Pendekatan Pembelajaran Menulis di SD

Pendekatan Pembelajaran Menulis di SD

Pendekatan yang disarankan dalam pembelajaran menulis meliputi pendekatan komunikatif, integratif, keterampilan proses, dan pendekatan tematis. Pendekatan komunikatif memfokuskan pada keterampilan siswa mengimplementasikan fungsi bahasa (untuk berkomunikasi) dalam pembelajaran. Pendekatan integratif menekankan keterpaduan empat aspek keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dalam pembelajaran. Pendekatan keterampilan proses memfokuskan keterampilan siswa dalam mengamati, mengklasifikasi, menginterpretasi, dan mengkomunikasikan. Pendekatan tematis menekankan tema pembelajaran sebagai payung/pemandu dalam pembelajaran.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa (1) pendekatan komunikatif tampak pada butir pembelajaran, misalnya: mendeskripsikan suatu benda, menulis surat, dan membuat iklan; (2) pendekatan integratif tampak pada butir pembelajaran, misalnya: menceritakan pengalaman yang menarik, menuliskan suatu peristiwa
sederhana, membaca bacaan kemudian membuat ikhtisar, dan meringkas cerita yang dtdengar; (3) Pendekatan keterampilan proses, tampak pada butir pembelajaran, misalnya: melaporkan hasil kunjungan, menyusun laporan pengamatan, membuat iklan, dan menyusun kaiimat acak menjadi paragraf yang padu; dan (4) pendekatan tematis, tampak pada butir pembelajaran, misatnya: menulis pengalaman dalam bentuk puisi, dan menyusun naskah sambutan.
Pendekatan-pendekatan tersebut pada hakikatnya mcmpunyai karaktenstik yang sama dengan pendekatan konstruktivisme, yaitu memandang siswa di dalam pembelajaran sebagai subjek pembelajaran bukan sebagat objek pembelajaran Dalam hal ini, peran guru sebagai motivator dan fasilitator di dalam membangkitkan potensi siswa dalam membangun/mengkonstruk gagasan/ide masmg-masing di dalam pembelajaran.
Teknik dan Model Pembelajaran Menulis Cerita
Berdasarkan butir-butir pembelajaran menulis di kelas tinggi (kelas 3-6) SD terdapat ragam teknik pembelajaran menulis. Teknik pembelajaran menulis dikelompokkan menjadi dua, yakni menulis cerita dan menulis untuk keperluan sehari-han
a) Menulis cerita
Teknik ini terdiri atas 6 macam, yaitu: I) menyusun kaiimat. Teknik menyusun cerita dapat dilakukan dengan: (a) menjawab pertanyaan, (b) melengkapai kalimat, (c) memperbaiki susunan kalimat, (d) memperluas kaiimat, (e) subtitusi, (f) transfomtasi, dan (g) membuat kaiimat; (2)Teknik memperkenalkan cerita: (a) baca dan tulis, (b) simak dan tulis; (3) meniru model; (4) menyusun paragaf; (5) menceritakan kembali; dan (6) membuat
b) Menulis untuk keperluan sehari-hari
Menulis untuk keperluan sehari-hari mehputi ragam menulis: (1) menulis surat, (2) menulis pengumuman, (3) mengisi formulir, (4) menulis surat undangan, (5) membuat iklan, dan (6) menyusun daftar riwayat hidup.

Model pembelajaran menulis cerita/cerpen di SD meliputi: menceritakan gambar, melanjutkan ceria lain, menceitakan mimpi, menceriakan pengalaman, dan menceritakan cita-cita.
(a) Menceritakan gambar Model ini dapat dilakukan mulai kelas 4 SD. Guru memperlihatkan beberapa gambar, selanjutnya, siswa diminta mengamati gambar tersebut dengan teliti. Kemudian, mereka diminta untuk menuliskannya ke dalam centa lengkap.
(b) Melanjutkan centa. Model ini diawaii dengan kegiatan guru membacakan atau memperdengarkan cerita yang dipilih guru, kemudian para siswa diminta melanjutkan cerita guru tersebut.
(c) Menceitakan mimpi. Model ini dilakukan dengan menugasi siswa untuk menceritakan mimpinya dengan menambah atau mengurangi isi dan mimpi mereka.
(d) Menceritakan pengalaman Model ini dilakukan dengan menugasi siswa untuk menceritakan pengalaman, baik pengalaman saat liburan, bermain,darmawisata, dan sebagainya.
(e) Menceritakan cita-cita. Model ini dilakukan dengan cara menugasi siswa untuk menceritakan cita-citanya setelah dewasa nanti.

