Contoh Proposal PTK

Diklat Teknis

Penelitian Tindakan Kelas

Guru PLB

Disajikan Oleh : Budi Susetyo

Direktorat Pendidikan Luar Biasa

2005

SISTEMATIKA PROPOSAL PTK

  1. JUDUL

Judul PTK hendaknya dinyatakan dengan akurat dan padat permasalahan serta bentuk tindakan yang dilakukan peneliti sebagai upaya pemecahan masalah. Formulasi judul hendaknya singkat, jelas, dan sederhana namun secara tersirat telah menampilkan sosok PTK bukan sosok penelitian formal.

  1. LATAR BELAKANG MASALAH

Dalam latar belakang permasalahan ini hendaknya diuraikan urgensi penanganan permasalahan yang diajukan itu melalui PTK. Untuk itu, harus ditunjukkkan fakta – fakta yang mendukung, baik yang berasal dari pengamatan guru selama ini maupun dari kajian pustaka. Dukungan berupa hasil penelitian –penelitian terdahulu, apabila ada juga akan lebih mengokohkan argumentasi mengenai urgensi serta signifikansi permasalahan yang akan ditangani melalui PTK yang diusulkan itu. Karakteristik khas PTK yang berbeda dari penelitian formal hendaknya tercermin dalam uraian di bagian ini.

  1. PERMASALAHAN

Permasalahan yang diusulkan untuk ditangani melalui PTK itu dijabarkan secara lebih rinci dalam bagian ini. Masalah hendaknya benar – benar di angkat dari masalah keseharian di sekolah yang memang layak dan perlu diselesaikan melalui PTK. Sebaliknya permasalahan yang dimaksud seyogyanya bukan permasalahan yang secara teknis metodologik di luar jangkauan PTK. Uraian permasalahan yang ada hendaknya didahului oleh identifikasi masalah, yang dilanjutkan dengan analisis masalah serta diikuti dengan refleksi awal sehingga gambaran permasalahan yang perlu di tangani itu nampak menjadi perumusan masalah tersebut. Dalam bagian ini dikunci dengan perumusan masalah tersebut. Dalam bagian inipun, sosok PTK harus secara konsisten tertampilkan.

  1. CARA PEMECAHAN MASALAH

Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif pemecahan yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap yang bertolak dari hasil analisis masalah. Disamping itu, juga harus terbayangkan kemungkinan kemanfaatan hasil pemecahan masalah dalam rangka pembenahan dan/atau peningkatan implementasi program pembelajaran dan/atau berbagai program sekolah lainnya.Juga harus dicermati artikulasi kemanfaatan PTK berbeda dari kemanfaatan penelitian formal.

  1. TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN

Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas.paparkan sasaran antara dan akhir tindakan perbaikan.perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian – bagian sebelumnya. Dengan sendirinya,artikulasi tujuan PTK berbeda dari tujuan formal. Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPA melalaui penerapan strategi PBM yang baru, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mengajar dan sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi PBM baru bukan merupakan rumusan tujuan PTK. Selanjutnya ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara obyektif.Syukur apabila juga dapat dikuantifikasikan.

Disamping tujuan PTK, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian. Dalam hubungan ini, perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan – keuntungan yang dijanjikan, khususnya bagi siswa sebagai pewaris langsung (direct beneficiaries) hasil PTK, di samping bagi guru pelaksana PTK, bagi rekan – rekan guru lainnya serta bagi para dosen LPTK sebagai pendidik guru. Berbeda dari konteks penelitian formal, kemanfaatan bagi pengembangan ilmu. Teknologi dan seni tidak merupakan prioritas dalam konteks PTK, meskipun kemungkinan kehadirannya tidak ditolak.

 

  1. KERANGKA TEORETIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN

Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik dan/atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan kajian baik pengalaman peneliti pelakju PTK sendiri nyang relevan maupun pelaku – pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logic dan teoretik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Aras kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan.

  1. RENCANA PENELITIAN

  1. Setting penelitian dan karakteristik subjek penelitian

Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita. Latar belakang sosial ekonomi yang mungkin relevan dengan permasalahan,tingkat kemampuan dan lain sebagainya. Aspek substantive permasalahan seperti Matematika kelas II SMPLB atau bahasa inggris kelas III SMLB, juga dikemukakan pada bagian ini.

  1. Variabel yang diselidiki

Pada bagian ini ditentukan variabel – variabel penelitian yang dijadikan titik – titik incar untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran, sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya; (2) variabel proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya, guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar di kelas, dan sebagainya, dan (3) varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

  1. Rencana Tindakan

Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan pembelajaran, seperti :

    1. Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang diprakarsai seperti penetapan entry behavior. Pelancaran tes diagnostic untuk menspesifikasi masalah. Pembuatan scenario pembelajaran, pengadaan alat – alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain – lin yang terkait bdengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping itu juga diuraikan alternative – alternative solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah. Format kemitraan antara guru dengan dosen LPTK juga dikemukakan pada bagian ini.

    2. Implementasi Tindakan yaitu deskripsi tindakan yang akan di gelar. Scenario kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan.

    3. Observasi dan Interpretasi yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang dirancang.

    4. Analisis dan Refleksi yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan daur berikutnya.

  1. Data dan cara pengumpilannya

Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya.

Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan juga harus diuraikan dengan jelas seperti melalui pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas (analisis sosiometrik), pengukuran hasil belajar dengan berbagai prosedur asesmen dan sebagainya.selanjutnya dalam prosedur pengumpulan data PTK ini tidak boleh dilupakan bahwa sebagai pelaku PTK, Para guru juga harus aktif sebagai pengumoul data, bukan semata – mata sebagai sumber data.

Akhirnya semu teknologi pengumpulan data yang digunakan harus mendapat penilaian kelaikan yang cermat dalam konteks PTK yang khas itu. Sebab meskipun mungkin saja memang menjanjikan mutu rekaman yang jauh lebih baik. Penggunaan teknologi perekaman data yang canggih dapat saja terganjal keras pada tahap tayang ulang dalam rangka analisis dan interpretasi data.

  1. Indikator kinerja

Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (njumlah jenis dan atau tingkat kegawatan)miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.

  1. Tim peneliti dan tugasnya

Pada bagian ini hendaknya dicantumakan nama – nama anggota tim peneliti dan uraian tugas peran setiap anggota tim peneliti serta jam kerja yang dialokasikan setiap minggu untuk kegiatan penelitian.

  1. JADWAL PENELITIAN

Jadwal kegiatan penelitian disusun dalam matriks yang menggambarkan urutan kegiatan dari awal sampai akhir.

  1. RENCANA ANGGARAN

  1. Komponen – komponen pembiayaan

Rencana anggaran meliputi kebutuhan dukungan financial untuk tahap persiapan pelaksanan penelitian, dan pelaporan.

Secara lebih rinci, pembiayaan yang termasuk dalam setiap bidang adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan

Kegiatan persiapan antara lain meliputi pertemuan anggota tim peneliti untuk menetapkan jadwal penelitian dan pembagian kerja, menyusun instrument penelitian, menetapkan format pengumpulan data, menetapkan teknik analisis data, dan sebagainya.

  1. Kegiatan operasional di lapangan

Dalam kegiatan operasional dapat tercakup antara lain pelancaran tes diagnostic dan analisis hasilnya, gladi resik implementasi tindakan, perbaikan, pelaksanaan tindakan perbaikan, observasi dan interpretasi pelaksanaan tindakan perbaikan, pertemuan refleksi, perencanaan tindakan ulang, dan sebagainya.

  1. Penyusunan Laporan Hasil PTK

Pembiayaan yang termasuk dalam bagian ini adalah penyusunan konsep laporan, review konsep laporan, penyusunan konsep laporan akhir. Seminar local hasil penelitian, seminar nasional hasil penelitian, dan sebagainya. Juga termasuk dalam pembiayaan adalah penggandaan dan pengiriman laporan hasil PTK, serta pembuatan artikel hasil PTK dalm bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

  1. Cara Merinci Kegiatan dan Pembiayaan

Biaya penelitian harus dirinci berdasarkan kegiatan operasional yang dijabarkan dari metodologi yang dikemukakan. Agar dapat dihitung biayanya, kegiatan operasional itu harus jelas namanya, tempatnya, lamanya, jumlah pesertanya. Sarana yang diperlukan dan output yang diharapkan.

    1. Beberapa patokan pembiayaan satuan kegiatan penelitian

    1. Honorarium

  1. Ketua Peneliti

  2. Anggota tim peneliti

  3. Tenaga Administrasi

Besarnya honorarium tergantung pada sumber pandanaan

    1. Bahan dan Peralatan penelitian

  1. Bahan habis pakai

  2. Alat habis

  3. Sewa alat

    1. Perjalanan

  1. Biaya perjalanan sesuai dengan ketentuan

  2. Transportasi local sesuai harga setempat

  3. Lumpsum termasuk konsumsi sesuai dengan ketentuan

  4. Monitoring dari PGSM minimal untuk satu orang, satu kali, selama dua hari

  5. Konsultasi ketua tim peneliti ke PGSM selama dua hari

    1. Laporan Penelitian

  1. Penggandaan

  2. Penyusuinan artikel berbahasa Indonesia dan inggris

  3. Pengiriman

    1. Seminar

  1. Seminar lokal, konsumsi sesuai harga setempat, biaya penyelenggaraan sesuai dengan harga setempat

  2. Seminar nasionala minimal untuk dua orang (satu dosen LPTK dan satu guru pelaku PTK)

  1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad pengarang . hendaknya pustaka benar – benar relevan dan sungguh – sungguh dipergunakan dalam penelitian.

