• Download Software Komputer
    Untuk anda yang ingin tahu, ingin belajar, mengubah ketertinggalan menjadi modern. Mengubah kemelataran menjadi kemakmuran.
    Mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Terus aktifitas takkan pernah lelah untuk belajar. CARI ILMU dimana saja, kapan saja dan berguru kepada siapa saja
    Google Groups
    Pencariilmu
    Kunjungi grup ini
    *Melihat Kota tempat weblog ini dikelola dari Satelit
  • Sepuluh Masukan Terkini

    Fatma di Download Diktat Buku Akuntansi…
    rendy di Download Diktat Buku Akuntansi…
    Rina Monika Dewi di Pengertian Etika, Moral dan…
    Dwi gita di Pengertian Politik dan Ilmu…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    mifta di Studi Kasus Umum Perpajak…
    Anonymous di PEMBELAJARAN DENGAN MODEL SIKL…
    Linguistik Umum | bo… di Cakupan Semantik
  • Admin

  • Struktur Sosial Budaya, Pranata Sosial Budaya, dan Proses Sosial Budaya

    STRUKTUR SOSIAL BUDAYA, PRANATA SOSBUD,

    DAN PROSES SOSIAL BUDAYA

     

    Struktur Sosial Budaya

     

    1. Struktur sosial: pola perilaku dari setiap individu masyarakat yang tersusun sebagai suatu sistem

    2. Masyarakat mrp suatu sistem sosial budaya terdiri dari sejumlah orang yang berhubungan secara timbal balik melalui budaya tertentu.

    3. Setiap individu mempunyai ciri dan kemampuan sendiri, perbedaan ini yang menyebabkan timbulnya perbedaan sosial.

    4. Perbedaan sosial bersifat universal, ini berarti perbedaan sosial dimiliki setiap masyarakat dimanapun.

    5. Perbedaan dalam masyarakat seringkali menunjukkan lapisan-lapisan yang bertingkat.

    6. Lapisan yang bertingkat dalam masyarakat disebut Stratifikasi sosial

    7. Ukuran yang digunakan untuk menggolongkan penduduk dalam lapisan-lapisan tertentu yaitu:

    a) Ukuran kekayaan (kaya miskin, tuan tanah penyewa, )

    b) Ukuran kekuasaan (penguasa/ dikuasai) penguasa punya wewenang lebih tinggi

    c) Ukuran kehormatan (berpengarug / terpengaruh) ukuran ini ada di masyarakat tradisional(pemimpin informal)

    d) ukuran ilmu pengetahuan (golongan cendekiawan/ rakyat awam)

     

    PRANATA SOSIAL

     

    1. Pranata Sosial adalah wadah yang memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi menurut pola perilaku yang sesuai dengan norma yang berlaku.-

    2. Horton dan Hunt mengartikan pranata sosial sebagai suatu hubungan sosial yang terorganisir yang memperlihatkan nilai-nilai dan prosedur-prosedur yang sama dan yang memenuhi kebutuhan2 dasar teertentu dalam masyarakat.

     

    KETERANGAN Contoh di skolah sbg lembaga sosial budaya untuk memperoleh pendidikan mempunyai aturan-aturan. setiap orang harus berperillaku sesuai dengan aturan-aturan tertentu sehingga proses pendidikan berjalan dg baik. Begitu juga di bank, mempunyai aturan sendiri, setiap karyawan hrs berperilaku sesuia dengan aturan yang berlaku.

     

    MACAM-MACAM PRANATA SOSIAL

     

    1. Pranata Ekonomi (memenuhi kebutuahan material) , bertani,industri, bank, koperasi dan sebagainya

    2. Pranata Sosial/ memenuhi kebut. Sosial : perkawinan, keluarga, sistem kekerabatan, pengaturan keturunan.

    3. Pranata politik/ jalan alat untuk mencapai tujuan bersama dlm hidup bermasyarakat. seperti sistem hukum, sistem kekuasaan, partai, wewenang, pemerintahan

    4. Pranata pendidikan/memnuhi kebutuahn pendidikan, seperti PBM, sistem pengetahuan, aturan, kursus, pendidikan keluarga, ngaji.

    5. Pranata kepercayaan dan agama/ memenuhi kebutuhan spiritual. seperti upacara semedi, tapa, zakat, infak, haji dan ibadah lainnya.

    6. Pranata Kesenian/ memenuhi kebutuhan manusia akan keindahan, seperti seni suara, seni lukis, seni patung, seni drama, dan sebagainya

     

    KONTROL SOSIAL

     

    1. Berfungsi sbg alat agar anggotanya taat dan patuh thd norma yang telah ditentukan.

    2. Kontrol sosial dapat dilakukan melalui prefentif yaitu dengan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keyakinan, thd kebenaran suatu norma.

     

    Dapat juga dilakukan dg penanggulangan/ referensif dg jalan persuatif/ bujukan dan hukuman sanksi/ paksaan.

