Analisis Kesalahan Diksi pada Karangan Siswa Bab 1

ANALISIS KESALAHAN DIKSI PADA KARANGAN

SISWA KELAS V SD NEGERI 035 PAMUSIAN

TAHUN PEMBELAJARAN 2007/2008

Oleh Yuliana

(Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

 

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Bahasa terdiri atas beberapa tataran gramatikal antara lain kata, frase, klausa, dan kalimat. Kata merupakan tataran terendah Jan kalimat merupakan tataran tertinggi. Begitu pula ketika mengarang, kata merupakan kunci utama membentuk karangan. Oleh karena itu, sejumlah kata dalam Bahasa Indonesia harus dipahami agar ide maupun pesan seseorang dapat dimengerti. Dalam kenyataannya, kata-kata yang digunakan untuk berkomunikasi harus dipahami dalam konteks kalimat, alinea maupun wacana. Kata sebagai unsur bahasa, tidak dapat dipergunakan dengan sewenang-wenang. Akan tetapi, kata-kata tersebut harus mengikuti kaidah-kaidah yang benar.

Karangan dipelajari siswa di Sekolah Dasar meialui mata pelejaran bahasa. Penulisan karangan memerlukan pengetahuan urn urn yang cukup luas karena pada dasarnya mengarang adalah menyusun ribuan pikiran yang dituangkan dalam kalimat-kalimat yang di dalamnya teidapat rangkaian kata-kata. Karangan dikatakan baik kalau bahasanya tersusun baik serta ide yang diuraikan berurutan dengan pilihan kata yang tepat. Dengan demikian, orang yang membaca karangan itu akan dapat memahami jalan pikiran dan perasaan pengarang. Mengarang yang baik tidak akan datang dengan sendirinya karena mengarang atau menulis membutuhkan ketekunan, keuletan, dan latihan terprogram serta terpimpin agar tercapai tujuan yttng diinginkan.

Menulis merupakan kegiatan yang mampu menghasilkan ide-ide dalam bentuk tulisan secara terus-menerus dan teratur (produktif) dan mampu mengungkapkan gambaran, maksud, gagasan, perasaan (ekspresif). Oleh karena itu, keterampilan menulis atau mengarang membutuhkan grafologi, struktur bahasa, dan kosa kata. Salah satu unsur penting dalam mengarang adalah penguasaan kosa kata. Kosa kata merupakan bagian dari diksi.

Ketepatan diksi dalam suatu karangan merupakan hal yang tidak dapat diabaikan. Ketidaktepatan penggunaan diksi pasti menimbulkan ketidakjelasan makna.

Dengan demikian, mengarang merupakan salah satu materi yang harus dipelajari di Sekolah Dasar. Akan tetapi, penulis menemukan kelemahan-kelemahan, ketika menuangkan ide ataa gagasan masih banyak siswa yang belum mampu memilih kata (diksi) yang tepat. Hal ini juga terjadi pada siswa di SDN 035 Pamusian. Berdasarkan kenyataan tersebut, penulis berusaha untuk meneliti kesalahan diksi dalam karangan siswa di SDN 035 Pamusian, Tarakan.

B. Alasan Pemilihan Judul

Penulis memilih judul Analisis Kesalahan Diksi pada Karangan Siswa Kelas V SDN 035 Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, dsngan didasari atas pertimbangan sebagai berikut:

  1. masih banyak siswa yang belum mampu memilih diksi dalam karangan;

  2. diksi memegang peran penting dalam karangan sehingga perlu diteliti;

  3. sepengetahuan penulis belum pernah ada penelitiari sebelumnya
    mengenai kesalahan diksi pada karangan siswa terutama di SDN 035.

C. Pembatasan Masalah

Permasalahan dalam karangan siswa terdiri atas masalah pengembangan paragraf, cara menuangkan ide pokok, oenggunaan kalimat, dan diksi. Akan tetapi, dalam penelitian ini peniuis membatasi masalah pada kesalahan diksi saja. Adapun karangan yang dianalisis adalah karangan bebas. Hal ini dilakukan karena siswa kelas V SD belum dapat membedakan macam-macam karangan.

D. Perumusan Masalah

Bardasarkan batasan masalah yang telah dijelaskan, masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut, bagaimana kesalahan diksi pada karangan siswa kelas V SON 035 Pamusian, Tahun pembelajaran 2007/2008?

£. Tujuan Penelitian ,

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan diksi dalam karangan siswa Kelas V SON 035 Pair.ushn.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan penulis dalam penelitian ini untuk:

  1. mendorong siswa agar lebih giat menulis atau mengarang dengan
    menggunakan diksi secara tepat;

  2. memberikan sumbangan pemikiran kepada guru bahasa Indonesia agar
    lebih mampu dalam menggunakan diksi;

  3. digunakan sebagai alat pengukur potensi siswa dalam mengarang.

G. Penegasan judul

Judul dalam penelitian ini adalah Analisis Kesalahan Diksi pada Karangan Siswa kelas V SDN 035 Pamusian Tahun Pembelajaran 2007/2008. Penegasan judul sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman terhadap maksud judul penelitian. Adapun penegasan judul dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Analists

Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya yaitu sebab musabab, duduk perkaranya (KBBI, 2003: 37).

2. Kesalahan

Kesalahan maksudnya hal yang salah, kekeliruan dan !;ealpaan (KBBI, 2003: 982)

3. Diksi

Diksi adalah pilihan kata. Maksudnya kita memilih kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu (Arifm, 1987: 150).

4. Karangan

Karangan adalah hasil karangan cerita, buah pena dan ciptaan. (KBBI, 2003: 506)

5. Siswa

Siswa adalah murid terutama pada tingkat SDN atau peiajar (KBBI, 2003: 951) dalam penelitian ini siswa adalah siswa kelas V SDN 035 Pamusian, Tarakan Tengah .

6. Pamusian

Pamusian adalah nama salah satu kelurahan tepatnya di Kecamatan Tarakan Tengah. Pamusian merupakan tempat penelitian ini dilakukan oleh penulis tepatnya di SON 035 Tarakan.

7. Tahun Pembelajaran 2007/2008

Tahun pembelajaran 2007/2008 adalah waktu penelitian ini dilaksanakan,

tepai pada semester 1.

Berdasarkan deflnisi di atas, maksud judul penelitian ini adalah peneliti berusaha mempelajari dan menganalisis kesalahan diksi (pilihan kata) pada karangan siswa, khususnya siswa kelas V SON 035 Pamusian, Tarakan Tengah.

H. Sistematika Penulisan

Untuk mempermudah pemahaman skripsi ini, penulisan dalam penelitian ini disusun berdasarkan sistematika penulisan sebagai berikut.

Bab I Pendahuluan, terdiri atas latar belakang masalah, alasan pemilihan judul, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan penegasan judul.

Bab II Landasan Teori, terdiri atas tinjauan umum diksi, rambu-rambu pemilihan diksi yang meliputi: masalah situasi, medan makna, ragam bahasa, proses morfologis, dan gejala bahasa.

Bab III Metodologi Penelitian, terdiri atas pengertian metode penelitian, pendekatan penelitian, tempat penelitian, waktu penolitian, populasi dan sample, teknik pengumpulan data, dan tehnik analisis data.

Bab IV Analisis Data, terdiri atas deskripsi data dan analisis data.

Bab V Penutup, terdiri atas kesimpulan dan saran.

7 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s