LAMPIRAN DAN LAIN – LAIN

Bagian lampiran dapat berisi curriculum vitae ketua dan para anggota tim inti. Curriculum vitae tersebut memuat identitas ketua anggota tim peneliti, riwayat pendidikan, pelatihan di bidang penelitian yang telah pernah diikuti, baik sebagai penatar/pelatih maupun sebagai peserta, dan pengalaman dalam penelitian termasuk di PTK.

Hal – hal lain yang dapat memperjelas karakteristik kancah PTK yang diusulkan dapat disertakan dalam usulan penelitian ini.

Proposal PTK

PENGGUNAAN CD PENGAJARAN BICARA SEBAGI SUPLEMEN

UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM

PRAKTEK PENGAJARAN BICARA KONSONAN S

PADA ANAK TUNARUNGU

 

Disusun Oleh :

Budi Susetyo,dkk

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2005

    1. Judul Penelitian :

Penggunaan CD pengajaran bicara sebagai suplemen untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam praktek pengajaran bicara konsonan S pada anak Tunarungu

    1. Latar Belakang

Mata kuliah artikulasi merupakan mata kuliah yang khusus diberikan pada mahasiswa spesialisasai anak tunarungu. Mata kuliah ini mempunyai dua aspek sasaran yang ingin dicapai yaitu pengetahuan tentang cara – cara pengajaran bicara dan keterampilan dalam memperbaiki serta membentuk bicara pada anak tunarungu.

Mata kuliah artikulasi I berisikan konsep – konsep dasar pembinaan bicara pada ank tunarungu. Oleh karena itu pada mata kuliah artikulasi I lebih menekankan pada aspek kognitif. Pengetahuan diperlukan sebagai dasar dalam mealkukan perbaikan bicara pada anak tunarungu. Sedangkan mata kuliah artikulasi II lebih menekankan pada praktek penanganan bicara anak tunarungu. Oleh karena itu aspek keterampilan mahasiswa dalam menangani anak tunarungu lebih ditekankan.

Mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan artikulasi belum menunjukkkan hasil yang memuaskan terutama dalam praktek penanganan dan pembentukan bicara pada anak tunarungu. Hal ini tampak dari hasil yang diberikan mahasiswa setelah melakukan praktek di lapangan. Pada umumnya mereka mengalami kesulitan, sehingga dalam menagani dan memperbaiki bicara belum memuaskan. Kondisi semacam ini jika dianalisis banyak faktor penyebabnya salah satunya terbatasnya kemampuan mahasiswa dalam menggunakan audio visual dalam pengajaran konsonan S pada anak tunarungu.

Menyadari banyak faktor yang dapat menjadi penyebab terjadinya kekurang berhasilan, maka dalam pembelajaran mata kuliah artikulasi perlu dikaji faktor utama yang memungkinkan sebagai penyebab kesulitan yang dihadapi mahasiswa. Melalui pengkajian dapat ditemukan dan sekaligus ditentuakn langkah – langkah untuk memperbaikinya. Berbagai upaya telah dilakukan dalam memperbaiki system perkuliahan antara lain dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium semaksimal mungkin untuk simulasi, perubahan penyampaian materi perkuliahan, penambahan waktu praktek lapangan. Beberapa usaha telah dilakukan, tetapi belum menunjukkan hasil yang memuaskan, terutam adlam keterampilan memperbaiki bicara anak. Atas dasar kenyataan yang demikian, maka perlu dicari alternative lainnya dengan melakukan inovasi –inovasi baik dalam metode penyampaian maupun penggunaan fasilitas laboratorium serta pemanfaatan multi media untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menangani permasalahan bicara terutama pembentukan konsonan S pada anak Tunarungu yang tidak dapat bicara.

Peningkatan kualitas mahasiswa dapat dilakukan melalui peningkatan kemampuan dalam bidang pengetahuan dan bidang keterampilan. Peningkatan dalam bidang pengetahuan dapat dilakukan dengan mengkaji berbagai literature, memperhatikan perkuliahan dosen di kelas dan sebagainya. Peningkatan dalam bidang keterampilan perlua adanya praktek dalam penanganan dan pembentukan bicara pada subyek yang sesungguhnya yaitu anak tunarungu. Kemampuan dalam bidang keterampilan perlu dilakukan secara sendiri –sendiri oleh mahasiswa dengan praktek di lapangan. Penguasaan pengetahuan secara teoritis diperlukan sebagai media untuk menguasai keterampilan secara praktis. Satu kelemahan yang sering terjadi khususnya mahasiswa adalah penguasaan pada bidang keterampilan atau pada aplikasi di lapangan. Penggunaan audio visual dalam praktek pembentukan konsonan S pada anak tunarungu selama ini belum banyak dilakukan oleh mahasiswa.

    1. Perumusan masalah

Permasalahan yang terjadi pada mata kuliah artikulasi yaitu tidak adanya subyek (anak tunarungu) untuk praktek di dalam kampus. Untuk mengatasi permasalahan diatas dilakukan praktek di berbagai SLB-B. Dengan demikian waktu pertemuan dalam pengajaran bicara sangat terbatas, sehingga menyulitkan mahasiswa untuk trampil melakukan perbaikan bicara pada anak. Untuk itu perlu dilakukan inovasi – inovasi dalam perkuliahan, sehingga kemampuan mahasiswa dalam praktek pembentukan konsonan/vocal dapat meningkat. Inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran yaitu memanfaatkan fasilitas yang dimiliki jurusan dan teknologi multi media semaksimal mungkin dalam proses pembelajaran. Adapun inovasi yang dipilih dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penggunaan audio visual sebagai sarana pembelajaran. Dengan demikian diharapkan kesulitan mahasiswa dalampraktek pembentukan bicara yaitu konsonan S pada anak tunarungu dapat teratasi seefektif dan efisien mungkin.

    1. Cara Pemecahan Masalah

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yaitu melakukan percobaan – percobaan dengan memggunakan media CD pembelajaran bicara yang dilakukan di laboratorium/kelas yang diberikan tentang teknik – teknik perbaikan bicara. Adapun langkah – langkah sebagai berikut :

  1. Penyiapan dengan menyusun rencana topic materi sesuai dengan tingkat kesulitan pada masing – masing konsonan maupun vocal.

  2. Memperlihatkan kepada mahasiswa masing – masing teknik dalam memperbaiki bicara lengkap dengan penggunaan berbagai sarana pembelajaran dan peralatan peraga yang di perlukan.

  3. Melakukan diskusi tentang berbagai teknik perbaikan bicara.

  4. Mengumpulakan dan menganalisis data.

Untuk lebih jelasnya, maka desain inovasi yang digunakan dalam pembelajaran dapat dilihat pada bagian di bawah ini :

Bagan desain pembelajaran artikulasi II dengan CD pembelajaran bicara

Materi Perkuliahan teori dan Praktek

Analiss hasil praktek 2 dari perekaman audio visual dan diskusi dalam rangka perbaikan praktek berikutnya

Analisis hasil praktek 1 dari perekaman audio visual dan diskusi dalam rangka perbaikan praktek

  1. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan penelitian adalah menemukan pembelajaran yang efektif dan efisien dalam pembentukan bicara pada konsonan S pada anak tunarungu.

  1. Kontribusi/Manfaat Penelitian

Kontribusi yang ingin dicapai adalah bertambahnya wawasan pengetahuan dalam bidang pendidikan, khususnya dalam pendidikan luar biasa serta dapat diaplikasi secara praktis di lapangan dan di kelas sebagai salah satu bentuk pembelajaran di ruang kuliah, sehingga mahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam pembentukan konsonan S. dengan demikian inovasi yang telah ditemukan dapat digunakan dalam pengajaran bicara yaitu pembentukan konsonan S pada siswa tunarungu.

  1. Tinjauan Pustaka dan Hipotesis Tindakan

  1. Tinjauan Pustaka

  1. Pembelajaran bicara (konsonan s)

Belajar adalah kegiatan para siswa, baik dengan bimbingan guru atau dengan usaha sendiri. Pendidik berusaha membantu agar siswa belajar lebih terarah, cepat, lancer, dan berhasil baik. Atau istilah lain dengan membelajarkan siswa. Pembelajaran agar berhasil perlu dilaksanakan ssistematis, secara bulat dengan mempertimbangkan segala aspek.