About these ads

13 Tanggapan

  1. Peranan Pemerintah terhadap pendidikan dasar sangat dibutuhkan secara proaktif terutama bagi daerah-daerah terpencil termasuk desa kami

  2. Tolong di tambah lagi tentang pembelajaran Bahasanya, pak
    sangat berguna bagi saya yang kurang mengetahui cara menerapkannya di SD
    http://www.s1pgsd.blogspot.com

  3. Kalau ada model-model pembelajaran mohon dimuat di halaman ini karena sebenarnya guru-buru kita dalam mengajar bukan karena penguasaan materinya tetapi mereka biasanya tidak kreatif dalam mentransfer ilmu kepada siswanya, persoalannya mereka tidak memiliki ilmu tentang model pembelajaran

  4. senang sekali dapat ide tambahan untuk ngajar. kalo bisa jangan pelajaran bahasa indonesia saja dong. pelajaran lain kaya ipa ips juga perlu lo

  5. tolong pak bantu saya buat kan model pembelajaran menulis di SD, karena saya guru baru yang ingin lebih maju untuk mencerdaskan anak bangsa.

  6. Salam Sejahtra, Pak. Tolong jelaskan tentang integrasi proses membaca dan menulis. saya kurang paham. terima kasih, Pak. salam

  7. Kulo nuwon pak tolong permudah saya dalam mendwload setiap sajian yang ada di blog ini trims !

  8. tolong bantu saya pak, bagaimana membelajarkan ketrampilan menulis dalam bahasa inggris untuk siswa kelas VI sd, trims.