     

    BEBERAPA PENGERTIAN

     

    1. Enkulturasi adalah proses pengenalan norma yang berlaku di masyarakat.

    2. Sosialisasi adalah; Proses pembelajaran terhadap norma-norma yang berlaku shg dapat berperan dan diakui oleh kelompok masyarakat.

    3. Instutionalisasi: proses dimana norma dan perilaku sudah menjadi kebiasaan

    4. Internalisasi: norma dan perilaku sudah menjadi bagian diri pribadi, dan sudah mendarah daging.

     

    PROSES SOSIAL BUDAYA

     

    Hubungan antarindividu yang saling mempengaruhi dlm hal pengetahuan, sikap dan perilaku disebut interaksi sosial

    Interaksi sosial terjadi apabila tindakan atau perilaku sesorang dapat mempengaruhi, mengubah, memperbaiki, atau mendorong perilaku, pikiran, perasaan, emosi orang lain.

     

    SIFAT INTERAKSI SOSIAL

     

    1. Frekuensi interaksi makin sering makin kenal dan makin banyak pengaruhnya.

    2. Keteraturannya interaksi, semakin teratur semakin jelas arah perubahan nya.

    3. Ketersebaran interaksi, semakin banyak dan tersebar , semakin banyak yang dipengaruhi.

    4. Keseimbangan interakasi, semakin seimbang posisi kedua belah pihak yang berinteraksi semakin besar pengaruhnya.

    5. Langsung tidaknya interkasi, bila interaksi bersifat langsung kedua belah pihak bersifat aktif, maka pengaruhnya semakin besar.

     

    INTERAKSI DAPAT MENIMBULKAN

    A. Kerja sama (kooperation)

    B. Persaingan (competition)

    C. Pertikaian (conflik)

     

    KOOPERATION

     

    Kerja sama bisa terjadi bila individu atau kelompok mempunyai kesadaran akan tujuan yang sama, sehingga timbul aktivitas yang salling menunjang membantu untuk bersama-sama mencapai tujuan.

     

    TIGA BENTUK KERJA SAMA

     

    1. Bergaining yaitu pertukaran barang atau jasa

    2. Cooptation yaitu penerimaan unsur-unsur baru sebagai salah satu cara untuk menghindari kegoncangan atau ketidak stabilan

    3. Coalition yaitu penggabungan dua organisasi atau lebih yang mempunyia tujuan yang sama

     

    ASIMILASI VS AKULTURASI

     

    Asimilasi ; dua kelompok yang berbeda kebudayaannya saling berbaur menjadi satu kesatuan hingga menghasilkan kebudayaan baru yang berbeda dg kebudayaan aslinya.

    Akulturasi: dua kelompok yang berbeda budaya saling bertemu dan melakukan kontak sosial yang intensif shg terjadi pembaharuan tanpa mengjhilangkan budaya aslinya

    PERSAINGAN adalah proses sosial dimana dua individu atau kelompok berusaha mencari sesuatu yang menjadi pusat perhatian massyarakat tanpa kekerasan dan ancaman. contoh: dua orang siswa sama-sama memusatkan perhatiannya untuk memperoleh nilai IPS tertingi

     

    KONFLIK

    Pertentangan antar individu atau kelompok baik yang terlihat dg jelas /terbuka (perkelaian ) maupun yang tidak.

    Akomodasi: usaha untuk mencegah, mengurangi, menghindari, dan menghentikan pertentangan

     

    Akomodasi Dapat Dilakukan Dengan Cara:

    1. Mediation: penyelesaian pertikaian dengan menggunakan pihak ketiga sebagai wasit yang netral.

    2. Arbitration: penyelesaian pertikaian dengan menggunakan pihak ketiga yang statusnya lebih tinggi

    3. Consiliation: mempertemukan pihak yang berselisih untuk mencapai suatu persetujuan bersama

    4. Toleransi: saling menyadari untuk menghindari pertikaian

    5. Stalemat: menyadari akan adanya kekuatan yang seimbang sehingga kalau diteruskan tidak akan ada yang menang dan yang kalah

    6. Adjudication ; upaya penyelesaian perkara melalui pengadilan

     

    <p style=”border:medium none;margin-bottom:0;padding:0;” align=”center”>Baca Artikel Lain

    Apa Harus Dilakukan Guru Dalam Pelaksanaan Proses Belajar-mengajar;>>>> Baca

    Enzim Dan Bioaktif Sebagai Penopang Devisa Negara;>>>> Baca

    Merancang Dan Menerapkan Model Pembelajaran Ips Terpadu Dengan Menggunakan Pendekatan Berorientasi Pemecahan Masalah;>>>>> Baca

    Download E-book Kumpulan Soal Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik;>>>>>>>> Baca

    Merancang Dan Menerapkan Model Pembelajaran Ips Terpadu Dengan Menggunakan Pendekatan Humanistik;>>>>>>> Baca

    Ikuti

    Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

    Bergabunglah dengan 323 pengikut lainnya

    %d blogger menyukai ini: