Contoh Perjanjian Sewa Menyewa Tanah

CONTOH SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA TANAH

PERJANJIAN

SEWA MENYEWA TANAH

Nomor: [___]

 Perjanjian ini dibuat pada hari [___] tanggal [___] antara:

 [___] (Sebagai pihak yang menyewakan, untuk selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”),

 dan

[___] (Sebagai pihak penyewa, untuk selanjutnya disebut “PIHAK KEDUA”).

 

MENGINGAT:

Bahwa [___]

Bahwa PIHAK KEDUA berkeinginan untuk menyewa tanah seluas [___] yang terletak di [___] dengan batas-batas:

Utara        : [___]

Selatan      : [___]

Barat         : [___]

Timur        : [___]

 MAKA, berkenaan dengan keterangan-keterangan tersebut di atas, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan Perjanjian Sewa Menyewa Tanah (selanjutnya disebut “Perjanjian”) atas dasar syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 

Pasal 1

KESEPAKATAN 

PIHAK PERTAMA dengan ini sepakat untuk menyewakan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA dengan ini pula sepakat untuk menyewa dari PIHAK PERTAMA sebidang tanah yang berukuran [___] meter x [___] meter, atau seluas [___] meter persegi yang terletak di wilayah [___],[___], Kecamatan [___], Kelurahan [___] dengan batas:

Utara       : [___]

Selatan    : [___]

Barat       : [___]

Timur       : [___]

(Selanjutnya disebut “Tanah”)  

Pasal 2

TUJUAN 

Bahwa PIHAK KEDUA akan mempergunakan Tanah tersebut untuk keperluan [___],

 Pasal 3

SERAH TERIMA TANAH 

Pada saat Perjanjian ini ditandatangani, PIHAK PERTAMA menyerahkan Tanah kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima penyerahan itu sesuai menurut kondisi yang nyata pada hari penyerahan tersebut yang dituangkan dalam suatu Berita Acara Serah Terima (selanjutnya disebut “Berita Acara Serah Terima”)

Pasal 4

JANGKA WAKTU 

1.  Sewa Menyewa ini dibuat untuk jangka waku [___] ([___]) tahun, dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak

2.  Jangka waktu itu dihitung mulai dari tanggal [___] yang akan berakhir dengan sendirinya menurut hukum pada tanggal [___].

 

Apabila PIHAK KEDUA bermaksud untuk memperpanjang Jangka Waktu Sewa ini, maka PIHAK KEDUA wajib untuk memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA selambat-lambatnya [___] bulan sebelum berakhirnya Perjanjian ini

Pasal 5

PENGGUNAAN TANAH 

1.  PIHAK KEDUA tidak akan mempergunakan Tanah itu untuk tujuan yang lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali mendapat ijin tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA.

 

2. PIHAK KEDUA wajib mulai melaksanakan [___] (penggunaan tanah)

3.  Pihak Kedua wajib menyelesaikan kegiatan pembangunannya sebagaimana yang ada pada ayat (3) di atas dalam jangka waktu paling lambat [___] ([___]) bulan sejak tanggal dimulainya kegiatan pembangunan tersebut.

 

PIHAK PERTAMA wajib mentaati dan memenuhi segala perangkat peraturan perundangan yang berlaku sekarang maupun akan datang yang ditetapkan oleh pihak yang berwajib mengenai pemakaian bangunan pabrik dan/atau pekarangannya dan segala pelanggaran atas peraturan itu semuanya menjadi tanggungan PIHAK KEDUA.

Pasal 6

HARGA SEWA 

1.  Sewa menyewa tanah (selanjutnya disebut “Harga Sewa”) dalam perjanjian ini sebesar [___] per meter persegi per bulan atau keseluruhannya sebesar [___] per bulan.

2.  Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa penyewaan Tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terhadap Tanah dan pajak-pajak lain yang ditetapkan oleh pemerintah yang timbul berdasarkan Perjanjian ini serta sepanjang tidak ada peraturan lain mengenai pajak yang akan diterapkan oleh pemerintah menjadi tanggung jawab dan harus dibayar oleh [___]. 

Pasal 7

PEMBAYARAN HARGA SEWA 

1.  Pembayaran Harga Sewa oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah. Untuk bukti penerimaan Harga Sewa dan Biaya Perawatan PIHAK PERTAMA akan memberikan tanda bukti penerimaan tersendiri kepada PIHAK KEDUA.

 

2.  [___] (Tata cara Pembayaran sewa):

 

a. Harga Sewa dibayarkan dimuka untuk setiap periode satu bulan, (misal) 

Pasal 8

PEMELIHARAAN/PERAWATAN OLEH PIHAK PERTAMA 

1.  PIHAK PERTAMA berjanji untuk setiap saat memelihara dan merawat dengan baik seluruh lingkungan dalam wilayah usaha PIHAK PERTAMA termasuk memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan serta sarana-sarana yang digunakan secara bersama-sama.

 

2.  Selanjutnya PIHAK PERTAMA mengambil tindakan-tindakan pencegahan untuk menjaga keamanan dalam lingkungan wilayah usaha PIHAK PERTAMA, akan tetapi PIHAK PERTAMA tidak bertanggung jawab atas tindakan-tindakan pihak ketiga yang dapat mengakibatkan kerusakan dan/atau kerugian pada PIHAK KEDUA.  

Pasal 9

PEMELIHARAAN/PERAWATAN OLEH PIHAK KEDUA 

1.  PIHAK KEDUA wajib menggunakan dan memelihara Tanah dengan sebaik-baiknya sebagai seorang penyewa yang jujur dan baik serta membayar segala ongkos dan biaya yang ditimbulkan berkenaan dengan pemeliharaan/perawatan dan penggunaan Tanah. Ketentuan di atas berlaku pula bagi bangunan milik PIHAK KEDUA sendiri yang didirikan di atas Tanah yang disewakan sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Perjanjian ini, termasuk pula pengecatan secara berkala, sekurang-kurangnya sekali dalam [___] ([___]) tahun, penyediaan alat-alat pemadam kebakaran secukupnya serta usaha-usaha lainnya untuk menjaga dan mempertahankan kelestarian lingkungan.

 

2.  PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan membuat bangunan, sumur bor atau galian-galian lain di atas Tanah yang disewakan tanpa izin tertulis terlebih dahulu dari PIHAK PERTAMA.

 

3.  PIHAK KEDUA wajib mentaati dan memenuhi segala perangkat peraturan perundangan-undangan yang berlaku sekarang maupun akan datang yang ditetapkan oleh peraturan mengenai pemakaian bangunan pabrik dan/atau pekarangannya dan segala pelanggaran atas peraturan itu semuanya menjadi tanggungan PIHAK KEDUA. 

Pasal 10

ASURANSI 

Selama berlangsungnya Jangka Waktu Sewa Menyewa, PIHAK KEDUA wajib mengasuransikan bangunan yang didirikan di atas Tanah yang disewanya berikut turutannya serta harta benda yang berada dalam bangunan tersebut terhadap risiko kerugian atau kerusakan karena bahaya kebakaran dan bahaya-bahaya lainnya yang dianggap perlu atas beban dan biaya PIHAK KEDUA. 

Pasal 11

JAMINAN PIHAK PERTAMA 

1.    Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa apa yang disewakan dalam Perjanjian ini adalah merupakan haknya Pihak Pertama, bebas dari sengketa atau sitaan dan tidak dalam keadan disewakan/dijual kepada pihak lain.

2.    Pihak Pertama selanjutnya menjamin Pihak Kedua bahwa Pihak Kedua dapat menjalankan hak-haknya sebagai penyewa dari Tanah tersebut dengan tidak mendapat gangguan dari pihak lain dan segala kerugian yang diderita oleh Pihak Kedua sebagai akibat dari gangguan-gangguan itu, jika ada, menjadi tanggungan Pihak Pertama, kecuali hal-hal yang terjadi karena Kadaan Kahar (Force Majeure). 

 

Yang dimaksud dengan Keadaan Kahar adalah keadaan seperti, namun tidak terbatas pada perang, kebakaran, banjir, huru-hara, pemogokan yang timbul dan terjadinya bukan disebabkan oleh kedua belah Pihak dalam Perjanjian ini, bencana alam, atau kejadian-kejadian lainnya yang berada di luar kemampuan para pihak yang ada dalam Perjanjian ini.  

Pasal 12

PENGALIHAN 

1.  PIHAK KEDUA tidak dapat memindahkan ataupun mengalihkan hak sewa berdasarkan Perjanjian ini baik untuk keseluruhan maupun untuk sebagian kepada pihak lainnya kecuali dengan izin tertulis dari PIHAK PERTAMA, yang dituangkan dalam suatu perjanjian pengalihan sewa menyewa Tanah.

 

2.  Sejak perjanjian pengalihan itu ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA dan pihak ketiga maka pihak ketiga yang menerima pengalihan itu wajib membayar Harga Sewa dan memenuhi kewajiban-kewajiban lain yang diatur dalam Perjanjian ini dan setuju atas perubahan-perubahan Harga Sewa, Uang Jaminan, Jangka Waktu Sewa serta persyaratan khusus lainnya baik yang diatur dalam Perjanjian ini maupun dalam perjanjian pengalihan sewa menyewa tanah sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 di atas.   

Pasal  13

PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH PIHAK KEDUA 

PIHAK KEDUA berhak setiap saat memutuskan hubungan sewa menyewa berdasarkan Perjanjian ini sebelum saat berakhirnya Jangka Waktu Sewa Menyewa dengan syarat sebagai berikut:

 

1.  PIHAK KEDUA terlebih dahulu memberitahukan maksudnya secara tertulis sekurang-kurangnya [___] ([___]) bulan sebelum Perjanjian ini putus. PIHAK PERTAMA akan memberikan jawaban secara tertulis kepada PIHAK KEDUA tentang permintaan tersebut disertai dengan pemberitahuan hak-hak dan kewajiban-kewajiban lain yang harus dipenuhi kedua belah pihak, termasuk kewajiban untuk memenuhi biaya penggunaan Fasilitas oleh PIHAK KEDUA (dalam hal PIHAK KEDUA menggunakan Fasilitas dari PIHAK PERTAMA). 

2.  PIHAK KEDUA tidak berhak menuntut pengembalian uang sewa dan biaya perawatan yang telah diterima oleh PIHAK PERTAMA dari PIHAK KEDUA untuk jangka waktu sewa menyewa yang belum dinikmati oleh PIHAK KEDUA. 

3.    PIHAK KEDUA tidak berhak menuntut pengembalian uang jaminan yang telah dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA. 

Pasal 14

PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH PIHAK PERTAMA

 

1.  PIHAK PERTAMA berhak untuk memutuskan hubungan Sewa Menyewa berdasarkan Perjanjian ini dengan segera tanpa pemberitahuan atau peringatan terlebih dahulu kepada PIHAK KEDUA dalam hal-hal sebagai berikut: 

a. Apabila PIHAK KEDUA lalai membayar Harga Sewa, Biaya Perawatan dan/atau tagihan lainnya yang terhutang selama [___] ([___]) bulan setelah pembayaran Harga Sewa dan/atau tagihan tersebut jatuh tempo.

 

b. Apabila kegiatan/usaha PIHAK KEDUA dihentikan untuk sementara berdasarkan instruksi/penetapan dari Instansi yang berwenang, atau izin usahanya dicabut oleh PIHAK PERTAMA.       

2.  Segala akibat kerugian yang diderita oleh PIHAK KEDUA karena tindakan PIHAK PERTAMA tersebut di atas sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan beban PIHAK KEDUA semata-mata dan dengan ini pula PIHAK KEDUA mengikatkan diri untuk tidak mengajukan tuntutan apapun juga terhadap PIHAK PERTAMA berkenaan dengan pengembalian Harga Sewa, Biaya Perawatan, Uang Jaminan yang telah dibayarkan kepada PIHAK PERTAMA dan kerugian lain yang dideritanya. 

Pasal 15

PUTUSNYA PERJANJIAN SEWA MENYEWA KARENA KEADAN MEMAKSA

 

Apabila karena Keadaan Kahar Tanah yang disewakan atau bagian daripadanya rusak sedemikian rupa sehingga tidak dapat lagi digunakan sesuai dengan tujuannya maka Perjanjian Sewa Menyewa ini putus demi hukum terhitung sejak keadaan memaksa itu terjadi. Dalam hal itu Pihak Kedua tetap berkewajiban untuk melunasi pembayaran uang sewa, biaya perawatan dan tagihan-tagihan lainnya yang tertunggak.       

Pasal 16

PENYERAHAN TANAH PADA SAAT BERAKHIRNYA PERJANJIAN 

1.  Apabila Perjanjian ini berakhir karena telah berakhirnya Jangka Waktu Sewa dan apabila Tanah tidak diserahkan kepada pihak ketiga atau kepada PIHAK PERTAMA, maka PIHAK KEDUA wajib mengosongkan dan menyerahkan kembali Tanah yang disewakan kepada PIHAK PERTAMA dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah diterimanya permintaan/ pemberitahuan secara tertulis dari PIHAK PERTAMA untuk mengosongan dan penyerahan tersebut.

 

2.  Apabila setelah PIHAK KEDUA mengosongkan dan menyerahkan Tanah kepada PIHAK PERTAMA masih juga terdapat barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan milik PIHAK KEDUA yang tertinggal di atas Tanah yang disewakan, maka PIHAK PERTAMA berhak untuk menyingkirkan barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan tersebut dengan cara yang dianggapnya baik dan wajar. PIHAK KEDUA dengan ini sepakat untuk tidak mengajukan tuntutan dan/atau keberatan-keberatan yang mungkin dapat diajukan terhadap PIHAK PERTAMA berkenaan dengan penyingkiran barang-barang/mesin-mesin/peralatan-peralatan tersebut di atas.

 

3.  Apabila PIHAK KEDUA lalai untuk mengosongkan dan menyerahkan Tanah yang disewakan pada PIHAK PERTAMA dalam jangka waktu yang ditentukan dalam ayat (1) di atas maka PIHAK PERTAMA berhak membongkar bangunan yang ada di atas tanah tersebut dan menguasainya dengan cara yang dirasa baik oleh PIHAK PERTAMA tanpa perlu minta izin dari Pengadilan atau instansi yang berwenang. 

4.  Hak untuk melakukan sendiri pengosongan Tanah berikut segala sesuatu yang berada di atas tanah adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini, sehingga untuk itu suatu Surat Kuasa Khusus tidak diperlukan lagi, jika PIHAK KEDUA cidera janji dan PIHAK PERTAMA akan menggunakan haknya. 

5.  PIHAK KEDUA tidak berhak, setelah penyerahan Tanah kepada PIHAK PERTAMA atau sesudahnya, untuk mengajukan tuntutan pembayaran uang pindah ataupun pembayaran atau pengganti lainnya dari biaya-biaya yang mungkin telah dikeluarkannya untuk peningkatan, memperbaiki atau merawat Tanah.

 

6.  Kewajiban-kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam ayat-ayat di atas akan tetap berlaku meskipun Perjanjian ini telah berakhir atau diputuskan.

 

Pasal 17

PENYELESAIAN PERSELISIHAN 

1.  Perselisihan yang terjadi antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA mengenai Perjanjian ini atau setiap bagian dari padanya akan diselesaikan secara musyawarah oleh kedua belah pihak. 

2.  Apabila tidak diperoleh penyelesaian, maka kedua belah pihak dengan ini memilih tempat kediaman yang sah dan tidak berubah di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta ………….

 

Pasal 18

HUKUM YANG BERLAKU 

Perjanjian ini tunduk pada hukum serta peraturan perundangan yang berlaku di Republik Indonesia. Selanjutnya yang berkaitan dengan Perjanjian ini kedua belah pihak sepakat untuk mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan kuasa yang diberikan berdasarkan Perjanjian ini merupakan kuasa yang tidak dapat dicabut kembali karena alasan apapun termasuk alasan yang termuat dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

 

Pasal 19

KETENTUAN LAIN-LAIN

 1.  Jika terjadi perubahan terhadap syarat-syarat yang menyimpang dari Perjanjian ini dilihat dalam konteksnya secara menyeluruh maka hal demikian tidak dapat diartikan bahwa seolah-olah PIHAK PERTAMA telah melepaskan haknya untuk mengajukan tuntutan terhadap PIHAK KEDUA berkenaan dengan cidera janji oleh PIHAK KEDUA yang berkaitan dengan kewajiban-kewajibannya berdasarkan Perjanjian ini.

 2.  Perubahan dan/atau tambahan atas ketentuan-ketentuan serta pengaturan atas hal-hal yang belum/belum cukup diatur dalam Perjanjian ini hanya dapat dilakukan dengan suatu addendum yang disepakati oleh kedua belah pihak dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

  

Demikianlah Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap 2 (dua), keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

 

 PIHAK PERTAMA                                                     PIHAK KEDUA

 

 

 

 

___________________                                           _____________________

 

About these ads

37 Tanggapan

  1. thak’s a lot atas bantuannya, tanpa karena tanpa contoh surat perjanjian mungkin aku gak bisanylesein tugasku.

  2. matur nuhun nggih pak atas conto surat perjanjian ntu…jadi beres dech

  3. terima kasih ya.
    untung dapat jumpa contoh ini.

    thanks very much

  4. Ass.pak sy lagi butuh skripsi yang ada hubungannya dengan pariwisata
    2 minggu lagi seminar proposal tp sy blum dpat jdul
    sy mahasiswa diploma IV jurusan Pariwisata STP Trisakti
    mohon bantuannya
    trima ksih

  5. terima kasih pak.
    contoh perjanjian ini dapat bantu menyelesaikan masalah saya.

  6. trims infonya tentang contoh surat penyewaan tanah aku jadi bisa ngerjakan tugas aku

  7. Pa surat perjanjian sewa tanah itu perlu saksi nda? terimakasih

  8. terima kasih kerana dapat memberi contoh2 perjanjian.

  9. terima kasih informasi dan contohnya surat perjanjian sewa tanah, mohon dapat diberikan cantoh perjanjian sewa gedung, sewa ruang dalam suatu gedung dan yang lain

  10. wah gila ni baru bgs bgt karen tanpa ada ini mungkin tugas PERDATA gw blm kelar tapat waktu thank’s ya pak dah mo bagi-bagi pengalaman dan ilmu buat kita-kita yang masih kuliah

  11. Pak, perjanjian sewa menyewa tanah tanpa ditentukan batas waktunya sah secara hukum tidak?

  12. SAya akan membuat perjanjian sewa menyewa tanah sekarang…?
    Thank’s

  13. ass, pak..saya lagi butuh skripsi tentang jasa penyewaan mobil yang sesuai dengan hukum islam, tolong ya pak…..matur nuwun

  14. Terima Kasih pak, mudah mudahan tulisan bapak bermanfaat dan mendapatkan pahala yang tak terputus dari Allah SWT.

  15. nuwun banget akang

  16. pagi pak,

    saya dan keluarga berniat untuk menyewakan tanah beserta rumah yang ada diatas nya,namun si calon penyewa minta dari pihak kami untuk membuat proposal,saya sampai sekarang belum mengerti PROPOSAL PENAWARAN seperti yang mereka maksud,
    untuk hal ini saya harap bapak bisa membantu kami,
    atas bantuannya saya ucapkan terimakasih

    salam
    irlie yadi

  17. terimakasih !!
    saya sedang dapt tugas yg saya belum pernah lakukan
    untung ada disini
    terimakasih, sangat membantu

  18. kebetulan inilah yg saya cari dlm 3 bln ini, dan dgn cth surat ini maka masalh saya akan segara tuntas. Untuk itu saya ucapkan trimakasih buat bapak. GBU

  19. thnx yuA…bs kasih contoh bwt tugas q d sKuLL

  20. syukron katsiran!!!!!

  21. terimakasih bapak… semoga bermanfaat buat kami…. minta doanya agar kami bisa menyelesaikan unek-unek kami.

  22. dalam perjanjian sewa menyewa rumah,pajak finalnya adalah 10 %.bagaimana kalau pihak kesatu sebagai pemilik rumah menolak membayar pajak tersebut,apakah secara otomatis di bayar oleh pihak kedua sebagai penyewa rumah. mater suwun petunjuknya

  23. tolong beritahu saya contoh Draft PKWTT, PKWT, PKB, perjaian kerja bagi pekerja harian lepas, borongan, dsb. terima kasih

  24. terima kasih, tas perjanjiannya…. sehingga Q dapat menyelesaikan tugas Q.
    Tks.iday – Tangerang

  25. Syukron atas info dan ilmunya. semoga bermanfaat.

  26. Tq, nasib baik jumpa contoh nie..amat berguna 100%..
    Terimas..mmmuuuuaaahhhh…

  27. selamat siang bapak/ibu ,

    saya sedang menghadapi masalah mengenai hak atas bangunan kayu ; bermula dr kesepakatan menyewa tanah utk kegiatan home industri , dr perjanjian yg kami buat dimana tertulis : apabila pihak penyewa tidak lagi melanjutkan sewa ,maka benda tidak bergerak menjadi milik pihak pemilik tanah, dan benda bergerak/ dapat dipidahkan menjadi milik pihak penyewa, kecuali bangunan tembok dan pagar.
    yang menjadi masalah sekarang adalah apakah bangunan kayu yg telah saya buat dapat saya pindahkan/ dibuka kembali ??
    mohon petunjuk dan penjelasannya.

    terima kasih

  28. tanya dong pak, kalo sewa tanah dan bangunan BOT di alihkan karena masih ada jangka sewa tapi udah lunas, ada pajaknya gak yach pak, thy ditunggu banget deh pak

  29. ass.wrwb. pak tolong contoh perjanjian makan minum harian pegawai dengan rumah makan atau restoran. trims sebelumnya

  30. jazakaALLAH;

    terima kassih pak atas info ina ia banyak menbantu saya. semoga ALLAH melanjut usia bapak inshaALLAH amin.

  31. tq,, cukup membantu,,,
    emm skalian mw nanyak itu untuk No.nya diisi sesuai apa ya???

  32. baguuussss, tlong dung yg buat ke pabrik contohnya

  33. Terima kasih atas contoh perjanjian sewa menyewa tanah ini, sangat membantu.

  34. trima kasih buat contoh perjanjiannya. sangat membantu tugas kuliahku

  35. terima kasih, ini sangat membantu saya dalam meyelesaikan tugas mata kuliah hokum perjanjian saya..

  36. Trimakasih infonya, smoga bpk serta kluarga slalu diberi kesempurnaan oleh-Nya

    • Matur nuwun sanget menggah waosanipun ingkang sanget migunani. Jalaran amargi maos ular2 panjenengan ingkang kalangkung jelentreh kula saget ndamel serat perjanjian ingkang kulo betahaken.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 304 pengikut lainnya.