Proses Pembelajaran di Kelas Tinggi

    PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS TINGGI


    Hakikat Proses Pembelajaran di Kelas Tinggi

  1. Anak usia kelas 4, 5, dan 6 secara kognitif berada pada tahap operasi konkret dan formal yang ditandai oleh kemampuan berfikir abstrak atau konseotual.

  2. Salah satu bentuk proses berfikir abstrak adalah berfikir hipotetis kemudian menguji hipotesis melalui percobaan atau eksperimen.

  3. Dari sisi perkembangan afektif anak usia kelas 4, 5, dan 6 berada dalam tahap rasa produktif dan rasa identitas.

  4. Wujud rasa produktif dan rasa identitas adalah menunjukkan kemauan dan kemampuan berinisiatif, untuk menghasilkan sesuatu secara mandiri.

  5. Kematangan afektif pada dasarnya merupakan hasil dari interaksi sisi biologis, personal dan sosial seseorang dalam suatu rentang waktu.

  6. Prinsip pembelajaran di kelas 4, 5, 6 ialah penciptaan suasana yang memung-kinkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berfikir abstrak, berinisiatif menghasilkan sesuatu secara mandiri.

  7. Kemampuan kognitif dan kualitas afektif antara lain emosi mempersyaratkan adanya pemberian suasana yang serasi dan sepadan.


    Ragam Model Pembelajaran di Kelas Tinggi

     

  1. Dalam pembelajaran di kelas tinggi dapat diterapkan model pembelajaran penelitian, kelompok interaktif, dan ceramah bervariasi.

  2. Model penelitian sangat potensial untuk mewngembangkan rasa ingin tahu, berfikir deduktif, berfikir induktif, berfikir kritis, berfikir kreatif, berfikir komperatif/kolistik, dan berfikir hipotetis.

  3. Prosedur dasar model penelitian adalah
    MASALAH –> HIPOTESIS –> DATA –> KESIMPULAN

  4. Model kelompok interaktif sangat potensial mengembangkan keterampilan berkomunikasi, inisiatif, dan kreativitas, dan sinergi.

  5. Model kelompok interaktif yang dapat digunakan di kelas tinggi antara lain membaca berpasangan, kelompok pendukung, latihan keterampilan bersama, tugas rumah kelompok, dan sajian situasi.

  6. Model ceramah bervariasi termasuk ke dalam pendekatan ekspositori dengan ciri utama adanya komunikasi verbal. Ada 5 model ceramah yang dapat dipakai di kelas tinggi yakni ceramah tanya jawab, ceramah audio-visual, ceramah demonstrasi, ceramah mini, dan ceramah interaktif.


    Penerapan Ragam Metode mengajar di Kelas Tinggi

     

  1. Misi pokok pembelajaran adalah mewujudkan proses belajar yang bermakna.

  2. Perilaku guru yang menunjang proses belajar yang efektif antara lain sajian yang jernih, bervariasi, dan fleksibel berorientasi pencapaian tujuan pemanfaatan waktu yang efektif untuk kegiatan akademis.

  3. Selain itu guru sayogyanya memiliki sistem aturan kelas, menguasai kelas, penugasan yang menarik, bermakna dan mudah diselesaikan, seefisien dalam pengarahan menggunakan banyak sumber dan cepat mengatasi perilaku menyimpang.

  4. Dari sisi siswa harus diupayakan agar mereka percaya diri, siap, aktif, motivatif, komunikatif, dan trengginas.

Sumber : Buku Strategi Belajar Mengajar oleh Udin S. Winataputra

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s