PENGGUNAAN BAHASA DALAM SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) DI KALANGAN REMAJA KOTA TARAKAN

PENGGUNAAN BAHASA DALAM SHORT MESSAGE SERVICE (SMS)
DI KALANGAN REMAJA KOTA TARAKAN
(TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK)

Oleh:  Muhammad Ikram Syakir

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Bahasa
Bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat yang berupa bunyi suara atau tanda/isyarat atau lambang yang dikeluarkan oleh manusia untuk menyampaikan isi hatinya kepada manusia lain (Soekono, 1984:1). Menurut pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah bunyi suara beruapa lambang atau tanda yang dikeluarkan oleh manusia untuk menyampaikan informasi.
Bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat, berupa lambang bunyi ujaran, yang dihasilkan oleh alat ucap manusia (Keraf, 1990:1). Menurut pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang merupakan alat komunikasi antaranggota masyarakat berupa bentuk dan makna.
Chaer (2004:1) berpendapat bahwa bahasa adalah alat komunikasi dan alat interaksi yang hanya dimiliki oleh manusia. Menurut pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa bahasa merupakan suatu sistem yang berupa lambang dan bunyi bersifat arbitrer sebagai alat komunikasi.
Berdasarkan pendapat tersebut pada dasarnya menyatakan bahwa bahasa adalah alat komunikasi yang hanya dimiliki mahluk hidup yang disebut manusia. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa mahluk hidup yang lain tidak memiliki bahasa sebagai alat komunikasi.

B. Fungsi Bahasa
Fungsi bahasa seperti alat komunikasi dapat diperinci lebih lanjut dan dapat pula dikajakan balrwa bahasa memiliki fungsi (Keraf, 1991:3). Adapun fungsi bahasa sebagai berikut:
1. Fungsi Informasi
Yaitu uatuk menyampaikan informasi timbal-balik antar anggota masyarakat.
2. Fungsi Ekspresi diri
Yaitu untuk menyalurkan perasaan, sikap, dan tekanan-tekanan dalam diri pembicara seperti tampak dari kata ketukan atau tanda seru.
3. Fungsi Adaptasi dan Integrasi
Yaitu untuk menyesuaikan dan membaurkan diri dengan anggota masyarakat sekitar.
C. Pengertian Sosiolinguistik
Aslinda (2007:2) sosiolinguistik merupakan bidang ilmu antardisiplin yang mempelajari bahasa di dalam masyarakat. Kridalaksana dalam Rafiek (2005:1) mendefmisikan sosiolinguistik berdasarkan pendapat Fishman adalah ilmu yang mempelajari ciri dan berbagai variasi bahasa, serta hubungan di antara bahasanya dengan ciri dan fungsi itu dalam suatu masyarakat bahasa. Dengan demikian sosiolinguistik mempelajari hubungan variasi bahasa dan fungsi bahasa memilki makna tersendiri.
Bedasarkan beberapa pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa defmisi sosiolinguistik adalah ilmu yang mempelajari berbagai variasi bahasa dan fungsi bahasa di dalam masyarakat.

D. Variasi Bahasa
Aslindgf (2007:17) menyatakan bahwa variasi bahasa adalah bentuk-bentuk bagian atau varian dalam bahasa yang masing-masing memiliki pola yang menyerupai pola umum bahasa induksinya.
Chaer dan Agustina dalam Aslinda (2007:17) membedakan variasi bahasa antara lain : 1. Variasi bahasa dari segi penutur
Variasi dari segi penutur adalah variasi bahasa yang bersifat individu dan variasi bahasa dari kelompok individu yang jumlahnya relatif yang berada pada satu tempat wilayah atau area.
Variasi bahasa dari segi penutur dapat dibedakan menjadi:
a. Variasi bahasa idiolek, yaitu variasi bahasa yang bersifat perorangan. Menurut konsep
idiolek, setiap orang mempunyai variasi bahasanya atau idioleknya masing-masing.
Variasi idiolek ini berkenaan dengan warna suara, pilihan kata, gaya bahasa, susunan
kalimat dan sebagianya.
b. Variasi bahasa dialek, yaitu variasi bahasa dari sekelompok penutur yang jumlahnya
relativ, yang berada pada suatu tempat, wilayah atau area tertentu.
c. Variasi bahasa kronolek atau dialek temporal, yaitu variasi bahasa yang digunakan
oleh kelompok sosial pada masa tertentu.
d. Variasi bahasa sosiolek atau dialek sosial, yaitu variasi bahasa yang berkenaan dengan
status, golongan dan kelas sosial para para penuturnya.

g. Variasi bahasa tingkat golongan
Berkaitan dengan variasi bahasa berdasarkan tingkat golongan, status dan kelas sosial para penuturnya dikenal adanya variasi bahasa akrolek, basilek, vulgal, slang, kolokial, jargon, argot, dan ken. Adapun penjelasan tentang variasi bahasa tersebut adalah sebagai berikut:
1. akrolek adalah variasi sosial yang dianggap lebih tinggi atau lebih bergengsi dari
variasi sosial lainya misalnya: mami (panggilan untuk ibu);
2. basilek adalah variasi sosial yang dianggap kurang bergengsi atau bahkan
dipandang rendah;
3. vulgar adalah variasi sosial yang ciri-cirinya tampak pada pemakai bahasa yang
kurang terpelajar atau dari kalangan yang tidak berpendidikan, misalnya: sialan;
4. slang adalah variasi sosial yang bersifat khusus dan rahasia;
5. kolokial adalah variasi sosial yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yang
cenderung menyingkat kata karena bukan merupakan bahasa tulis. Misalnya dok
(dokter), prof (profesor), let (letnan), nda (tidak), dll;
6. jargon adalah variasi sosial yang digunakan secara terbatas oleh kelompok sosial
tertentu. Misalnya, para montir dengan istilah roda gila, didongkrak, dll;
7. argot adalah variasi sosial yang digunakan secara terbatas oleh profesi tertentu dan
bersifat rahasia. Misalnya, bahasa para pencuri dan tukang copet kaca mata artinya
polisi;

8. ken adalah variasi sosial yang bernada memelas, dibuat merengek-rengek penuh
dengan kepura-puraan. Misalnya, variasi bahasa para pengemis. h. Variasi bahasa dari segi penggunaan
Variasi bahasa berkenaan dengan pemakaian atau fimgsinya disebutfungsiolek atau register adalah variasi bahasa yang menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan atau bidang apa. i. Variasi bahasa dari segi sarana
Variasi bahasa dapat pula dilihat dari segi sarana atau jalur yang digunakan. Misalnya, telepon, telegraf, radio yang menunjukan adanya perbedaan dari variasi bahasa yang digunakan, salah satunya adalah ragam atau variasi bahasa lisan dan bahasa tulis yang pada kenyataannya menunjukan struktur yang tidak sama.
E. Fonologi
Adalah bagian dari tata bahasa atau ilmu yang mempelajari bunyi-bunyi ujaran suatu bahasa disebut fonologi (Keraf, 1990:19).
F. Morfologi
Morfologi Adalah bagian dari tata bahasa yang membicarakan bentuk kata (Keraf, 1990:40). Morfologi adalah cabang ilmu bahasa yang menyelidiki peristiwa-peristiwa umum mengenai seluk beluk bentuk kata terhadap fungsi (tugas) dan arti kata (Soekono, 1984:86). Berdasarkan pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa morfologi adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari tentang seluk beluk kata dan perubahannya.

G. Leksikal
Leksikal adalah bentuk ajektif yang diturunkan dari bentuk nomina leksikon (vokabuler, kosa kata, perbendaharaan kata) (Chaer, 1989:60). Leksikal mempelajari seluk beluk kata, ialah perbendaraan kata dalam suatu bahasa, pemakaian kata serta artinya seperti dipakai oleh pemakai bahasa (Ramlan, 2001:19). Berdasarkan pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa leksikal adalah seluk beluk kata dalam perbendaraaan kata dalam suatu bahasa.

Baca Artikel Lain

Bab 2 Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Siswa Kelas Iv SDN 005 Kampung Satu Tarakan Melalui Pendekatan Kontekstual;>>>> Baca

Bab I Penggunaan Ragam Bahasa Gaul Dikalangan Remaja Di Taman Oval Markoni Kota Tarakan;>>> Baca

Nilai Dan Sikap Serta Keterampilan Intelektual Personal Dan Sosial Dalam Kurikulum Ips Sd;>>>>>>>> Baca

Peranan Fisioterapi Dalam Gangguan Perkembangan Anak;>>>>>>>> Baca

Kumpulan Artikel yang lain;>>>>>>>>> Baca

2 Comments

  1. Ada benturan antara fungsi EYD dengan fungsi SMS sebagai sarana paling murah dan praktis dalam berkomunikasi. Untuk itu digunakanlah bahasa yang singkat dan praktis. Mengetik sesuai EYD cukup merepotkan karena bentuk keypad pada handphone yang kecil dan tidak memungkinkan untuk mengetik dengan sistem 10 jari .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s