Reduplikasi Bahasa Bugis Dialek Bone Bab III

 

Reduplikasi Bahasa Bugis Dialek Bone: Suatu Tinjauan Deskriptif Bahasa Bugis di Pesisir Pantai Amal, Tarakan

Oleh Bulan

(Mahasiswa Universitas Borneo)

 

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode berperan penting dalam sebuah penelitian, sehingga perlu diketahui pengertian metode penelitian itu sendiri. Arikunto (2002:126) mengatakan bahwa metode merupakan suatu cara untuk pengambilan, menganalisis, mengidentifikasi variabel. Menurut Subana (2001:10) penelitian adalah suatu cara dari sekian cara yang pernah ditempuh dilakukan dalam mencari kebenaran. Jadi, metode penelitian adalah suatu cara untuk mengambil, menganalisis, mengidentifikasi variabel yang dilakukan untuk mencari kebenaran.

Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif artinya penulis membuat deskripsi, gambaran serta hubungan antarmasalah yang diungkapkan dengan verbal/kata-kata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu metode pengumpulan data, metode analisis data, dan metode penyajian hasil analisis data

B. Populasi dan Sampel

1. Populasi Penelitian

populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto,1993:102). Selanjutnya populasi adalah data yang menjadi perhatian dalam suatu lingkup dan waktu yang ditentukan (Margono, 2000:118).

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa populasi merupakan keseluruhan individu atau data yang akan disajikan sebagai sumber penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa Binalatung dan desa Tanjung Batu yang berada di pesisir pantai Amal, Tarakan.

2. Sampel Penelitian

Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto,1993:109). Selanjutnya Margono(2002:121) mengatakan bahwa sampel ialah sebagai bagian dari populasi yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi yang diteliti. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Tanjung Batu atau Amal Lama dan desa Binalatung atau Amal Baru yang terletak di Kelurahan pantai Amal, Tarakan. Dalam sampel penelitian di ambil masing – masing 10 orang yang berasal dari Bugis dialek Bone sebagai instrument penelitian. Syarat sampel penelitian adalah masyarakat yang sudah lama tinggal dipantai Amal dengan minimal usia 30 tahun dan berasal dari suku Bugis dialek Bone.

C. Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat penelitian dilakukan pada salah satu daerah yang terletak di pesisir pantai, yaitu desa Tanjung Batu dan desa Binalatung, Kecamatan Tarakan Timur. Adapun waktu penelitian dari persiapan sampai analisis data dilakukan selama tiga bulan.

Persiapan dalam penelitian ini sekitar bulan Januari 2008 adalah peneliti mengadakan observasi ke lapangan yaitu kelurahan Amal, Tarakan Timur sebagai pemberitahuan bahwa peneliti akan melaksanakan penelitian di wilayah Amal, Tarakan.

Setelah persiapan selesai, peneliti melanjutkan kembali ke RT-RT sekitar bulan Januari 2008 untuk mencari informasi siapa saja warga-warga yang berasal dari suku Bugis Bone dan juga menjelaskan maksud dan tujuan peneliti untuk mengadakan penelitian.

Tahap pengambilan data dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2008, peneliti menyiapkan instrumen penelitian dan langsung terjun ke masyarakat yang telah ditunjuk sebagai sampel.

Tahap analisis dilakukan pada bulan Maret 2008, peneliti mulai menganalisis data penelitian. Tahap ini berakhir sampai pada penyusunan, yaitu berwujud skripsi.

D. Data dan Sumber Data

Arikunto (1997:99) mengatakan bahwa data adalah hasil pencatatan peneliti, baik yang berupa fakta ataupun angka, sedangkan sumber data adalah subjek dari mana data dapat diperoleh.

Data penelitian ini adalah bentuk dan makna reduplikasi atau kata ulang dalam bahasa Bugis dialek Bone. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat pesisir pantai Amal, yaitu desa Tanjung Batu dan Binalatung. Hal ini disebabkan karena penduduk di pesisir pantai Amal awalnya berasal dari Sulawesi Selatan dengan suku Bugis terbesar penduduknya hampir 90% dengan berbagai dialek yang berbeda-beda. Namun, dialek Bone adalah dialek terbesar dari dialek lainnya yang ada dipesisir pantai Amal,Tarakan.

Adapun data–data jumlah masyarakat di pesisir pantai Amal, Tarakan sebagai berikut:

Desa Binalatung atau Amal Baru

Rt

Jumlah Penduduk

Komponen Masyarakat Suku Bugis Kelurahan Amal,Tarakan

Jumlah

790

1887

1917

3294

Desa Tanjung Batu atau Amal Lama

Rt

Jumlah Penduduk

Komponen Masyarakat Suku Bugis Kelurahan Amal,Tarakan

Jumlah

243

601

442

1043

E. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, dengan teknik simak bebas libat cakap, artinya peneliti tidak ikut terlibat secara langsung dalam dialog, konversasi atau imbal wicara (Sudaryanto,1993:136). Teknik ini disertai dengan instrument penelitian yang berwujud daftar isian terhadap hasil pengulangan bentuk dasar.

Adapun daftar tabel instrumen penelitian adalah sebagai berikut

Bentuk dasar

Hasil pengulangan dalam bahasa Bugis

Makna / arti

Bentuk Dasar

Pengulangan bahasa Indonesia

G.Teknik Analisis Data

Adapun teknik yang digunakan dalam analisis data, meliputi:

Metode Agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL). Artinya, peneliti menguraikan kata ulang tersebut untuk mengetahui proses pengulangannya.

Contoh: mecai-cai macai + cai

 

R bentuk dasar

Bentuk dasar dari bentuk ulang macai – cai adalah cai

DAFTAR PUSAKA

Arikunto, Suharsimi.1993. Prosudur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek,

Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer,Abdul.1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

2000. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka

Cipta

Kamus Besar Bahasa Indonesia:2003:Balai pustaka

Keraf, Gorys 1991. Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia. Jakarta : Grasindo.

Kridalaksana, Harimurti. 2007. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia.

Jakarta: Gramedia Pusataka Utama.

Margono,s. 2000. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pelras. 2006. Manusia Bugis. Jakarta: Pelras.

Ramlan.2001. Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Sudaryanto.1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa.Yogyakarta: Duta

Wacana Press.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s