organisasi pemda dengan mengembangkan jabatan fungsional yang
mengarah kepada spesialisasi dan prestasi. Perlu dikembangkan indikator dan parameter yang
jelas bagi pelaksana sebagai panduan dalam reorganisasi sehingga terdapat ukuran yang jelas
dalam rangka melakukan penyederhanaan dan penertiban organisasi.
3. Menyusun berbagai prosedur kerja yang standar (standard operating procedure – SOP) dalam
berbagai bidang pekerjaan sehingga organisasi pemda mempunyai pedoman tetap sebagai acuan kerja para pegawai, sehingga kegiatannya tidak tergantung pada seorang pejabat. Adanya SOP memungkinkan berlangsungnya sistem kerja yang mantap walaupun pejabat berganti.
4. Mengembangkan sistem jaringan kerja (network) yang baik di dalam organisasi atau antar
organisasi pemda dengan institusi lain dengan landasan informal relations sehingga mendorong berkembangnya mekanisme kerjasama yang bersifat saling menguntungkan (mutual adjustment) serta dapat memperlancar arus pekerjaan.
5. Mengembangkan sistem kader pimpinan yang baik sedini mungkin untuk menempati jabatan
atau posisi penting dalam organisasi pemda. Posisikunci yang akan ditempati tersebut harus
dilaksanakan berdasarkan sistem prestasi kerja, diikuti dengan pengakuan, dan penghargaan
bagi yang berprestasi dan menindak bagi yang melanggar atau melakuan penyimpangan.
6. Mengembangkan keterbukaan dan meningkatkan peran

Tulisan di atas merupakan cuplikan dari naskah laporan penelitian
berjudul “ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH: MEWUJUDKAN TATA PAMONG YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE ) karya Darmanto jika anda ingin memiliki file selengkapnya silakan klik berikut
Download DI SINI

Melatih Tanggung Jawab;>>>> Baca

Pendekatan kuantitatif;>>>> Baca

Komunikasi Interpersonal;>>>> Baca

Contoh Judul Skripsi bagian 3;>>>> Baca

Metodologi Analisis Kesalahan Berbahasa;>>>>>>>>> Baca buka semua