  9. senang sekali dapat tambah pengetahuan baru pak

  10. PAK TOLONGIN GIMANA TENTANG FISAFAT MEMBUAT MAKALAH ANTARA FRASANGKA DAN TANTANGAN BERFILSAFA

  11. PRSANGKA DAN TANTANGAN TEHADAP FILSAFAT

    LATAR BELAKANG
    Ketika jurusan filsafat belum ada atou dipikirkan , filsafat biasanya hanya diajar kan di seminar-seminar, tempat pendidikan para calon imam atou juga dalam universitas-universitas, terutama dalam jurusan teologi.filsafat sungguh bermafaat dan membantu para mahasiswa untuk mempelajari teologi atou ilmu ketuhanan .menyadari penting nya filsafat ini banyak universitas klasik bahkan sampai pada zaman modern ini membuka jurusan filsafat.
    Ketika saya masih berada di seminar menengah smp dan sma pada akhir tahun 1960-an sampai awal tahun 1970-an, para imam atou plater yang berpraktik disana selalu mengingat kan kami akan displin belajar dan pengunaan waktu karena kalou sudah ada di seminar tinggi, kalian akan berhapan dengan kuliah-kuliah filsafat yang sangat berat dan tidak gampang di mengerti.hal ini masih juga di alami oleh para siswa sehingga saat kini. Ini merupakan suatu contoh prasangka terhadap filsafat.
    Ketika pertama kali saya tiba di Washington , DC, USA, Pada bulan may 1985 untuk menuruskan studi filsafat, saya banyak mengalami kesulitan. Selain mengalami shok budaya dengan berbagai konsekuensi psikis dan biologis, saya selalu berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan dari para konfrater tua dan muda tentang bidang studi mana yang mau di emban. Ketika saya menjawab saya akan belajar filsafat.” Semuanya mereka nyelutup: “Anda pasti pintar karena filsapat itu sangat berat.”Atou: “Hati-hat, karena banyak imam atou biarawan meningalkan jabatan atou biara karena filsafat”, seakan akan studi filsafat menjadi sebab orang kehilangan pangilan.
    Dari permulaan, filsafat sudah menghadapi banyak kesulitan. Sokrates, bapak filsafat itu banyak mengalami tantangan dalam berhadapan nya dengan para sophis, yang sangat skeptik dan menganggap diri mereka sebagai orang bijak sana dalam ajaran mereka kepada orang-orang biasa pada umum nya. Sebagai filsuf, sokrates di lihat sebagai pahlawan utama ajaran ini. Kemudian selama abat pertangahan, ketika oteritas gereja di terima dan diyakini sebagai penurusan otoritas di bumi ini, filsafat menjadi sangat kerdil. Teosentrisme pandangan pandangan manusia sngat meremeh kan berbagai pandangan duniawi dan manusiawi. Dan ketika oteritas gereja melemah pada zaman Ranaisan dan zaman fajar Budi atou pencerahan, filsafat mulai sungguh menjalan kan tugas kritis nya dan ajaran dogmatis gereja menjadi salah satu sasaran utama nya. Ini menanam satu tangapan keras dari gereja, karena di samping mulai dari pelan-pelan membuka dirinya kepada dunia,Gereja masih kut mempertahan kan ajaran dogmatisnya sebagai sumber utama imam Gereja.Gereja mulai tidak bersahabat dengan filsafat dan pada waktu itu juga mulailah tindakan tindakan ekskomunikasi baru yang memperpanjang daftar nama orang-orang yang di kenai hukuman atou kutukan dari magisterius gereja.
    Mengenai dari paham aristoteles atou menurut pandangan plato maka filsfat memiliki tempat yang sangat luhur di bandingkan dengan berbagai ilmu lain nya namu tidak disngkal pula dalam perjalanan sejarah,filsafat dilihat dengan mata sebelah.Terlampou banyak pandangan yang memperlihatkan prasangka dan kecurigaan terhadap filsafat.pandangan sesaat ini sebenar nya berakar dalam kelompok orang dari gereja masa lampou yang melihat filsafat sebagai musuh utama imam dan ajaran gereja. Ini dapat dilihat kesalahan atou dosa gereja terhadap pandangan filsafat.syukurlah sri paus yohanes paulus II (1920-2005 ), yang sendiri adalah seorang filsuf, dengan penuh keberanian mengatas namai Gereja,menyampaikan maaf atas kesalahan gereja terhadap perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan ini.hingga kini filsafat dilihat sebangai ilmu yang sukar, suatu studi tentang objek-objek spekulatif yang bersifat absrak dan penuh rahasia, sangat tioristis, atou kemampuan memanipulasi pikiran sederhana atou pengungkapan ide ide sederhana dalam bahasa dan ungkapan-ungkapan yang hebat, bombastik dan sukar, ilmu yang tidak memiliki nilai dalam kehidupan praktis, hanya menekan kan konsep dan tiori, permutarbalikan sistematis dari semua pandangan dan pikiran sederhana dan biasa,dan penggangu imam Kristen yang sangat dogmatis.prasangka ini juga lah yang disedorkan sebangai suatu alasan mengapa sekian banyanya ilmu positif dan ilmu ilmu sosial dan kemanusiaan memisah kan diri dari filsafat antara abat 17-19.mereka merasa lebih tertari untuk berbuat studi tentang pokok pokok atou aspek aspek tertentu dari realitas dari pada mempelajari sesuatu yang begitu umum dan abstrak, yang sama sekali tidak menarik dalam kehidupan praktis dan kongkret
    Kesulitan yang paling besar justru menyangkut paham filsafat sebagai ilmu kritis dan refleksi . Di sana terdapat banyak gagasan dan pemikiran yang sangat tioristis dan mendalam disana juga orang memahami filsafat sebai suatu deretan perkembangan dan pemahaman ide-ide atou penemuan ide-ide dengan berbagai istilah teknis-kultural, dan lain sebagai nya.kita juga alami kesulitan ini karena benturan ide dan gagasan antara filsuf sesuai dengan jaman nya,perubahan-perubahan dalam pandangan dan pemahaman tentang dunia memunculkan banyak kontrofersi baru dalam filsafat.
    Tanpa mengetahui arti dan maksuk dari filsafat itu sendiri, kita tidak mampu memberikan suatu penilain atou penghagaan yang tepat terhadap filsafat. Pertanyaan pokok yang harus kita jawab adalah apa itu filsafat dan apa gunanya kita menekuni studi filsafat da apa makna arti berfilsafat bagi kita.perkembangan ilmu-ilmu sosial dan manusiawi modere setelah abat 19 di lihat juga sebagai suatu kenyataan penting dalam filsafat.muncul nya ilmu seperti psikologi.antropologi,sosiologi menarik perhatian dan minat banyak orang. Filsafat yang berobjekkan yang umum menjadi kurang menarik juga untuk diketahui bahwa para filsuf postmdernik seperti Foucault (1926-1984)Derrida (1930-2004) atou banyak fisuf kontermporer laen nya justru berfilsafat dalam setiap ilmu yang mereka emban dan dalam interaksi antara manusia budaya dan sejarah.

  12. TOLONGIN PAK CARA BUAT NYA BAGAI MANA MENGHUBUNGKAN MAKALAH FILSAFAT INI DENGAN PRASANGKA YANG ADA SEKARANG

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 308 pengikut lainnya.