Sebelum mengenal pembelajaran secara khusus perlu mengenal pembelajaran secara umum. Pembelajaran di dalam kelas baik secara klasikal atau individual dibutuhkan adanya model pembelajaran. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu pengertian model secara umum. Model dalam kehidupan sehari – hari merupakan suatu pola yang di contoh, baik dalam bentuk fisik suatu hasil kerja atu suatu pola tertentu menghasilkan perilaku belajar yang baik. Model pembelajaran merupakan penyederhanaan dari hubungan berbagai komponen yang ada dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Komponen – komponen pembelajaran meliputi : metode belajar, sarana dan prasarana, guru, siswa, kurikulum, alat evaluasi, dan sebagainya. Menurut Zamroni, (1988:79), mengatakan model merupakan inti dari teori dalam bentuk sederhana , sehingga mudah dibaca dan dipahami. Sedangkan menurut Winardi (1986:53-55), mengatakan ada tiga cara untuk menyatakan model, yaitu : (1) secara verbal menerangkan dengan kata – kata, (2) secara grafis yaitu menerangkan dengan menyajikan diagram, dan (3) secara matematis pada ilmu pasti.

Ada beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar pada anak tunarungu yaitu :

  1. Prinsip Bimbingan

Bimbingan dapat diartikan suatu proses bantuan atau tuntutan terhadap individu melalui usahanya sendiri untuk menemukan dan mengembangkan kemampuannya agar memperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan sosial. Layanan pengajaran merupakan bantuan kepada siswa dalam mengatasi kesulitan – kesulitan dalam kegiatan pengajaran sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuannya secara optimal.

  1. Prinsip Pengayaan

Pengayaan dalam pembelajaran dimaksudkan dengan adanya pengayaan pada kurikulum yang dipelajari oleh siswa. Kemampuan siswa dapat ditingkatkan melalui perluasan kurikulum yang dipelajari akan mengakibatkan pengetahuan mahasiswa semakin luas dan mendetail. Pengayaan kurikulum dilakukan melalui tiga pendekatan yaitu : berorientasi pada proses, berorientasi pada konten, materi yang harus dipelajari, dan berorientasi pada produk atau hasil.

  1. Belajar Tuntas

Belajar tuntas merupakan suatu system belajar yang mengharapkan sebagian besar siswa tujuan (basic learning objective) tertentu secara tuntas. Penguasaan terhadap tujuan sehingga dapat dikatakan tuntas memiliki standar tertentu sesuai dengan tuntutan masing – masing tujuan yang hendak dicapai. Pencapaian standar dalam belajar tuntas pada umumnya para siswa diharapkan minimal menguasai 85 % dari jumlah populasi peserta didik dan dari 85 % siswa harus menguasai sekurang – kurangnya 75 % tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

  1. Individu dalam proses pembelajaran

Individu sebagai peserta dalam proses pembelajaran memilikiperbedaan antara individu yang satu dengan yamg lainnya dalam berbagai hal, yaitu : waktu dan irama perkembanagan , motif, intelegensi, dan emosi, kecepatan belajar, dan pembawaan dan lingkungan. Perbedaan – perbedaan tersebut dalam individu akan mengakibatkan hasil belajar yang dicapai akan berbeda – beda pula. Oleh karena itu dalam pembelajaran pendidik bertugas memberikan pelayanan yang tepat dan menyediakan waktu yang cukup, sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai semaksimal mungkin oleh siswa.

  1. Media (Alat Bantu) dalam pembelajaran

Bahan pengajaran adalah seperangkat materi keilmuan yang terdiri atas fakta, konsep, prinsip, generalisasi suatu ilmu pengetahuan yang bersumber dari kurikulum dan dapat menunjang tercapainya tujuan pengajaran. Metodologi pengajaran adalah metode dan teknik yang digunakan dalam melakukan interaksinya dengan siswa agar bahan pengajaran sampai kepaad siswa, sehingga siswa menguasai tujuan pengajaran.

Dalam metodologi ada dua aspek yang paling menonjol, yaitu metode mengajar dan media pengajaran sebagai alat bantu mengajar. Sedangkan penilaian adalh alat untuk mengukur atau menentukan taraf tercapai tidaknya suatu tujuan pengajaran.

P

Penetapan Isi dan Metoda

Guru dengan Media

Siswa

ola pembelajaran yang memanfaatkan media pembelajarn yang memanfaatkan media pembelajaran sebagai sumber – sumber di samping guru dapat digambarkan sebagai berikut :

Tujuan

Gambar 2.1 Pola pembelajaran dibantu media (Arifin,2000)

Dalam praktek pembelajaran sebenarnya tidak ada pola yang kaku antar komponen pembelajaran. Pola kombinasi yang lengkap dapat digambarkan sebagai berikut :

Salah satu gambar yang paling banyak dijadikan acuan sebagai landasan teori penggunaan media dalam proses belajar adalah Dale’s Cone of Experience (Kerucut Pengalaman dale). Kerucut ini merupakan elaborasi yang rinci dari konsep tiga tigkatan pengalaman yang dikemukakan oleh bruner. Hasil belajar seseorang diperoleh mulai dari pengalaman langsung (konkret), kenyataan yang ada di lingkungan kehidupan seseorang kemudian melalui benda tiruan sampai kepada lambing verbal (abstrak). Semakin diatas puncak kerucut semakin abstrak media penyampai pesan itu. Perlu dicatat bahwa urut – urutan ini tidak berarti prosesw belajar dan interaksi mengajar belajar harus selalu dimulai dari pengalaman langsung, tetapi dimulai dengan jenis pengalaman yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kelompok siswa yang dihadapi mempertimbangkan situasi belajarnya.

Gambar 2.3 Kerucut Pengalaman Edgar Dale (Hamalik, 1994)

Dasar pengembanagan kerucut di atas bukanlah tingkat kesulitan, melainkan tingkat keabstrakan, jumlah jenis indera yang turut serta selama penerimaan isi pengajaran atau pesan. Pengalaman langsung akan memberikan kesan paling utuh dan paling bermakna mengenai informasi dan gagasan yang terkandung dalam pengalaman itu, oleh karena melibatkan indera pengluhatan, pendengaran, perasaan, penciuman, dan peraba. Ini dikenal dengan Learning by doing karena memberi dampak langsung terhadap pemerolehan dan pertumbuhan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa.

    1. Penggunaan Komputer dalam Pembelajaran

Teknologi informasi (TI) merupakan salah satu bagian teknologi yang berkembang dengan pesat dan aplikasinya sangat luas dewasa ini.aplikasi TI yang nyata misalnya dengan hadirnya multimedia dan web, dalam bidang pendidikan yang melahirkan terobosan baru dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses pembelajaran.

Komputer telah diterapkan dalam bidang pendidikan semenjak awal perkembangannya. Walaupun sangat bersifat administrative yaitu berupa pembuatan aplikasi database dan komputerisasi, namun dalam bentuk yang awal tersebut sudah mulai memasuki aspek pendidikan yang manual dan modul kerja sampai pada bentuk simulasi sederhana dalam suatu proses misalnya dalam kegiatan industri, penelitian dan administrasi.

Berkembangnya hardwere komputer dalam 2 dekade terkhir dari mainframe yang mahal sampai PC dalam bentuk sekarang yang kemampuannya secara bertahap telah meningkat drastis, memungkinkan penggunaan komputer dalam pendidikan paad berbagai bentuknya, seperti yang paling akhir ini, pendidikan jarak jauh lewat internet dan softwere pengajaran berbagai bidang studi dalam bentuk CD softwere multimedia yang memuat animasi, film, gambar, musik dan suara yang interaktif.

Pengajaran dengan bantuan komputer dikembangkan dari model belajar terprograma (programmed instruction). Belajar terprograma ini merupakan istilah umu pada system belajar yang berbeda untuk tingkat – tingkat berbeda pula. Penekanannya terletak paad perlunya respon dengan tujuan untuk pembentukan hasil belajar melalui control dari feedback atau reinforcement (pemberian support yang akan berpengaruh pada psikologis siswa)

    1. Multimedia dalam pembelajaran bicara

Penggunaan komputer dalam pembelajaran kimia sebenarnya sudah ada sejak beberapa decade terakhir. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, buku – buku teks banyak dilengkapi dengan softwere (multimedia) yang merupakan suplemen materi. Suplemen tersebut biasanya berisikan hal – hal yang tidak dapat dihadirkan langsung oleh buku, misalnya peristiwa – peristiwa yang terjadi secara kebetualn atau sengaja dilakukan.

Penggunaan multimedia dalam pembelajaran bicara belum banyak diteliti, sehingga hasilnya belum banyak dipublikasikan. Namun pada beberapa penelitian di bidang lain menunjukkan bahwa penggunaan multimedia tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep – konsep (sanger,2001)

Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahn besar tersebut ialah dengan memanfaatkan multimedia yang dapat mempresentasikan semua domain berpikir dalm pembelajaran bicara. Multimedia tersebut haruslah memfasilitasi mahasiswa untuk berpikir baik dari segi konsep maupun praktis.

