• Download Software Komputer
    Untuk anda yang ingin tahu, ingin belajar, mengubah ketertinggalan menjadi modern. Mengubah kemelataran menjadi kemakmuran.
    Mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Terus aktifitas takkan pernah lelah untuk belajar. CARI ILMU dimana saja, kapan saja dan berguru kepada siapa saja
    Google Groups
    Pencariilmu
    Kunjungi grup ini
    *Melihat Kota tempat weblog ini dikelola dari Satelit
  • Sepuluh Masukan Terkini

    Fatma di Download Diktat Buku Akuntansi…
    rendy di Download Diktat Buku Akuntansi…
    Rina Monika Dewi di Pengertian Etika, Moral dan…
    Dwi gita di Pengertian Politik dan Ilmu…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    Anonymous di PEMBELAJARAN DENGAN MODEL SIKL…
    Linguistik Umum | bo… di Cakupan Semantik
  • Admin

  • BAB 1 INTERFERENSI BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR BAHASA TORAJA DI SDN 013 TARAKAN

    INTERFERENSI BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR BAHASA TORAJA DI SDN 013 TARAKAN

    PENDAHULUAN
    A. Latar Belakang Masalah
    Bahasa memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Bahasa adalah bagian dari hidup manusia yang sangat membantu aktivitas. Bahasa daerah merupakan bahasa Ibu yang mampu mendominasi penggunaan bahasa lain, sehingga interferensi bahasa pada dwibahasa sering terjadi pada saat berkomunikasi. Hal itu disebabkan oleh adanya kontak dua bahasa yang dikuasai, yaitu antara bahasa daerah atau bahasa Ibu (BI) dengan bahasa persatuan atau bahasa Indonesia (B2).
    Interferensi terjadi pada beberapa bidang bahasa yaitu bidang fonologi, morfologi dan sintaksis. Interferensi juga bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, misalnya pada tenaga pengajar (guru) pada saat berlangsungnya proses belajar mengajar. Salah satunya adalah tenaga pengajar penutur bahasa Toraja. Berikut adalah contoh penggunaan bahasa oleh penutur bahasa Toraja pada saat berlangsungnya KBM :
    1. “Kemudian kalau menurut Lawa, itu proses pembelajaran itu tentang
    mempelajari
    tentang norma-norma”. Kalimat tersebut terdapat kesalahan berbahasa, yakni terjadinya ulangan kata.
    2. “Kemudian ada disitu pola-pola sosialisasi itu ada yang bersipat represif.”
    Pada kalimat tersebut terjadi kesalahan bahasa pada bidang fonologi, yakni
    terjadi penggantian fonem /f/ menjadi /p/ pada kata ‘bersifat’.

    E. Tujuan Penelitian
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk interferensi bahasa yang digunakan oleh penutur bahasa Toraja.
    F. Manfaat Penelitian
    Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut:
    1) Dapat memperjelas bentuk interferensi bahasa,
    2) Dapat dijadikan acuan penelitian selanjutnya.
    G. Penegasan Judul
    Judul penelitian ini adalah Penggunaan Bahasa Indonesia oleh Penutur Bahasa Toraja. Penegasan judul bertujuan untuk memperjelas maksud judul penelitian. Penegasan tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Penggunaan Bahasa Indonesia
    Penggunaan bahasa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah bahasa lisan yang penyampaiannya dilakukan dengan berbicara. Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
    2. Penutur Bahasa Toraja
    Orang-orang yang menggunakan bahasa Toraja. Bahasa Toraja adalah salah satu bahasa yang digunakan oleh suku Toraja yang bermukim di Bagian Utara Provinsi Sulawesi-Selatan.
    3. SDN013Tarakan
    SD N 013 yang dimaksud adalah salah satu sekolah negri yang terletak di Kampung Enam Tarakan Timur.

    H. Sistematika Penulisan
    Sistematika penulisan dilakukan untuk mengatur penyajian skripsi. Adapun sistematika penulisan skripsi ini sebagai berikut:
    Bab I pendahuluan. Bab ini berisikan latar belakang masalah , penegasan judul, dan sitematika penulisan
    Bab II landasan teori. Bab ini berisikan pengertian bahasa, fungsi bahasa, dan interferensi bahasa.
    Bab HI metode penelitian. Bab ini berisikan pengertian metode penelitian, variable penelitian, waktu dan lokasi penelitian, populasi dan teknik pengambilan sample, data dan sumber data, metode pengumpulan data, serta metose analis data.
    Bab IV pembahsan. Bab ini berisikan penyajian data, analisia data,dan hasil penelitian.
    Bab V penutup. Bab ini berisikan simpulan data dan saran-saran.

    10 Tanggapan

    1. bagaimana dengan bahasa toraja sendiri pak
      apakah mudah untuk mempelajarinya?
      salam :D

    2. bagus untuk bahan kuliah wawasan lingkungan ini
      terimakasih pak

    3. sukses sll pak, gini pak ni critanya sy lagi tertarik dgn bahasa toraja, gmn gak tiap hari aku ngumpulnya tmn2 asal toraja smua yg bisa aku lakukan cuma jadi pendengar gak biasa ngomong sedikitpun, meskipun kadang diajarin tp tetep gak bs hafal karna gak pnya catatanya alias kamus toraja, ada gak sih kamus bahasa toraja-indonesia kalo ada bolehkan di bagi2 ke saya, atau bs aku download dimn?

      mkasih … bye di tunggu ya??

    4. hayo siapa yang punya kamus toraja tolong bagi-bagi ilmunya

    5. bahannya lumayan membantulah… tapi kok tidak ada ya disinggung tentang pengertian interferensinya?

    6. Pemaparanya mudah dimengerti. cukup membantu saya dalam membuat tugas.

    7. TAE ARTINYA

    8. @agil: Ada Kamus Toraja – Indonesia, 1972. Sangat lengkap tapi sangat langkah.
      @SIMON: Tae’ bukan Tae. Tae’ artinya: 1) tidak, 2) tidak ada, 3) belum

    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

    Bergabunglah dengan 323 pengikut lainnya

    %d blogger menyukai ini: