Contoh Anggaran Dasar Yayasan

CONTOH ANGGARAN DASAR YAYASAN

Yayasan :

Nomor :

Pada hari ini………………….. tanggal ………………………..

Berhadapan dengan saya. (____________), Sarjana Hukum, Notaris di (____________) dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang nama-namanya akan disebut pada bagian akhir akta ini: ———————————

Tuan…………………..swasta. bertempat tinggal di …………… ———————————-

Tuan………………….swasta. bertempat tinggal di ……………. ———————————-

Para penghadap tersebut diatas menerangkan bahwa mereka telah memisahkan dari kekayaan mereka uang sebanyak Rp……………….. yang diperuntukan sebagai kekayaan pangkal suatu Yayasan yang dengan ini didirikan. dengan memakai peraturan-peraturan atau Anggaran Dasar sebagai berikut: ———————————–

——————————- NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN —————–

———————————————– Pasal 1 ————————————–

Yayasan ini bernama:……………………. ——————————————————-

berkedudukan dan berkantor pusat di (____________) dengan mempunyai perwakilan-perwakilan di tempat-tempat lain yang ditetapkan oleh Badan Pengurus, dengan persetujuan dari Badan Pendiri. —————

———————————————– AZAS —————————————

———————————————– Pasal 2 ————————————–

Yayasan ini berazaskan Pancasila.

———————————————– WAKTU ————————————

———————————————– Pasal 3 ————————————–

Yayasan ini mulai berlaku dan berjalan pada hari dan tanggal akta ini dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditetapkan lamanya terlebih dahulu. ———————————————————————

————————————– MAKSUD DAN TUJUAN ————————-

———————————————– Pasal 4 ————————————–

Maksud dan tujuan Yayasan ini ialah: ——————————————————–

a………………..

b………………..

c………………..

d………………..

—————————————– USAHA-USAHA ———————————

———————————————– Pasal 5 ————————————–

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Yayasan melakukan usaha-usaha sebagai berikut:

1. Menghimpun dana dan daya yang ada pada para anggota dan pendukung Yayasan untuk dipergunakan dalam bidang-bidang yang produktif dan Konstruktif serta mengembangkan dan menyalurkan bakat-bakat yang mungkin dapat dipergunakan/ dibutuhkan oleh Masyarakat. ——————————————–

2. [___].

3. [___].

4. [___].

5. [___].

———————————— KEKAYAAN YAYASAN —————————-

———————————————– Pasal 6 ————————————–

1. Kekayaan Yayasan ini terdiri dari: ——————————————————

a. Kekayaan pangkal yang sudah disisihkan oleh para pendiri seperti tersebut di atas. –

b. Bantuan-bantuan atau sumbangan-sumbangan yang diperoleh dari Pemerintah, Masyarakat dan Badan-Badan lain yang menaruh minat terhadap Yayasan yang sifatnya tidak mengikat. zakat, hibah-hibah, hibah wasiat, warisan-warisan, wakaf-wakaf dan Iain-lain baik berupa barang-barang bergerak maupun tidak bergerak.

c. Pendapatan-pendapatan lain dari usaha-usaha Yayasan yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan Pemerintah. ———————————————————————–

2. Uang yang tidak segera dibutuhkan untuk keperluan pengeluaran sehari-hari dari Yayasan disimpan di salah satu Bank atas nama Yayasan atau dijalankan menurut cara yang ditentukan oleh Badan Pengurus dengan persetujuan Badan Pendiri.

———————————— PELINDUNG/PEMBINA —————————-

———————————————– Pasal 7 ————————————–

Jika dianggap perlu Badan Pendiri dapat mengangkat/memberhentikan seorang Pelindung/Pembina atau lebih.

——————————————– PENASEHAT ———————————

———————————————– Pasal 8 ————————————–

1. Apabila dianggap perlu, Badan Pendiri dapat mengangkat seorang Penasehat atau lebih.

2. Penasehat berhak memberikan nasehat kepada Badan Pengurus, baik diminta ataupun tidak diminta. akan tetapi semua nasehat itu tidak mengikat. ————————————————————–

—————————————— BADAN PENDIRI——————————

———————————————– Pasal 9 ————————————–

Badan Pendiri Yayasan adalah Badan Pemegang Kekuasaan tertinggi dalam Yayasan. ——-

Para Anggota Badan Pendiri dari Yayasan ini terdiri dari: ————————————

a. mereka yang mendirikan Yayasan ini. —————————————————

b. mereka yang atas usul seorang Anggota Badan Pendiri yang hendak mengundurkan diri. setelah ditunjuk dan diangkat oleh keputusan Rapat Anggota Badan Pendiri untuk menjadi penggantinya. ————–

c. mereka/seseorang yang diangkat oleh Rapat Anggota Badan Pendiri karena dianggap oleh Badan Pendiri telah berjasa pada Yayasan ini. ———————————————————————-

3. Pengangkatan dan pemberhentian para Anggota Badan Pendiri dilakukan oleh keputusan Rapat Anggota Badan Pendiri secara musyawarah untuk mufakat dan harus dihadiri oleh semua Anggota Badan Pendiri atau kuasanya dengan Surat Kuasa.

4. Kecuali apa yang diuraikan dalam ayat 3 Pasal ini maka untuk sahnya Rapat-Rapat Badan Pendiri berlaku apa yang ditentukan dalam Pasal 13, kecuali bila dalam anggaran dasar ini ada penetapan lain. —-

5. Para Anggota Badan Pendiri memilih salah seorang dari mereka sebagai Ketua. ———

6. Hak-hak dan kewajiban-kewajiban serta hal-hal lain mengenai Badan Pendiri. yang belum atau tidak cukup diatur dalam anggaran dasar ini, akan diatur dan ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga Yayasan ini.

————————————— BADAN PENGURUS —————————–

———————————————– Pasal 10 ————————————

1. Yayasan ini dipimpin dan diurus oleh suatu Badan Pengurus yang terdiri antara lain dari: Seorang Ketua, seorang Wakil Ketua atau lebih seorang Sekretaris dan seorang Wakil Sekretaris atau lebih, seorang Bendahara dan seorang Wakil-Bendahara atau lebih dan seorang atau lebih sebagai Anggota/Pembantu Umum. ——–

2. Para Anggota Badan Pengurus diangkat untuk masa jabatan tahun. akan tetapi dapat seketika diangkat kembali.

3. Para Anggota Badan Pengurus diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Anggota Badan Pendiri.

4. Jabatan dalam Badan Pengurus. apabila dianggap perlu dapat dirangkap oleh Anggota Badan Pendiri.

5. Jika terjadi lowongan. maka Anggota-Anggota Badan Pengurus lainnya dapat mengajukan calon-calon untuk mengisi lowongan itu kepada Badan Pendiri untuk mendapatkan pengesahan usul itu akan tetapi Badan Pendiri dapat menunjuk orang lain untuk mengisi lowongan itu. ————————————————–

6. Badan Pengurus dengan persetujuan Badan Pendiri membentuk seksi-seksi/panitia-panitia atau bagian-bagian maupun lembaga-lembaga untuk membantu pekerjaan Badan Pengurus dalam melaksanakan usaha- usaha Yayasan.

7. Sekurang-kurangnya seorang Anggota Badan Pengurus duduk dalam seksi-seksi/panitia-panitia atau bagian-bagian maupun lembaga- lembaga itu sebagai penghubung antara seksi/panitia atau bagian itu dengan Badan Pengurus.

—————————–KEANGGOTAAN BADAN PENGURUS——————-

———————————————– Pasal 11 ————————————

1. Keanggotaan Badan Pengurus berakhir karena: —————————————–

a. berakhir masa jabatannya; ———————————————————

b. meninggal dunia; ——————————————————————-

c. mengundurkan diri atas permintaan sendiri; —————————————–

d. ditaruh dibawah pengampuan (onder curetale); ———————————–

e. dinyatakan berada dalam keadaan pailit berdasarkan keputusan Hakim; atau ——-

f. diberhentikan oleh keputusan Rapat Badan Pendiri karena melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan Yayasan, setelah mendengar dan mempertimbangankan keterangan-keterangan dan/atau alasan-alasan dari yang bersangkutan. ———————————————————————

2. Mereka yang dipecat seperti yang dimaksud dalam ayat 1 sub f diatas, diberi kesempatan dalam tempo 1 (satu) bulan setelah pemecatan tersebut, untuk mengajukan pembelaan diri dalain Rapat Gabungan Para Anggota Badan Pendiri dan Badan Pengurus. ———————————————————————–

—————— KEWAJIBAN DAN KEKUASAAN BADAN PENGURUS ———-

———————————————– Pasal 12 ————————————

1. Badan Pengurus wajib menjunjung tinggi dan menjalankan peraturan- peraturan dalam Anggaran Dasar ini serta melakukan segala daya upaya untuk terwujudnya maksud dan tujuan dari Yayasan ini. —

2. Ketua dan sekretaris bersama-sama mewakili Badan Pengurus dan karenanya mewakili Yayasan baik dimuka maupun diluar Peradilan dan berhak untuk dan atas nama Yayasan melakukan segala tindakan baik yang mengenai perbuatan pengurusan (daden van beheer) maupun yang mengenai perbuatan pemilikan (daden van eigendom). mengikat Yayasan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Yayasan. akan tetapi dengan batas-batas ketentuan sebagai berikut:

a. untuk memperoleh dan melepaskan harta tetap termasuk bangunan- bangunan dengan cara membeli dan menjual atau dengan cara lain melepaskan hak-hak atas kekayaan Yayasan. —————-

b. untuk meminjam atau meminjamkan uang atas nama Yayasan (tidak termasuk mengambil uang Yayasan yang disimpan di Bank-Bank atau tempat-tempat lain). ———————————-

c. untuk menggadaikan atau mempertanggungkan kekayaan Yayasan dengan beban-beban yang bersifat apapun.

d. untuk mengikat Yayasan sebagai penanggung atau penjamin (borg atau avaliste). —

e. melakukan/mengadakan perdamaian (dading) diperlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari keputusan Rapat Badan Pendiri. ——————————————————————–

Terhadap Pihak Ketiga (derden) persetujuaii tersebut cukup Akta yang bersangkutan ikut ditanda-tangani oleh Ketua Badan Pendiri dan Para Anggota Badan Pendiri lainnya atau dengan surat persetujuan yang ditanda-tangani oleh Ketua Badan Pendiri bersama-sama dengan para Anggota Badan Pendiri lainnya.

3. Tiap tahun sekali sebelum akhir triwulan pertama dan untuk pertama kalinya pada akhir bulan Badan Pengurus melakukan perhitungan mengenai segala penghasilan dan pengeluaran dalam tahun yang lampau, perhitungan mana harus diumumkan dengan selayaknya. ———————————————————

4. Perhitungan dan pertanggungan-jawab serta laporan mengenai hal tersebut diatas ini harus diminta pengesahan kepada Rapat Badan Pendiri dan pengesahan itu berarti memberi pelunasan dan pembebasan tanggung-jawab (aequit et de charge) terhadap Badan Pengurus mengenai segala penghasilan dan pengeluaran serta pengurusannya untuk tahun yang lampau. Badan Pengurus tidak mendapat gaji, akan tetapi segala biaya yang dikeluarkan oleh Badan Pengurus untuk keperluan/ kepentingan Yayasan ditanggung dan dibayar oleh Yayasan. —————–

——————————– RAPAT BADAN PENGURUS —————————

———————————————– Pasal 13 ————————————

1. Badan Pengurus wajib untuk mengadakan rapat anggota Badan Pengurus sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sekali dan setiap kali kalau dianggap perlu oleh Badan Pendiri atau Ketua Badan Pengurus atau oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota Badan Pengurus, yang memberitahukan kehen-daknya itu secara tertulis kepada Ketua, disertai keterangan singkat tentang hal-hal yang hendak dibicarakan dalam rapat.

2. Semua Rapat Anggota Badan Pengurus dipimpin oleh Ketua, bila ia tidak hadir oleh salah seorang Wakil Ketua, bila para Wakil Ketua tidak ada pada Rapat. dapat dipilih oleh dan dari para anggota-pengurus yang hadir.

3. Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan lainnva dalam anggaran dasar ini, maka Rapat Anggota Badan Pengurus dianggap sah. jikalau dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah Anggota Badan Pengurus.

4. Untuk dapat mengambil keputusan yang sah. Rapat Badan Pengurus dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah yang hadir. jikalau jumlah yang hadir tidak cukup. maka Ketua Rapat dapat memanggil rapat baru. secepat-cepatnya 1 (satu) minggu setelah rapat pertama, dalam rapat mana dapat diambil keputusan-keputusan yang sah mengenai acara-acara dalam rapat pertama. dengan tidak lagi mengindahkan jumlah anggota yang hadir. kecuali jika dalam Anggaran Dasar ini menetapkan lain. ———————————————

5. Semua keputusan diambil dengan jalan musyawarah untuk mufakat dan bila dengan jalan musyawarah tersebut tidak ada kata sepakat. maka keputusan Rapat diambil dengan suara terbanyak, kecuali dalam anggaran dasar ini atau dalam Anggaran Rumah Tangga Yayasan atau peraturan-peraturan lainnya ditentukan lain. —–

6. Dalam Rapat Anggota Badan Pengurus tiap-tiap anggota berhak untuk mengeluarkan satu suara.

7. Bilamana suara yang setuju dan tidak setuju sama banyaknya. maka Ketua Rapatlah yang memutuskan.

8. Panggilan Rapat dilakukan dengan surat perekspedisi atau tercatat pada alamat yang tercatat pada buku Yayasan sekurang-kurangnya (_____) hari sebelum Rapat diadakan dengan menyebutkan tempat Rapat itu diadakan serta tanggal dan jam dengan singkat soal-soal yang akan dibicarakan. ————————

——————————— PERATURAN RUMAH TANGGA ——————–

———————————————– Pasal 14 ————————————

1. Bila dipandang perlu maka dengan persetujuan Badan Pendiri, Badan Pengurus dapat mengadakan peraturan-peraturan lain yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini atau dalam Peraturan Rumah Tangga. —

2. Peraturan Rumah Tangga dan peraturan-peraturan lain itu tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

—————————————— TAHUN BUKU ———————————

———————————————– Pasal 15 ————————————

1. Tahun buku Yayasan ini dimulai dari satu (______) sampai dengan (______) dari tiap- tiap tahun.

2. Pada akhir bulan (_______) dari tiap-tiap tahun buku-buku Yayasan harus ditutup dan selambat-lambatnya dalam tempo (______) bulan sesudahnya, dari penutupan buku-buku tersebut oleh Badan Pengurus harus dibuat suatu perhitungan tentang penerimaan dan pengeluarart Yayasan selama tahun buku yang lampau.

3. Perhitungan tersebut disertai surat-surat pertanggungan jawab yang bersangkutan, berikut laporan tahunan harus segera disampaikan kepada Badan Pendiri untuk dimintakan persetujuan dan pengesahannya. —

4. Pengesahan dari perhitungan dan pertangungan jawab tersebut oleh Badan Pendiri, berarti memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya kepada Badan Pengurus atas segala tindakan Badan Pengurus terhadap Yayasan selama tahun buku yang bersangkutan. ———————————————————

————————————— PEMBUBARAN YAYASAN ———————-

———————————————– Pasal 16 ————————————

1. Yayasan ini hanya dapat dibubarkan atas kekuatan putusan Rapat Badan Pendiri yang diadakan dengan sengaja untuk maksud itu dan Rapat itu harus dihadiri oleh sedikitnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah Anggota Badan Pendiri dan keputusan pembubaran ini harus disetujui oleh sedikit- dikitnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota suara yang dikeluarkan. Jika Rapat itu tidak dihadiri oleh jumlah anggota yang dimaksud dalam ayat 1 di atas ini, maka Ketua Rapat dapat memanggil Rapat berikutnya secepat-cepatnya dalam 1 (satu) minggu dan selambat-lambatnya satu bulan setelah Rapat itu. dalam Rapat mana diambil keputusan yang mengikal dengan quorum seperti yang diuraikan dalam ayat 1 Pasal ini, asal saja putusan itu disetujui oleh sedikit-dikitnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sail dalam Rapat. —————————————————————

3. Dengan tidak mengurangi ayat 1 diatas ini, maka putusan pembubaran Yayasan hanya dapat diambil jika Yayasan ini ternyata tidak dapat hidup langsung atau jika kekayaan Yayasan sudah tidak ada lagi atau mengurang sedemikian banyaknya. sehingga menurut pertimbangan Badan Pendiri tidak cukup lagi untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan atau maksud dan tujuan Yayasan ini oleh Badan Pendiri dianggap lebih tepat dijalankan oleh Organisasi lain.

4 Bilamana Yayasan dibubarkan, maka likwidasinya dilakukan oleh Badan Pengurus dibawah pengawasan Badan Pendiri dan segala kekayaannya oleh Badan Pendiri diberikan kepada Badan atau perkumpulan yang mempunyai maksud dan tujuan sama atau Badan lain yang dianggap hampir sama dengan maksud dan tujuan Yayasan ini.

——————————————— LIKWIDASI ———————————

———————————————– Pasal 17 ————————————

Jika Yayasan ini dibubarkan, maka Badan pengurus diwajibkan untuk menyelesaikan semua hutang Yayasan ini, dibawah penga­wasan dari Badan Pendiri dan sisa kekayaannya, jika ada peng-gunaannya ditentukan oleh Badan Pendiri dengan memperhatikan maksud dan tujuan dari Yayasan ini. —————————————–

——————————— PERUBAHAN ANGGARAN DASAR——————

———————————————– Pasal 18 ————————————

1. Untuk merubah Anggaran Dasar diperlukan Rapat Badan Pendiri dan putusan yang dimaksud dalam Pasal 16 ayat pertama dan ayat kedua, demikian dengan tidak mengurangi apa yang ditetapkan dalam ayat berikut.

2. Maksud dan tujuan Yayasan dan apa yang ditetapkan dalam ayat 1 Pasal ini tidak dapat dirubah. kecuali bila hal ini diperlukan untuk memperluas maksud dan tujuan Yayasan atau bila hal itu diperlukan berdasarkan peraturan-peraturan dari yang berwajib. ———————————————————————

———————————— PERATURAN PENUTUP —————————-

———————————————– Pasal 19 ————————————

Hal-hal yang tidak diatur atau tidak cukup diatur dalam anggaran dasar ini serta peraturan-peraturan rumah tangga dan peraturan-peraturan lainnya dimaksud dalam Pasal 14 diputuskan oleh Rapat Badan Pendiri. –

Akhirnya para penghadap menerangkan; Bahwa susunan Badan Pendiri adalah sebagai berikut:

Bahwa menyimpang dari apa yang dimaksud dalam Pasal 10 maka untuk pertama kalinya diangkat sebagai para Anggota Badan Pengurus Yayasan adalah sebagai berikut: ——————————————–

Pengangkatan-pengangkatan mana telah diterima oleh masing-masing yang bersangkutan. —-

Para penghadap saya. Notaris kenal. ——————————————————–

————————————— DEMIKIANLAH AKTA INI.———————–

Dibuat sebagai minuta dan dilangsungkan di (________), pada hari dan tanggal seperti tersebut pada bagian-awal akta ini dengan dihadiri oleh : ………………… dan………………………karyawan Kantor Notaris dan bertempat tinggal di (____________), yang saya, Notaris kenal sebagai saksi-saksi. Segera setelah akta ini dibacakan oleh saya, Notaris kepada para penghadap dan saksi-saksi, maka akta ini ditanda-tangani oleh para penghadap, saksi-saksi dan saya, Notaris .

 

About these ads

46 Tanggapan

  1. mohon bantuan untuk contoh selanjutnya kirim ke email saya
    atas bantuan bapak.ibu diucapkan terimakasih

  2. Mat malam pak,
    Syukur sy dapat berjumpa dengan bpk via media ini. Sy berdomisili di flores Kab. Manggarai bekerja sebagai PNS di Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD ). Saat ini kami sedang melaksanakan program Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro untuk desa terpencil.
    syukurlah pak, skr listrik sudah menyala dan kami sedang mengkosolidasikan masyarakat dalam Organisai Masyarakat Pemanfaat Listrik.
    Sy mohon bantuan bpk, kalau ada file bpk yg berhubungan dengan Anggaran dasar dan rumah tangga masyarakat desa pemanfaat listrik. Terimakasih atas bantuan bapak.

  3. Apa perbedaan Anggaran Dasar Yayasan dengan Akta Pendirian Yayasan

  4. Mohon bantuan contoh draft anggaran rumah tangga yayasan.karena selama ini baru ada anggaran dasar dari Notaris. Terima kasih atas bantuannya

  5. tolong minta contoh anggaran

  6. Terima kasih pak atas informasi contoh anggaran dasar, namun kalau Bapak punya contoh anggaran rumah tangga yayasan mohon diberikan pak. Terima kasih atas bantuan bapak

  7. terima kasih pak, format ini sangat membantu buat saya yang tengah menggagas pembentukan lembaga .

    agung wibisono

  8. pak, tolong kirimi contoh anggaran yayasan, dan perusahaan publik

  9. Pak, tolong bapak jelaskan kepada saya ;
    1. Apa Pungsi, Hak, Wewenang dan tangggung jawab dari KETUA, SEKRETARIS DAN BENDAHARA Yayasan,
    2. Bolehkah Pendiri Yayasan dan pembina Yayasan mendapatkan gaji ?
    Terimakasih
    Asep

    • pembina dan pendiri yayasan tidak boleh menerima gaji..yang boleh menerima gaji hanya pengurus yang menjalankan tugasnya secara penuh

  10. pa saya mo nanya apa perbedaan antara akte pendirian dengan anggaran dasar modal kerja?

  11. pak saya mau nanya kalo hendak membuat yayasan itu apakah wajib harus ada bangunan yang program kerjanya sudah berjalan, atau bisa ga, tanpa adanya bangunan kita bisa mendirikan sebuah yayasan, dan bangunanya menyusul ?

  12. Selamat siang Pak, saya mau tanya bagaimana membuat akta perubahan AD/ART. Dan berikan contohnya.

    • ass. pa mau tanya apakah benar ada format baru tentang akta yayasan,sehingga ketika yayasan saya sudah berdiri dari tahun2005 mau di daftar ke DEPHUMKAM sya harus merubah akta yayasan lagi dengan format baru. timk.

      • ass, bapak, apakah pendirian yang dilakukan oleh orang asing anggaran dasarnya sama? dan apa saja persyaratannya yang berbeda? terima kasih

  13. pak bisa tidak berikan contoh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan islam yang tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan

  14. Mohon info contoh Anggaran Rumah tangga Yayasan pak, trima ksih.

  15. pak mengenai maksud dan tujuan dari yayasan apakah dibatasi bidang usahanya???

  16. tolong minta contoh anggaran rumah tangga yayasan

  17. terima kasih untuk contoh anggaran dasarnya

  18. pakde, bisa minta tolong minta contoh draft kerjasama 5 orang mendirikan usaha… bidang usaha outdore store, terima kasih

  19. pakde, mohon petunjuk tentang apa saja yang harus dilakukan apabila yayasan kami punya unit usaha, mungkin tentang format pelaporannya, harus lapor kemana, kemudian tentang laporan NPWP nya,dll. trimakasih,

  20. terima kasih atas penjelasan Bapak, saya mau tanya, apabila salah satu pendiri meninggal, apakah sah jika pendiri yang lain beserta pembina & pengurus melakukan perubahan AD/ART tanpa melibatkan ahli waris dari pendiri yang meninggal? mohon penjelasannya, terima kasih

  21. mohon bantuan untuk contoh selanjutnya kirim ke email saya
    atas bantuan bapak.ibu diucapkan terimakasih

  22. terimakasih pak , sangat membantu…

  23. makasih banyak dengan adanya situs ini, bisa membantu dalam penyusunan akta dan anggaran dasar yayasan. Terus saya minta bantu gimana cara penyusunan Akta Hibah Tanah, trims

  24. kalau mau buat adart lembaga amil zakat gimana

  25. pak tlg donk contoh draft per art yys yg bergrk bid sosial n pend. tq

  26. Pakd serta tlng buatkan contoh sederhana pembuatan anggaran yg dibutuhkan oleh sebuah yayasan dgn jumlah dana Rp 235.000.000,- serta Lap realisasi anggaran, ok, terima kasih sya tunggu

  27. mohon contoh format anggaran dasar /anggaran rumah tangga tuk pendirian yayasan atau PT.makasih sebelumnya

  28. tolong email dong..aq mau buat anggaran dasar pendirian organisasi /forum di kampung aq nie..plase yah…thks

  29. terima kasih atas informasinya dan saya akan selalu menunggu informasi terbarunya.

  30. tolong saya ingin tau contoh format Anggara Rumah tangga Yayasan

  31. Bismillah.

    afwan pak ana izin copy ya pak..
    terimakasih

  32. Web site Bapak sangat bermanfaat buat banyak orang, semoga Bapak diberkati oleh Yang Maha Kuasa. Jika tidak keberatan contoh Anggara Dasar Yayasan tolong di e-mail ke alamat saya.
    Terima kasih banyak.

  33. Punteun, abdi copy ieu contoh. haturnuhun pisan akang.

  34. Apakah dibenarkan,jika didalam AD ART yayasan mencantumkan,semua dana yang masuk dari lembaga-lembaga dalam naungan yayasan harus masuk yayasan dalam pengeleloanya

  35. mohon izin mengcopy anggaran dasarnya untuk bahan rujukan semoga bermanfaat untuk kita semua, amien

  36. terimakasih kepada pakde sofa yang telah memberikan contoh ad art kepada pembaca

  37. terima kasih atas pemberian artikel ini semoga berman faat bagi orang banyak

  38. Pak, tolong softcopy Anggaran Yayasan Pendidikan yang telah mendapat persetujuan dari menkumham atau yg telah disesuaikan dng Undang2 Yayasan tahun 2004 dan peraturan pemerintah tentang yayasan tahun 2008, mohon dikirimkan kepada kami melalui email.

    Terima kasih atas perhatian dan bantuannya.

    Salam

  39. apa bedanya yayasan pendidikan dengan lembaga pendidikan, kalau untuk pembuatan ad art nya sama gak ya..??..tolong dong contoh art nya kirim ke email saya pak….trims ya sebelumnya

  40. Sepertinya Anggaran Dasar ini belum mengacu kepada UU Yayasan no 16 2001 dan revisinya UU no 28 tahun 2004.

  41. tidak valid ….

  42. mohon ijin cipy. ini sangat membantu kami dalam menyusun anggaran dasar yayasan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 305 pengikut lainnya.