Penggunan alat bantu pengajaran sangat membantu mahasiswa peserta didik CD pembelajaran bicara merupakan salah satu alat bantu pembelajaran memiliki peranan yang sangat membantu dalam menjelaskan hal – hal abstrak menjadi jelas dan sederhana serta lebih efisien dalam waktu. Melalui multimedia dapat dipergunakan untuk menganalisis kegiatan praktek yang dilakukan oleh masing – masing mahasiswa. Dengan audio visual dapat dilakukan analisis pada kegiatan pembelajaran yang kemudian dapat dilakukan berbagai analisis dari kelebihan dan atau kesalahan yng dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan bicara anak tunarungu. Melalaui analisis tersebut, hasil praktek yang telah direkam, dapat diketahui mana yang perlu perbaikan jika terjadi kesalahan dalam praktek. Proses pembelajaran selanjutnya berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan demikian hasil yang diharapkan akan lebih baik. Pengajaran bicara, paad anak tunarungu sangat diperlikan adanya peralatan bantu yang memadai, karenha anak tersebut telah memiliki permasalahan dalam pendengarannya.

    1. Tunarungu dan permasalahannya

  1. Pengertian

Tunarungu adalah peristilahan secara umum yang diberikan kepada anak yang mengalami kehilangan/gangguan pendengaran, sehingga ia mengalami gangguan dalam melaksanakan kehidupan sehari – hari. Secara garis besar tunarungu dibedakan menjadi dua yaitu tuli dan kurang dengar. Menurut Smith, M (1975:392-394); tuli bilaman mengalami kerusakan pendengarannya dalam taraf yang berat sehingga pendengarannya tidak berfungsi. Kurang dengan bilamana ia mengalami kerusakan pendengarannya dalam taraf yang berat, sehingga pendengarannya tidak berfungsi. Kurang dengan bilaman ia mengalami kerusakan pendengaran, tetapi alat pendengarannya masih berfungsi.

  1. Karakteristik Tunarungu

Ada beberapa karakteristik tunarungu yaitu :

  1. Intelegensi

Karakteristik dalam segi intelegensi, secara potensial tidak berbeda dengan anak normal pada umumnya; ada yang pandai, sedang, dan bodoh. Namun demikian secara fungsional intelegensi mereka berada di bawah anak normal. Hal ini disebabkan karena kesulitan dalam memahami bahasa.

  1. Emosi dan sosial

Keterbatasan yang terjadi dalm berkomunikasi pada tuanrungu mengakibatkan perasaan terasing dari lingkungannya. Tunarungu mampu melihat semua kejadian, akan tetapi tidak mampu untuk memahami danmengikuti secra menyeluruh, sehingga menimbulkan emosi yang tidak stabil, mudah curiga dan kurang percaya pada diri sendiri. Dalam pergaulan cenderung memisahkan diri terutama dengan orang normal, hal ini disebabkan keterbatasan dalam berkomunikasi secara lisan.

  1. Bahasa dan Bicara

Tunarungu dalam segi bahasa dan bicara mengalami hambatan, hal ini disebabkan adanya hubungan yang erat antara bahasa dan bicara denagn ketajaman pendengaran, mengingat bahasa dan bicara merupakan hasil dari proses peniruan. Sehingga tunarungu dalam segi bahasa yang dimiliki ciri yang khas yaitu sangat terbatas dalam kosa kata, sulit mengartikan arti kiasan, kata – kata yang abstrak.

  1. Media Komunikasi Tunarungu dalam Belajar

Media komunikasi tunarungu ada tiga yaitu : oral, isyarat, dan komunikasi total.

  1. Media oral

Media yang digunakan tunarungu dalam belajar menggunakan bicara. Proses belajar mengajar yang diberikan oleh guru kepada tunarungu menggunakan media bicara sebagaimana proses pembelajaran pada anak normal dalam mengikuti pelajaran di kelas. Sebagai konsekuensi logis dalam menggunakan media oral yaitu guru harus mengajarkan bicara ada tunarungu.

  1. Media Isyarat

Media yang digunakan oleh guru dalm proses pembelajaran menggunakan isyarat – isyarat sebagai pengganti kata huruf, tidak menggunakan media bicara.Isyarat yang digunakan kadang – kadang masih bersifat lokal sehingga sulit untuk berkomunikasi dengan sesame tunarungu di tempat lain. Untuk mengatasi masalah tersebut telah disusun kamus isyarat bahasa Indonesia. Oleh karena itu semua tunarungu harus belajar isyarat tersebut.

  1. Media komunikasi total

Komunikasi total merupakan perpaduan dari kedua media yang terdahulu. Media ini digunakan secara bersama – sama dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. Dengan harapan bila siswa tidak mengerti dari bentuk ucapannya, diharapkan siswa dapat mengerti melalui isyaratnya. Untuk itu tunarungu harus belajar bicara dan belajar isyarat.

  1. Metode pengajaran yang efektif bagi tunarungu

Untuk menentukan metode yang efektif bagi tunarungu, langkah yang pertama adalah memahami segala karakteristik tunarungu terutama dalam segi bahasa dan langkah yang kedua adalah ciri khas tunarungu adalah visual/pemata. Dalam pembelajaran tidak perlu menggunakan kata – kata yang sulit untuk dipahami tunarungu, apalagi menggunakan kata yang abstrak, tetapi menggunakan kata – kata yang singkat, jelas dan nyata (jika memungkinkan). Dalam proses pembelajaran segala sesuatu yang diucapkan guru atau diisyaratkan harus berada di jangkauan mata (dapat dilihat) tuanrungu, jika tidak dapat dilihat oleh anak tunarungu maka pembelajaran tidak ada manfaatnya.

  1. Hipotesis Tindakan

Berdasarkan uraian dari pengertian belajar, model pembelajaran, prinsip – prinsip belajar dan individu sebagai peserta didik maka kegiatan pembelajaran diperlukan adanya keterpaduan diantara komponen dalam belajar. Keterpadauan ini berlaku disemua jenjang pendidikan termasuk di sekilah luar biasa. Penggunaan alat bantu pengajaran sangat membantu peserta didik audio visual salah satu alat bantu pembelajaran memiliki peranan yang sangat membantu dalam menjelaskan hal – hal abstrak menjadi jelas dan sederhana serta lebih efisien dalam waktu. Audio visual dapat dipergunakan untuk menganalisis kegiatan praktek yang dilakukan oleh masing – masing mahasiswa. Dengan audio visual dapat dilakukan analisis pada proses pembelajaran yang kemudian dapat dilakukan berbagai analisis dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dalam kelas dan menganalisis segi kelebihan dan atau kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan direkam, dapat diketahui mana yang perlu perbaikan jika terjadi kesalahan dalam praktek. Proses pembelanjaran selanjutnya berdasrkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan demikian hasil yang diharapkan akan lebih baik. Pengajaran bicara, konsonan S pada anak tunarungu sangat diperlukan adanya peralatan bantu yang memadai, karena anak tersebut telah memiliki permasalahan dalam pendengarannya. Sebelum mereka diajarkan berbagai pengetahuan, mereka perlu ditangani terlebuh dahulu pada komunikasi secara lisan (bicara). Pembentukan bicara pada anak tunarungu merupakan pekerjaan yang tidak mudah perlu dicari inovasi – inovasi dalam pembelajaran bicara , sehingga kesulitan yang dihadapi para pendidik dana calon pendidik dapat terpecahkan.

Berdasarkan uraian diatas maka diajukan hipotesis tindakan yaitu penggunan CD pengajaran bicara sebagai suplemen dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam praktek pengajaran bicara konsonan S pada anak tunarungu di SLB-B.

    1. Rencana Penelitian

  1. Setting penelitian

Penelitian dilakjukan di laboratorium dengan melihat tayangan CD mengenai pembelajaran konsonan S denga segala permasalahannya dan SLB B sebagai tempat praktek pembelajaran pembentukan konsonan.

  1. Variabel

Variabel yang menjadi sasaran dalam rangka PTK adalah peningkatan keterampilan mahasiswa dalam melakukan praktek pembentukan/perbaikan konsonan S pada anak tunarungu di SLB-B. Di samping variable tersebut masih ada beberapa variabel yang lain yaitu : 1) input: sarana pembelajaran, lingkungan belajar, bahan ajar, guru, siswa, prosedur evaluasi dsb. 2) proses KMB: Interaksi belajar, gaya guru mengajar, implementasi berbagai metode perbaikan konsonan S dsb. 3)Out put : Hasil belajar siswa beruapa ucapan konsonan S pada waktu berbicara, motivasi siswa, dsb.

  1. Rencana Tindakan

  1. Perencanaan

Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa setelah memperoleh pengetahuan secara teoritik perlu di tingkatkan dengan kegiatan dilaboratorium. Kegiatan latihan ini untuk pembetulan konsonan S dengan simulasi sesame mahasiswa dengan berbagai teknik perbaikan guan memperoleh keterampilan nyata yang sesungguhnya. Pada simulasi ini dikaji mulai dari mengetahui jenis kesulitan ynag dialami siswa pada konsonan S, termasuk sarana yang akan digunakan. Kegiatan simulasi jika dipandang cukup maka kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penanganan pada siswa tuanarungu secara langsung di lapangan (SLB-B) dan dilakukan perekaman.

