Karakteristik Anak Luar Biasa

Karakteristik Anak Luar Biasa

Pada umumnya lembaga pendidikan di Indonesia pada saat ini belum dapat memenuhi berbagai tuntutan masyarakat. Walaupun telah cukup lama dicanangkan tentang program pendidikan. Sekolah dasar sebagai lembaga pendidikan di tingkat dasar memang telah terselenggara hampir di seluruh pelosok tanah air. Lembaga inilah sebagai ujung tombak pendidikan di Indonesia. Melalui lembaga ini pula hampir seluruh anak usia sekolah mengawali pendidikan formal, tanpa terkecuali. Pada hal, tidak semua anak usia sekolah mampu mengikuti proses pembelajaran di SD. Mungkin di antara anak-anak usia sekolah tersebut ada anak-anak luar biasa yang sebenarnya memerlukan pelayanan dan lembaga pendidikan khusus. Namun seperti kita ketahui bersama, mungkinkah pemerintah dapat menyediakan pelayanan tersebut? Dampak dari keadaan yang demikian itu menyebabkan sekolah dasar biasa tidak dapat menolak kehadiran anak luar biasa.

Sebagai guru SD kiranya perlu memahami gejala-gejala anak luar biasa. Berikut ini akan diuraikan gejala-gejala/karakteristik anak luar biasa yang kemungkinan berada di sekolah biasa.

Karakteristik Anak Berbakat
Karakteristik anak berbakat dapat ditinjau dari segi akademik, sosial/ emosi, dan fisik/kesehatan.

1. Karakteristik Akademik
Dari segi akademik, anak berbakat antara lain dapat diketahui dari gejala-gejala berikut.
a. memiliki ketekunan dan rasa ingin tahu yang besar
b. keranjingan membaca
c. menikmati sekolah dan belajar

2. Karakteristik Sosial/Emosi

Beberapa ciri individu yang memiliki keberbakatan sosial
a. diterima oleh mayoritas lingkungan
b. keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial
c. kepemimpinannya diakui
d. tidak defensif, memiliki tenggang rasa
e. mampu mengontrol ekspresi emosionalnya
f. mampu menanggulangi siuasi sosial

3. Karakteristik Fisik/Kesehatan
Dalam segi fisik, anak berbakat memperlihatkan hal-hal sebagai berikut.
a. memiliki penampilan menarik dan rapi
b. kesehatan di atas rata-rata

Karakteristik Anak Tunagrahita

Berdasarkan adaptasi dari James D Page, secara umum karakteristik anak tunagrahita adalah sebagai berikut.

1. Akademik

a. kapasitas belajar sangat terbatas
b. lebih banyak belajar membeo, tanpa pengertian
c. malas berpikir
d. sulit memusatkan perhatian
e. cepat lupa

2. Sosial/emosi
a. tak dapat mengurus diri sendiri
b. cenderung bergaul dengan anak yang lebih muda
c. kehidupan penghayatannya terbatas

Karakteristik Khusus Anak Tunagrahita

Karakteristik khusus anak tunagrahita adalah karakteristik yang dibedakan menurut tingkat ketunagrahitaannya.

1. Karakteristik Tunagrahita Ringan
a. mampu belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana
b. usia 16 tahun tingkat kecerdasannya sama dengan anak kelas tiga/lima SD
c. kematangan belajar membaca dicapai pada usia 9 s/d 12 tahun
d. dapat bergaul dan mampu mengerjakan pekerjaan ringan

2. Karakteristik Tunagrahita Sedang
a. tidak mampu mempelajari pelajaran akademik
b. perkembangan bahasa terbatas
c. berkomunikasi dengan beberapa kata
d. mampu menulis nama sendiri, nama orang tua dan alamat
e. mengenal angka tanpa pengertian
f. dapat dilatih bersosialisasi
g. mampu mengenali bahaya
h. tingkat kecerdasan setara anak usia 6 tahun

3. Karakteristik Anak Tunagrahita Berat dan Sangat Berat
a. selalu tergantung pada orang lain
b. tak mampu mengurus diri sendiri
c. tidak mengenali bahaya
d. tingkat kecerdasannya setara anak usia 4 tahun

