Partikel Lah dalam Bahasa Banjar Bab III

Patikel lah dalam Bahasa Banjar

oleh Dayana Mandasari

BAB III

METODE PENELITIAN

  1. Metode Penelitian

Sebagai bagian dari serangkaian kegiatan ilmiah, kegiatan penelitian bahasa terbagi dalam dua kurun proses besar yaitu kurun pencarian masalah atau kurun penemuan masalah, dan kurun yang kedua adalah kurun pemecahan masalah (Sudaryanto,1993:3). Sehingga dalam penelitian ini metode sangat berperan.

Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya (Arikunto,2002:136). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulan data, metode analisis dan metode penyajian hasil analisis data.

  1. Jenis Penelitian

Menurut Fatimah (1993:10) jenis penelitian ada dua yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yaitu pengamatan manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan masyarakat melalui bahasa yang menekankan kualitas ciri-ciri data yang alami sesuai dengan pemahaman deskriftif dan alamiah itu sendiri. Penelitian ini ditinjau dari pendekatannya termasuk penelitian deskriptif yaitu membuat deskripsi dan menafsirkan data yang berkenaan dengan hubungan antarmasalah yang diungkapkan dengan verbal atau kata-kata sesuai dengan fenomena yang ada sekarang.

  1. Tempat dan Waktu

Penelitian dilaksanakan di salah satu Kelurahan yang berada di kota Tarakan, yaitu Kelurahan Sebengkok karena sebagian besar masyarakat yang berdomisili di Kelurahan tersebut adalah masyarakat suku Banjar. Adapun waktu penelitian dari persiapan sampai analisis data selama tiga bulan.

Persiapan dalam penelitian ini sekitar bulan Januari 2008 adalah peneliti mengadakan observasi ke lapangan yaitu Kelurahan Sebengkok sebagai pemberitahuan bahwa peneliti akan melaksanakan penelitian di Sebengkok.

Setelah persiapan selesai, peneliti melanjutkan kembali ke rt-rt sekitar bulan Januari 2008 untuk mencari informasi siapa saja warga-warga yang berasal suku Banjar dan juga menjelaskan maksud dan tujuan peneliti untuk mengadakan penelitian.

Tahap pengambilan data dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2008, peneliti menyiapkan instrumen penelitian dan langsung terjun ke masyarakat yang telah ditunjuk sebagai sampel.

Tahap analisis dilakukan pada bulan Maret 2008, peneliti mulai menganalisis data penelitian. Tahap ini berakhir sampai pada penyusunan, yaitu berwujud skripsi.

  1. Populasi dan Sampel

Arikunto (2002:108) mengatakan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. Studi atau penelitiannya juga disebut studi populasi atau studi sensus.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa populasi keseluruhan individu atau data yang disajikan sebagai sumber penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Sebengkok yang bersuku Banjar.

Arikunto (2002:109) mengatakan sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Jika kita hanya meneliti sebagian dari populasi, maka penelitian tersebut disebut penelitian sampel. Dinamakan penelitian sampel apabila kita bermaksud untuk menggeneralisasi hasil penelitian sampel.

Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari masyarakat Sebengkok yaitu Sebengkok Gang Kamboja dan Sebengkok Gang Bubuhan yang masing-masing diambil 10 orang sebagai instrument penelitian yang berdomisili di Kelurahan Sebengkok yang bersuku Banjar dengan usia minimal 30 tahun keatas.

  1. Data dan Sumber Data

Arikunto (2002:107) mengatakan data adalah hasil pencatatan peneliti, baik yang berupa fakta ataupun angka, sedangkan sumber data adalah subjek darimana data dapat diperoleh.

Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang terdapat partikel lah dalam bahasa Banjar. Sedangkan sumber datanya adalah masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Sebengkok yaitu Sebengkok Gang Kamboja dan Sebengkok Gang Bubuhan. Hal ini disebabkan karena penduduk di Kelurahan Sebengkok sebagian besar suku Banjar.

  1. Teknik Pengumpulan Data

Subana (2001:127) mengungkapkan bahwa instrument penelitian berkaitan dengan kegiatan pengumpulan dan pengolahan data, sebab instrument penelitian merupakan alat bantu dan pengolahan data tentang variabel-variabel yang diteliti.

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode simak berupa penyimakan: dilakukan dengan menyimak, yaitu menyimak penggunaan bahasa (Sudaryanto,1993:133).

Secara garis besar teknik yang dilaksanakan dalam penelitian ini terbagi atas yaitu :

    1. Teknik Simak Libat Cakap (SLC) yaitu Peneliti terlibat langsung dalam dialog dengan responden. peneliti memperhatikan penggunaan bahasa responden di samping itu juga peneliti ikut serta dalam pembicaraan mitra wicaranya itu yaitu responden. Dalam keikutsertaan peneliti dalam berdialog bersama responden bukan isi pembicaaraan responden yang diperhatikan melainkan bahasa yang sedang digunakan oleh responden itu yaitu penggunaan partikel lah dalam kalimat di setiap pembicaraan.

    2. Peneliti juga membuat daftar kuisioner berupa beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia. Kalimat-kalimat tersebut berpatikel lah kemudian responden penelitian mengalihkan ke dalam bahasa Banjar. Teknik ini dilakukan untuk mengimbangi pemerolehan data pada teknik simak libat cakap.

Adapun daftar tabel instrument kuisioner penelitian sebagai berikut :

Kalimat Berpatikel

Kalimat dalam bahasa Indonesia

Kalimat dalam bahasa Banjar

  1. Teknik Analisis Data

langkah selanjutnya setelah data terkumpul adalah mengolah atau menganalisis data. Sesuai dengan namanya ‘analisis‘ tahap ini merupakan upaya peneliti menangani langsung masalah yang terkandung pada data penganalisisan data. Adapun teknik yang digunakan dalam analisis data meliputi :

  1. Teknik Balik

Teknik ini dilakukan dengan tidak mengubah jumlah serta wujud unsur satuan lingualnya sebagai satu keseluruhan karena unsur yang ada berpindah tempatnya dalam susunan beruntun (Sudaryanto:1993:72).

Contoh :

  • Kawa dimakanlah waday ni .‘Dapat dimakan kue ini‘.

  • Waday ni kawa dimakanlah .‘Kue ini dapat dimakankah‘.

Teknik ini digunakan untuk menguji ketegaran letak partikel lah dalam bahasa Banjar.

  1. Teknik Lesap

Teknik lesap dilaksanakan dengan melesapkan (melepaskan, menghilangkan ,menghapuskan, mengurangi) unsur tertentu satuan lingual yang bersangkutan (Sudaryanto:1993:41).

Contoh :

  • Jadi ikamlah guru di sia ? ‘ Jadi kamu ya bakal guru disini ‘

Teknik lesap

  • Jadi ikam O guru di sia .‘ Jadi kamu bakal guru disini ‘

Teknik ini digunakan untuk menguji fungsi partikel lah dalam bahasa Banjar.

DAFTAR PUSTAKA

Alwi,Hasan,et,el. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Arikunto,Suharsimi. 1993. Prosuder Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer,Abdul. 2000. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Djajasuma,T.Fatimah. 1993. Metode Linguistik – Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: Refika Aditama.

Hapip. 1997. Kamus Bahasa Banjar – Indonesia. Banjarmasin: PT Grafika Wangi Kalimantan – Banjarmasin Post Group.

Irwan Abdullah,Editor. 1999. Bahasa Nusantara Posisi dan Penggunaaanya Menjelang Abad ke -21. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Keraf, Gorys. 1991. Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. 1993. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Jakarta: Balai Pustaka.

Ramlan. 2001. Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV Karyono.

Soekono. 1984. Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Subana. 2001. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

2 Comments

  1. saya yudha dari mahasiswa dari untan pontianak jurusan pendidikan bahasa inggris semester akhir. saya ingin menyakan bagaimana cara menganalisa dalam analisis data yang bersifat descriptive. jadi permasalahan saya dalam penelitian yang berjudul bagaman cara guru bahasa inggris mengajar dengan menggunakan internet… please bantu saya dalam menganalisa daya…. dan segala teori-teori yang terkait

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s