  1. Implementasi Tindakan

Rencana yang telah disusun dicobakan sesuai dengan langkah yang telah dibuat yaitu proses perbaikan konsonan S pada anak Tunarungu.

  1. Observasi dan Implementasi

Observasi ini dilakaukan untuk melihat pelaksanaan apakah semua rencana yang telah dibuat dengan baik tidak ada penyimpangan – penyimpangan yang dapat memberikan hasil yang kurang maksimal dalam perbaikan konsonan S pada anak tunarungu. Observasi dilakukan oleh teman sejawat dalam satu tim dan juga dilakukan perekaman lewat video record.

  1. Analisis dan Refleksi

Hasil kegiatan pembentukan konsonan S yang telah direkam, diputar kembali untuk dianalisis untuk mengetahui kegagalan atau kesalahan yang dialami oleh praktikan dan kemudian didiskusikan dengan dosen dan sesame mahasiswa untuk mencari penyelesaiannya yang efektif pada kegiatan pembentukan bicara berikutnya pada tahap berikutnya.

  1. Pengumpulan Data

Data dikumpulkan melalui observasi baik secra manual maupun melalui perekaman video, khususnya untuk data langsung prosedur/proses. Data ini digunakan untuk melihat proses/prosedur pelaksanaan perbaikan konsonan S dan akan digunakan sebagai dasar penilaian pada segi perencanaan kegiatan. Disamping itu data dikumpulkan melalui tes untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengucapkan konsonan S. Data ini diperlukan untuk menentukan keberhasilan perencanaan perbaikan konsonan S yang telah dibuat.

  1. Indikator kinerja

Sebagai tolak ukur keberhasilan bagi mahasiswa yaitu anak tunarungu dapat mengucapkan konsonan S. Indikator ini merupakan tempat dari rencana yang telah dibuat dan imlikasinya dalam rangka memperbaiki konsonan S pada anak Tunarungu.

  1. Personalia Penelitian

1. Ketua peneliti :

a. Nama Lengkap dan Gelar : Drs. Budi Susetyo,M.Pd

b. Golongan / pangkat / NIP : IVa/Pembina/131 662 488

c Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

d. Fakultas/jurusan : FIP/Pendidikan Luar Biasa

e. Perguruan Tinggi : UPI

f. Bidang Keahlian : Pend. Aank Tunarungu/Penelitian dan

Evaluasi

g. Waktu untuk penelitian ini : 15 Jam/minggu

h. Tugas :

1. Bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan kegiatan

2. Menyusun perencanaan PBM berbasis multi media

3. Terlibat dalam semua jenis kegiatan

4. Mentyusun Laporan

2. Anggota Peneliti 1 (teman sejawat)

a. Nama lengkap dan gelar :

b. Golongan/pangkat/NIP :

c. Jabatan Fungsional :

d. Fakultas/jurusan :

e. Perguruan Tinggi :

f. Bidang keahlian :

g. Waktu untuk penelitian ini :

h. Tugas :

1. Menganalisis konsep yang ada di GBPP

2. Menyusun perencanaan PBM berbasis multi media

3. Menyusun instrument

  1. Jadwal pelaksanaan

No

Jenis Kegiatan

Bulan Ke

1

1

Penyusunan Proposal

2

Analisis Pokok Bahasan dan Media

3

Pendesainan media pembelajaran yang digunakan

4

Pelaksanaan PBM dengan audio visual

5

Evaluasi Hasil Belajar Siswa

6

Evaluasi Proses Pembelajaran

7

Analisis hasil evaluasi

8

Seminar hasil penelitian

9

Penyusunan Laporan

  1. Biaya yang diusulkan

Rekapitulasi biaya

No

Uraian

Jumlah Biaya (Rp)

1

Honor Pelaksana Rp. 1.340.000

2

Bahan habis pakai Rp. 1.840.000

3

Peralatan Rp. 2.800.000

4

Perjanjian Rp. 800.000

5

Lain – lain Rp. 300.000

Jumlah Biaya

Rp. 7.080.000

Rincian Biaya yang diusulkan

    1. Honor Pelaksana

Pelaksana jumlah Jml jam/mig Jml mig/bl Honor/jam Jumlah
Ketua 1 15 32 Rp. 2000 Rp. 960.000
Anggota 1 10 32 Rp. 1500 Rp. 480.000
Jumlah Rp. 1.340.000

    1. Bahan habis pakai

      Bahan

      Jumlah

      Biaya

      Jimlah Biaya

      Disket

      1 boks

      Rp. 50.000

      Rp. 50.000

      ATK

      2 set

      Rp. 150.000

      Rp. 300.000

      Kertas HVS

      5 rim

      Rp. 30.000

      Rp. 150.000

      Tinta Printer

      2 buah

      Rp. 200.000

      Rp. 400.000

      Transfer ke CD

      10 buah

      Rp. 30.000

      Rp. 300.000

      Pita Video

      10 buah

      Rp. 40.000

      Rp. 400.000

      CD

      20 buah

      Rp. 7000

      Rp. 140.000

      Akses Internet

      Rp. 100.000

      Jumlah

      Rp. 1.840.000

    2. Peralatan

Jenis Peralatan

Spesifikasi

Jumlah

Komputer dan Printer

Sewa

Rp. 1.250.000

Proyektor LCD

Sewa

Rp. 500.000

Handycam

Sewa

Rp. 750.000

VCD

Sewa

Rp. 300.000

Jumlah

Rp. 2.800.000

    1. Perjalanan

Perjalanan

Volume

Biaya

Jumlah

Lokal, Ketua

1 x 32

Rp. 10.000

Rp. 400.000

Lokal Anggota

1 x 32

Rp. 10.000

Rp. 400.000

Jumlah

Rp. 800.000

    1. Lain –lain

Uraian

Jumlah

Foto copy

Rp. 300.000

Jumlah

Rp. 300.000

DAFTAR PUSTAKA

Boothroyd,A. (1982). Hearing Impairments inYong Children. Practice Hall Inc.

Engelewoods Cliffs.N.Y.

Fram, M. (1985). Auditory Training. Glendongnald School For Deaf Children.

Victoria. Australia

Hagen, A. Van. Vermeulen R. dan Jong, M.de. Zikelbach E. (1990). Latihan mendengar. Jakarta

Vembrianto. (1981). Pengajaran Modul. Paramita. Yogyakarta.

Vride Varecmb. (1987). Perbaikan Bicara. BNIKS. Jakarta

Zamroni. (1988). Pengantar Pengembangan Teori Sosial. Jakarta

Kurikulum Vitae

1. Nama : Drs. Budi Susetyo,M.pd.

2. NIP : 131 662 488

3. Pangkat/Golonagan : Penata Tingkat I/IVa

4. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

5. Fakultas : Ilmu Pendidikan

6. Pengalaman Penelitian :

  • Keefektivan bentuk Tes IPS bagi anak Tunarungu di Sekolah Dasar Luar Biasa

  • Relevensi Kurikulum SDLB-C tahun 1994 Mata Pelajaran Matematika dengan kemampuan Aanak Tunagrahita Ringan di Jabar (1998)

  • Validasi Tes EBTANAS IPS untuk Sekolah Luar Biasa (2000)

  • Kajian pengembangan kebijakan penanganan Diskriminasi Sosial (2001)

  • Kesiapan Otonomi daerah dalam penyelenggaraan Pendidikan (2002)

7. Bidang Keahlian : Pendidikan Anak Tunarungu (SI)

Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan(S2)

Bandung, 18 Maret

Drs. Budi Susetyo,M.Pd.

 

385 thoughts on “Contoh Proposal PTK

  1. saya senang bergabung di web ini banyak ilmu yg di dapat,
    masukin dong aku ke daftar anggota. trims…….
    ( Eris S.Sodikin , ketua Yayasan Lingga sejahtera (Yalisa)
    Kec. Cibugel-Kab Sumedang Jabar.))
    Tlp. o262 2470034, 081320708724. Fak.0262 2470072.

    • HARGA TRX VIA HP/Januari 2010 PDF Cetak E-mail
      1 S5 SIMPATI 5K 4975
      2 S10 SIMPATI 10K 9750
      3 S15 SIMPATI 15K off
      4 S20 SIMPATI 20K 19400
      5 S25 SIMPATI 25K 24700
      6 S50 SIMPATI 50K 48350
      7 S100 SIMPATI 100K 94600
      8 A5 KARTU AS 5K 4975
      9 A10 KARTU AS 10K 9750
      10 A15 KARTU AS 15K off
      11 A20 KARTU AS 20K 19400
      12 A25 KARTU AS 25K 24700
      13 A50 KARTU AS 50K 48350
      14 A100 KARTU AS 100K 94600
      15 XLB5 XL REGULER 5K 5025
      16 XLB10 XL REGULER 10K 9975
      17 XLB25 XL REGULER 25K 24650
      18 XLB50 XL REGULER 50K 49600
      19 XLB100 XL REGULER 100K 98000
      20 XLX10 XL EXTRA 10K 9975
      21 XLX50 XL EXTRA 50K 49600
      22 XLX100 XL EXTRA 100K 98000
      23 M5 MENTARI 5K 5175
      24 M10 MENTARI 10K 10175
      25 M20 MENTARI 0K 19950
      26 M25 MENTARI 25K 24650
      27 M50 MENTARI 50K 49500
      28 M100 MENTARI 100K 99000
      29 I5 M3 5 5175
      30 IS5 M3 SMS 5 5175
      31 IG5 M3 GPRS 5 5175
      32 IS8 M3 SMS 8 8175
      33 I10 M3 10 10175
      34 I20 M3 20K 19950
      35 I25 M3 25K 24650
      36 IS30 M3 30K 29550
      37 I50 M3 50 49500
      38 I100 M3 100K 99000
      39 O10 STAR ONE 10K 10350
      40 O20 STAR ONE 20K 19950
      41 O50 STAR ONE 50K 49500
      42 O100 STAR ONE 100K 98000
      43 T5 THREE 5K 4900
      44 T10 THREE 10K 9700
      45 T20 THREE 20K 19300
      46 T30 THREE 30K 29100
      47 T50 THREE 50K 48500
      48 T100 THREE 100K 97000
      49 AX10 AXIS 10K 9700
      50 AX25 AXIS 25K 24000
      51 AX50 AXIS 50K 48000
      52 AX100 AXIS 100K 93500
      53 F5 FLEXI 5K 5000
      54 F10 FLEXI 10K 9700
      55 F20 FLEXI 20K 19300
      56 F50 FLEXI 50K 48100
      57 F100 FLEXI 100K 93500
      58 R10 FREN 10K 9700
      59 R50 FREN 50K 47900
      60 R100 FREN 100K 95600
      61 E5 ESIA 5K 5050
      62 E10 ESIA 10K 10000
      63 E25 ESIA 25K 24900
      64 E50 ESIA 50K 50000
      65 E100 ESIA 100K 100000
      66 SM5 SMART 5K 4900
      67 SM10 SMART 10K 9600
      68 SM20 SMART 20K 19200
      69 SM50 SMART 50K 48000
      70 H5 HEPI 5K 5300
      71 H10 HEPI 10K 10400
      72 H25 HEPI 25K 25400
      73 H50 HEPI 50K 49900

      SYARAT : Biaya Pendaftaran Rp 50.000,- GRATIS BIAYA PENDAFTARAN JIKA DEPSOIT MIN 3JT

  2. Saya seorang guru SD, ingin mengetahui contoh PTK pada mata pelajaran bahasa Indonesia dan matematika. Mohon kiranya Bapak dapat mengirimkan contohnya. Terima kasih atas bantuannya.

  3. pak sy bangga dengan bapak yang telah membuka cakrawala saya selaku guru sd, tolong pak sy dikirim contoh materi bahasa dan ipa kelas 6 sd, mohon segera dikirim nggih pak

  4. pak sy bangga dengan bapak yang telah membuka cakrawala saya selaku guru sd, tolong pak sy dikirim contoh materi PTK bahasa dan ipa kelas 6 sd, mohon segera dikirim nggih pak

  5. Mohon kirimkan saya contoh PTK tentang bahasa indonesia Kelas 2 SD ke email saya. Trima kasih atas kerjasamanya.

  6. Pak saya seorang guru GTT di SD Tolong kirim contoh proposal PTK IPA kelas 5 SD …………….
    kirimkan ke e-mail saya.terima kasih

  7. Bapak H.Sofa, S.IP, M.Pd., bisa kah saya dikirim contoh proposal PTK bahasa Indonesia kelas 1 SD. buat istri saya!
    Terima kasih sebelumnya!

  8. saya mahasiswa smt VI. sedang mencari contoh Proposal Menggunakan Media Audio Visual
    Tolong KIrimin contoh Proposal Audio Visual

  9. saya pengusaha kecil yang ingin meminta bantuan bpk untuk megirimkan contoh dari proposal pendirian usaha kecil saya sangat perlu karna ada donor yang mau membantu

    tolong dikirim ke Email saya

  10. salam,
    pak bisakah saya dapatkan contoh judul2 skripsi untuk jurusan sastra inggris?
    kemudian saya butuh contoh proposal skripsi. karena saya kuliah kelas karyawan dan jarang ke kampus, maka saya banyak belajar secara online. termasuk dalam pencarian contoh2 seperti disebutkan diatas.
    boleh dikirim ke email saya saja pak.
    terima kasih sebelunya.

  11. pak, saya ini mahasiswi AKTA IV
    terus terang saya kesulitan untuk menyusun proposal PTK.
    background pendidikan saya komputer.saya ingin meminta bantuan kepada bapak agar mau membantu saya.saya ingin contoh proposal TIk untuk anak SMP atau SMa. terima kasih atas bantuannya

  12. saya mahasiswa smt VII, sdang mencari contoh proposal PTK tentang meningkatkan aktivitas belajar menggunakan media AUDIO VISUAL.
    mohon bantuannya ……….

    trimakasi atas bantuannya .
    trie_fis@yahoo.com

  13. Mohon bantuan contoh Proposal PTK mata pelejaran Fisika dan Biologi tingkat SMP. Kalo bisa tolong secepatnya, paling lambat tanggal 6 agustus 2008. Trim atas bantuannya.

  14. saya seorang guru sma mata pelajaran biologi. saya mohon bantuan untuk contoh PTK tentang pembelajaran multimedia pada mata pelajaran biologi. terima kasih.

  15. pak, blh bntu saya g’ ?saya butuh usulan penelitian KP tentang distributor penrbit buku skrg, dibidang penyaluran buku, bisa g’ pak. terima kasih sebelumnya y pak………………

  16. maaf sebelumnya,saya punya teman yang cari contoh proposal ptk bahasa jawa.untuk itu saya mohon bantuan bapak memberikan contoh proposal tersebut ke email saya.trima kasih.

  17. asslqm………….. sy mahasiswa fkip jurusan fisika kebingungan cari judul penel PTK . mohon bantuannya pak . terimaksi sebelumnya.

  18. misiii pakk..kmRn alhamdulillah jdl skripsi saya tentang full day school sudah disetjui,tetapi skrng pembuatan u/ proposal sdng tersendat krn saya sama sekali tidak memiliki referensi /buku tentang full day school. apakah bapak bisa mbantu memberi informasi tentang referensi/ jdl2 buku tentang penerapan sekolah full day??tlng kirim balasan ke apayah64@yahoo.com.trimaksh banyak ..

  19. Assalamualaikum,
    Salam Sejahtera untuk kita semua,
    Saya Guru SMAN 3 Sukabumi memohon kepada Bapak untuk dikirim contoh PTK mata pelajaran PKn
    Kelas XII tentang sistem pemerintahan.
    terima kasih

  20. Assalamualaikum wr. wb
    Pak, kenalkan saya guru fisika sma negeri kedungwuni kab pekalongan.
    Homon dengan sangat minta dikirimi contoh ptk fisika sma.
    trims.
    wassalamualaikum wr.wb

  21. Terima kasih atas contoh PTK yang bapak lakukan, dan bapak sudah melakukan amal kebaikan kepada guru-guru se Indonesia untuk memotivasi pembuatan PTK,
    1. Tolong kirim contoh lampiran data, perangkatnya dari siklus
    PTK .
    2. Tolong kirimkan contoh PTK untuk mata pelajaran Kejuruan
    kelompok teknologi industri

  22. Assalamualaikum Wr Wb
    Pak, saya guru kimia di Bitung Sulawesi Utara. Mohon saya dapat di kirimi contoh PTK Kimia. terima kasih atas perhatiannya.
    Wassalam.

  23. bapak bagus banget deh contohnya ptk itu, sangat detail,, tapi saya tolong dong dikirimin contoh ptk untuk mata kuliah sosiologi antropologi, please!!!!email

  24. pak bisa mohon dibantu untuk. begini pa saya mengalami masalah dalam pembuatan proposal sekripsitentang materi flashcard untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada tingkat SMP. ini baru rancangan proposal. mohon dibantu pak. terimakasih

  25. ass. saya guru SDN mohon minta bantuannya untuk di kirim kan PTK semua bidang study. atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

  26. tulisan bapak sangat bermanfaat bagi kami, mudah-mudahan ilmu bapak bertambah banyak, mohon dikirimkan contoh proposal pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan IPS kelas 3/4/5

  27. wah setiap saya butuh pengerjaan tugas kok yah balik lagi kesini…makasih banget nih pak

    kebetulan saya sedang butuh contoh proposal ptk untuk pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan IPS kelas 3 dan 4, tmohon kirim contohnya yah pak. terimakasih

  28. Pakdhe Sofa, saya mau minta tolong dikirim contoh PTK Bhs. Indo, Matematika, Sains (untuk kelas 3), ato mungkin kalo berkenan semua bidang studi juga boleh Pakdhe. Mohon bantuannya ya Pakdhe. Kemudian atas bantuannya diucapkan terima kasih.

  29. mohon dibantu pembuatan PTK untuk kelas lima matematika dalam pemecahan cara menghapal perkalian dengan cepat dan menyenangkan

  30. saya mahasiswa smster IV, program studi pend. fisika. saya sedang menyusun laporan ptk saya. Mslah yang saya angkat adalah “kelas yang sangat ramai ketika metode diskusi dilakukan di kelas 2 SMP”.
    bagaimana prosedurnya..???

  31. Pak,saya mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota padang,skrg saya lg ada tugas membuat proposal ptk,tp saya kebingunagan membuat nya,bisakah bapak membantu saya untuk membuat proposal ptk yg berjudul penerapa pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran pkn di kls 5 sd,klo bpk bersedia membantu saya,silakan krm ke email saya di venusputra@gmail.com,atas bantuanya saya ucapkan terima kasih…

  32. Pa, boleh minta contoh proposal Pendidikan inklusif, SLB sebagai Resource Center dan Proposal Assesmmen Anak SLB. Matur Nuhun

  33. Pak, saya kagum membaca proposal PTK bapak khusus matematika. Tetapi, saya ingin meminta kepada Bapak, adakah contoh proposal PTK bidang studi matematika dmna saya ingin menampilkan media pembelajaran seperti penggunaan animasi komputer dalam pengajarannya khususnya pada konsep lingkaran untuk Kelas VIII SMP sehingga siswa lebih tertarik dan mudah memahami konsep lingkaran tersebut…
    Mohon bantuannya ya, Pak…
    Terima kasih…

  34. pak bisa tidak saya diberi contoh PTK tingkat TK (taman kanak-kanak), karena selama ini yang saya tahu PTK hanya untuk SD sampai SMU.
    tolong ya pak
    trim’s

  35. saya mengajar di kelas satu sd mohon diberi contoh PTK nya, karena kelas satu tematik . kalau bisa secepatnya. makasih banyak

  36. saya lagi bingung mau buat proposal penelitian kualitatif, tolong donk dibantu untuk cari judul dan contoh proposalnya. secepatnya ya??? terima kasih banyak.

  37. saya sangat sulit mengerti mengenai contoh dari PTK.Tolong dijelasin dan kirim ke email saya
    Thanks F Y

  38. Mohon kiranya kami minta informasi tentang ke-PTK-an ! Karena selaku tugas baru kami akan meyelenggarakan lomba PTK untuk guru-guru kami di Al Irsyad Purwokerto. Rencana kegiatan ini akan dilakukan mulai bulan Agustus 2009. Untuk itu kami mohon informasi kiranya apa saja yang semestinya dan perlu kami rencanakan dari awal sampai akhir.
    Serta kami mohon diberi contoh2 proposal dan hasil PTK yang ada, dan dialamatkan lewat email saya ; masterpoin@yahoo.co.id
    Sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih

  39. Formula Menceetak Uang Otomatis
    Apakah bisnis anda terimbas krisis global ? anda sedang terkena phk? anda sedang mencari pekerjaan? atau anda ingin pekerjaan sambilan? disinilah yang akan membuka pemikiran anda tentang semua bisnis /kerja online di dunia maya dan di dunia nyata. 5 menit disini sangat berarti untuk memecahkan semua masalah finansial anda.kunjungi http://www.kayabisnis.com

    • minta tolong kirim ptk mengenai IPA peningkatan melalui keterampilan bertanya atau melalaui metode tanya jawab di tingkat SD.apapun saja terimah kasih…kirim ke email saja di vhyrman _05@yahoo.co.id.

  40. contoh proposalnya sangat bagus pak. Bolekah bapak membantu saya membuat proposal ” upaya peningkatan hasil belajar biologi siswa kelas XII ilmu alam di sma negeri”

    Atas bantuannya saya sampaikan terima kasih.

  41. contoh proposal yang bapak tampil sangat bagus, bisakah bapak bantu saya tolong dikirimkan contoh proposal matapelajaran tik, di email saya

    trimakasih atas bantuan yang bapak berikan

  42. kalau bapak berkenan, mohon dengan sangat kirimi aku proposal ptk untuk paud atau sd.
    atas kebaikan bapak kami ucapkan terima kasih, semoga Allah membalas kebaikan bapak.

  43. bolehkah saya meminta bantuan kepada bapak untuk mengirimkan proposal penelitian tindakan kelas tentang “meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan metode diskusi untuk pelajaran bahasa indonesia kelas IV SD” saya berharap bapak dapat mengirimkannya sebagai referensi saya dalam melengkapi PTK yang saya buat. Email saya : tina-3d82@yahoo.co.id

  44. mohon perkenan bapak untuk memberikan contoh PTK untuk guru tk. kalau boleh tolong dikirimkan lewat e-mail saya.

    saya safira

  45. assalamualaikum,wr wb, pak saya guru sd mohon dengan sangat bantuan dari bapak agar mau memberikan saya contoh proposal ptk mata pelajaran ipa karena saya bingung. saya punya judul” meningkatkan kreativitas siswa sd dalam pembelajaran ipa kelas vi sd lbk rengas menggunakan model pembelajaran kontruktivisme”tolong balas ke imel saya kalau bisa sekarang. trimakasih atas bantuannya

  46. pak ada contoh proposal PTK SMK elektro/nika ngga….
    klo ada bpk brkenan ga kirimin ke email saya,,,,
    atas perhatian bpk sy ucapkan trimakasi….

  47. yang terhormat bapak,bisakah dibantu membuat proposal ptk untuk tk dimana saya punya angan2 untuk meneliti meningkatkan keberanian anak dengan metode bermain peran, biasanya pd semester I keberanian anak, kemandirian anak, malu, tdk p-d dsb sangat terlihat sekali untk itu kami coba utk menerapkan metode bermain peran guna mengurangi masalah anak tersebut (sy guru tk sebagai fans baru bapak ) trims sebelumnya

  48. AssaLamualaikum pak
    saya salah satu pengurus di sebuah Lsm.

    tOLong Bantu saya pak
    berikan contoh proposal untuk mengadakan seminar mengenai Lingkungan hidup…
    serta rangkaian kegiatan yang ingin di laksanakan…
    tujuan kami mulia ikhlas untuk menolong pak

    terima kasi sebelumnya
    wassalam

  49. Assalamualikum pak
    saya seorang guru pengajar tk .
    tolong berikan saya contoh proposal tentang pemanfaatan pohon hitung pada pembelajaran anak tk dengan menggunakan barang bekas, terimakasih sebelumnya.
    wassalam.

  50. Pak, saya guru SMP mengajar pendidikan agama islam
    Saya mohon bantuan bapak agar kiranya, mau beri bantuan kepada saya untuk memberikan contoh PTK PAI untuk SMP

    Atas bantuan bapak, saya ucapkan terima kasih.

  51. Pak saya guru sejarah dan baru pertama kali mau buat PYK.tolong dong sarannya..adapun judul rencana”pengaruh pembelajaran e-learning ….”tolong kasih saran dari judul sampai detailnya apa yang harus saya lakukan.trims

  52. Pak saya guru sejarah dan baru pertama kali mau buat PTK.tolong dong sarannya..adapun judul rencana”pengaruh pembelajaran e-learning ….”tolong kasih saran dari judul sampai detailnya apa yang harus saya lakukan.trims

  53. Terimakasih atas conth proposal saudara yang bisa saya akses melalui blog saudara menambah ilmu untuk p[embaca khusunya saya. semoga kebaikan saudara dibalas oleh Allah SWT. Amin

  54. dg mmbaca tulisan bpk mngenai ptk,sy sgt berterima ksh krn dr tulisan bpk sy dpt pengetahuan baru,mhn maaf sblmnya,apakah sy bs dikirimi contoh ptk pelajaran tehnik perkayuan,sy tggu keikhlasan bpk,matur nuwun

  55. ASSALAMU ‘ALAIKUM..
    Salam knl Pak,Trimakasih banyak ,sy lebih terpacu untuk mencoba membuat PTK dan senang sekali sy bisa bkunjung ke blog ini.

  56. pak tolong bantu saya. saya lagi mencari bahan buat skripsi tentang peningkatan hasil belajar melalui program full day school…. saya mohon bapak bisa ngasih referensinya tentang judul skripsi saya itu. terima kasih sebelumnya ya pak…

  57. maaf. saya minta tolong krimkan contoh proposal PTK biologi untuk metode make a match. makasih banyak sebelumnya.

  58. Bolekah saya minta Contoh Proposal PTK IPA Kelas 1, 2 ,3 untuk tiga orang guru saya.Kalau dapat dikirimkan kenomor e saya.Makasi sebelumnya

  59. assalam
    ada yang bisa bantu saya cari contoh proposal dana bantuan sosial sekolah penyelenggaraan pendidikan inklusif. saya mohon bantuannya.
    kalau ada yang tau kirim ke email saya ya.
    terima kasih sebelumnya.
    wasalam

  60. mkasi sebleumnya ya,
    q save bwt acuan nyusun PTK………………………….
    Truz brkarya bwt dunia pendidikan………………………….

  61. saya guru SMP Satu Atap, mohon contoh PTK bidang studi TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang sudah jadi.
    Terima kasih sebelumnya….

  62. Materi animasi fisikanya sangat bagus dan terimakasih saya ikut down load.Kalau ada juga tentang matematika atau lainnya. Sukses selalu untuk bapak.

  63. mau nanya nih pak, PTK itu bisa dibuat dengan satu metode yang diterapkan , atau ada pencantuman metode lain sebagai bahan perbandingan ………Thanks, saya tunggu jawabannya

  64. Ping-balik: PROPOSAL : Warta Warga

  65. Contoh Proposal PTK nya bagus Pak, Bolehkah saya minta tolong dikirimkan contoh PTK mata Pelajaran Fiqih. Sebelum dan sesudahnya terima kasih, dari

    Syafii Aulia di SULAWESI BARAT!!!
    harap balas di Email saya ssyafiiaulia@yahoo.com

  66. pak,,,minta tolong bantuannya tuk kirimkan ke email saya contoh PTK matematika atau IPA utk SD yang lengkap ke email saya “charine_amo@yahoo.com”…
    makasih sebelumnya pak…

  67. Pak..Saya guru SD dan mash melanjutkan kuliah di UPI..tolong Saya Pak, Saya ada tugas membuat PTK dan skripsi sbagai syarat kelulusan S1..
    Terima Kasih sbelumnya Saya sampaikan pada Bapak..

  68. Saya masuk kelas IPA jadi di suruh membuat PTK dan Skripsi pelajaran IPA..skali lagi Saya sampaikan terima kasihatas bantuan Bapak.

  69. Mohon penjelasan PTK yang benar ,soalnya beberapa kali menguti pelatiahan selalu ada perbedaan artinya antara dosen yang satu dengan yang lain berbeda .

  70. tolong kirim saya contohs ptk smp dengan judul upaya meningkatkan kemampuan menggunakan lingkungan sekolah sebagai media belajar di kelas vii.

  71. Saya guru mapel PAI , saya minta tolong dikirimkan contoh PTK mata Pelajaran Fiqih ke e-mail saya. Sebelum dan sesudahnya terima kasih,

  72. pak dhe tolong dikirimkan contoh proposal ptk ips kelas VIII smp. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih ke e-mail saya

  73. ada PTK matematika SD kelas V g?
    sy sedang buat PTK ttg pemecahan masalah mengenai penjumlahan pecahan berpenyebut tidak sama..
    sy butuh referensi..thx

  74. Pak, tlg saya dikirimkan contoh skripsi pendidikan fisika… Saya kesulitan mencari judul dan contoh skripsi. . . .
    Sebelumnya terima kasih pak…

  75. Pa’ tlg donk kirimkan saya proposal ptk SD mata pelajaran IPS kls III.
    Saat ini saya sangat membutuhkan.
    tlg kirimkan ke gmail saya.
    Trims atas bantuannya.

  76. Pa’ tlg donk kirimkan saya proposal ptk SMPmata pelajaran IPS
    Saat ini saya sangat membutuhkan.
    tlg kirimkan ke gmail saya.
    Trims atas bantuannya.

  77. Pa’ tlg donk kirimkan saya proposal ptk SMPmata pelajaran IPS
    Saat ini saya sangat membutuhkan.
    tlg kirimkan ke email saya.
    Trims atas bantuannya.

  78. Assalamualaikum wr wb ,Saya guru agama sub mapel Fiqih membutuhkan contoh proposal untuk pembuatan PTK, tolong bantu saya pak terima kasih sebelumnya
    Wassalam wr wb

  79. pa,,,,saya minta tlong krimkan proposal ptk sd mata pelajaran matematika dengan judul upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa SD melalui penggunaan alat peraga. tlong bntu saya pa terima kasih sebelumnya

  80. Tolong saya mohon dikirimkan contoh proposal matematika sd untuk bahan pertimbangan saya. saya mohon sekali. terima kasih sebelumnya.

  81. Pak tlng kirimi contoh contoh proposal PTK PELAJARAN TEMATIK UMUM kls 1 SD(Mtk,B.Indonesia,IPA,IPS,PKn).tlng kirim d email kami

  82. Pak guru.. saya guru taman kanak-kanak. Tolong dikirimkan contoh proposal PTK aspek perkembangan kognitif. terimakasih sebelumnya

  83. pak tolong bantu saya. saya lagi mencari bahan buat skripsi tentang peningkatan hasil belajar melalui program dual mode system…. saya mohon bapak bisa ngasih ptk tentang judul penerapan metode bervariasi pada materi perkalihan pecahan di kelas 5 ya pak. terima kasih sebelumnya ya pak…

  84. pak tolong bantu saya. saya lagi mencari bahan buat skripsi tentang peningkatan hasil belajar melalui program dual mode system…. saya mohon bapak bisa ngasih ptk tentang judul penerapan metode bervariasi pada materi perkalihan pecahan di kelas 5 ya pak. terima kasih sebelumnya ya pak… via emailnya ini pak mingunungmartuamartua@ymail.com

  85. pak tolong bantu saya. saya lagi mencari bahan buat skripsi tentang peningkatan hasil belajar melalui program dual mode system…. saya mohon bapak bisa ngasih ptk tentang judul penerapan metode bervariasi pada materi perkalihan pecahan di kelas 5 ya pak. terima kasih sebelumnya ya pak…mingunungmartuamartua@ymail.com
    Balas

  86. Ping-balik: contoh ptk kls 1 | info pendidikan

  87. Ping-balik: contoh judul proposal ptk | info pendidikan

  88. Ping-balik: contoh ptk sd kls 1 | info pendidikan

  89. Ping-balik: CNTH PTK MATEMATIKA KLS 1 SD | info pendidikan

  90. Ping-balik: contoh usulan ptk guru taman kanak kanak | info pendidikan

  91. Ping-balik: Contoh Aplikasi Multimedia Dalam Bidang Apapun

  92. Ping-balik: Contoh Penggunaan Internet Di Bidang Pendidikan

  93. Ping-balik: contoh proposal ptk paud | info pendidikan

  94. Ping-balik: Contoh Aplikasi Multimedia Yang Menjadi Fokus Informatika

  95. Ping-balik: Contoh Program Multimedia Interaktif

  96. Ping-balik: Contoh Aplikasi Reinforcement Learning

  97. Ping-balik: contoh proposal bisnis plan pdf | PDF Finder

  98. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Mata Kuliah Bahasa Inggris | Judul Skripsi

  99. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Tentang Komunitas | Judul Skripsi

  100. Ping-balik: Contoh Proposal Pengajuan Contoh Judul Skripsi Hukum Perdata | Judul Skripsi

  101. Ping-balik: Contoh Proposal Pengajuan Contoh Judul Skripsi Fakultas Hukum | Judul Skripsi

  102. Ping-balik: Contoh Skripsi Pgsd Si | Judul Skripsi

  103. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Tentang Zakat | Judul Skripsi

  104. Ping-balik: Contoh Skripsi Bk S1 | Judul Skripsi

  105. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Yang Gampang | Judul Skripsi

  106. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Penelitian Fakultas Pertanian | Judul Skripsi

  107. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Jurusan Olahraga | Judul Skripsi

  108. Ping-balik: Contoh Contoh Skripsi Bk Doc | Judul Skripsi

  109. Ping-balik: Contoh Proposal Pengajuan Contoh Skripsi Berbasis Android | Judul Skripsi

  110. Ping-balik: Contoh Proposal Pengajuan Contoh Skripsi Hukum Perdata | Judul Skripsi

  111. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Hukum Perdata Islam | Judul Skripsi

  112. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Eksperimen Matematika | Judul Skripsi

  113. Ping-balik: Contoh Judul Proposal Bahasa Inggris Tahun 2000 | Judul Skripsi

  114. Ping-balik: Contoh Skripsi Ilmu Komunikasi Kualitatif Terbaru | Judul Skripsi

  115. Ping-balik: Contoh Skripsi Non Ptk | Judul Skripsi

  116. Ping-balik: Contoh Skripsi Non Ptk Matematika | Judul Skripsi

  117. Ping-balik: Contoh Skripsi Non Ptk Untuk Pgsd | Judul Skripsi

  118. Ping-balik: Contoh Skripsi Non Ptk Jurusan Pgsd | Judul Skripsi

  119. Ping-balik: Contoh Skripsi Pgsd Non Ptk | Judul Skripsi

  120. Ping-balik: Contoh Skripsi Ilmu Komunikasi Jurnalistik | Judul Skripsi

  121. Ping-balik: Contoh Skripsi Ilmu Keperawatan Terbaru 2015 | Judul Skripsi

  122. Ping-balik: Contoh Skripsi Non Ptk Pgsd | Judul Skripsi

  123. Ping-balik: Makalah Gratis » Proposal Penelitian Ilmu Pemerintahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s