Karakteristik Anak Tunagrahita pada Masa Sekolah

Anak tunagrahita yang masuk pada usia sekolah biasanya masuk di SD biasa. Oleh karena itu kita perlu mengenali gejala-gejala anak tunagrahita pada masa ini. Gejala-gejala tersebut antara lain :

a. mengalami kesulitan belajar pada hampir semua mata pelajaran
b. prestasi rendah
c. kebiasaan kerja tidak baik
d. tidak dapat konsentrasi
e. kemampuan motorik kurang
f. perkembangan bahasa jelek
g. kesulitan menyesuaikan diri

Karakteristik Anak Tunalaras

Karakteristik anak tunalaras berkaitan dengan segi akademik, sosial/emosional, dan segi fisik/kesehatan.

1. Karakteristik akademik
a. prestasi belajar di bawah rata-rata
b. sering melakukan pelanggaran
c. sering membolos sekolah
d. sering sakit
e. sering melakukan pelanggaran hukum

2. Karakteristik Sosial
a. sering melanggar aturan budaya, aturan sekolah, dan keluarga
b. agresif, suka membangkang dan sering mengganggu
c. melakukan kejahatan

3. Karakteristik Emosional
a. sering merasa tertekan dan cemas
b. gelisah, malu, rendah diri dan sangat sensitif

4. Karakteristik fisik/kesehatan
a. adanya gangguan makan, tidur dan gerakan
b. mudah mendapat kecelakaan, sering cemas
c. gagap, sering ngompol dan jorok

Karakteristik Anak Tunadaksa

1. Karakteristik akademik
a. pada anak yang mengalami gangguan otot, tingkat kecerdasan normal
b. pada anak yang mengalami gangguan sistem cerebral, tingkat kecerdasan tingkat kecerdasannya berentang mulai dari tingkat idiocy sampai dengan gifted

c. terjadi kelainan persepsi, kognisi dan simbolisasi

2. Karakteristik sosial/emosional
a. malas belajar
b. sering salah suai
c. mudah tersinggung, rendah diri, pemalu
d. mudah frustasi dan sering menyendiri

3. Karakteristik fisik/kesehatan
a. fungsi pancaindera terganggu
b. kemampuan bicara rendah
c. fungsi keseimbangan terganggu
d. sulit melakukan kegiatan dengan gerakan halus

E. Karakteristik anak Berkesulitan Belajar
Karakteristik Anak Berkesulitan Belajar Secara Umum

1. Masalah persepsi dan koordinasi
a. tidak dapat membedakan huruf yang mirif (d dan b, sakit dan sabit)
b. sulit membedakan bunyi yang hampir sama (kopi dengan topi)
c. adanya gangguan motorik halus dan kasar

2. Gangguan dalam perhatian

a. sulit berkonsentrasi
b. sulit untuk memusatkan perhatian
c. sulit melakukan kontak mata
d. hiperaktif
e. tak dapat menuntaskan pekerjaan

3. Gangguan dalam mengingat dan berpikir

a. masalah mengingat
1) tak memiliki kemampuan dalam penerapan strategi mengingat
2) sulit mengingat materi secara verbal

b. masalah berpikir
1) sulit memecahkan masalah
2) tidak mampu menemukan/membentuk konsep

4. Kemampuan dalam penyesuaian diri
a. kurang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan
b. kurang percaya diri, cemas dan takut

c. suka mengasingkan diri

Karakteritik Khusus Anak Berkesulitan Membaca
1. Gangguan membaca lisan
2. Kurang mampu membedakan kata-kata yang berbeda secara ortografis
3. Gangguan ingatan jangka pendek
4. Gangguan pemahaman

Perkembangan Intelektual dan Emosional Anak;>>>> Baca

Pertumbuhan Fisik atau Jasmani Anak;>>>> Baca

Pelaksanaan Perpajakan di Indonesiaa;>>>> Baca

Home Visit Tindakan Preventif Mengurangi Permasalahan Sekolah;>>>> Baca

Pengujian Substantif;>>>>>>>>> Baca buka semua

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s